Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kebijakan Ekonomi Mengatasi Resesi Akibat Pandemi Covid-19: Pengalaman Singapura

NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan · Vol. 3 No. 2 (2022) · pp. 127–155

DOI
10.52423/neores.v3i2.25827
ISSN
2716-0777
Published
2022-06-21
Publisher
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kebijakan ekonomi Singapura dalam mengatasi resesi tahun 2020 yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Sebagai negara yang bergantung terhadap perekonomian global, terhambatnya kegiatan ekonomi karena pandemi memberikan dampak ekonomi yang sistematis bagi Singapura. Adapun teori yang digunakan untuk mengerangkai kebijakan Singapura adalah teori ekonomi makro. Metode penelitian bersifat deskriptif-kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi berbasis pada internet. Penelitian ini berargumen bahwa pemerintah Singapura tidak hanya sigap dalam menangani Covid-19, tetapi juga dalam mengeluarkan kebijakan ekonomi untuk mengatasi resesi. Ada dua kebijakan ekonomi Singapura menghadapi resesi, yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Pemerintah meluncurkan empat paket stimulus kebijakan fiskal dan juga kebijakan moneter dalam hal pemberian kredit, pengawasan likuiditas, dan pinjaman bagi bank konvensional.Kata kunci: Covid-19, fiskal, kebijakan ekonomi, moneter, resesi

Collaboration network of the authors

3 authors · 2 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Malang
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abdul Basir Donny PolanunuUniversitas Muhammadiyah Malang1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kebijakan Ekonomi Mengatasi Resesi Akibat Pandemi Covid-19: Pengalaman Singapura</dc:title>
	<dc:creator>Bariah, Inayatul</dc:creator>
	<dc:creator>Rijal, Najamuddin Khairur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini membahas mengenai kebijakan ekonomi Singapura dalam mengatasi resesi tahun 2020 yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Sebagai negara yang bergantung terhadap perekonomian global, terhambatnya kegiatan ekonomi karena pandemi memberikan dampak ekonomi yang sistematis bagi Singapura. Adapun teori yang digunakan untuk mengerangkai kebijakan Singapura adalah teori ekonomi makro. Metode penelitian bersifat deskriptif-kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi berbasis pada internet. Penelitian ini berargumen bahwa pemerintah Singapura tidak hanya sigap dalam menangani Covid-19, tetapi juga dalam mengeluarkan kebijakan ekonomi untuk mengatasi resesi. Ada dua kebijakan ekonomi Singapura menghadapi resesi, yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Pemerintah meluncurkan empat paket stimulus kebijakan fiskal dan juga kebijakan moneter dalam hal pemberian kredit, pengawasan likuiditas, dan pinjaman bagi bank konvensional.Kata kunci : Covid-19, fiskal, kebijakan ekonomi, moneter, resesi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-06-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica/article/view/25827</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/neores.v3i2.25827</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan; Vol 3, No 2 (2022): Edisi Juni; 127-155</dc:source>
	<dc:source>2716-0777</dc:source>
	<dc:source>10.52423/neores.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica/article/view/25827/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>