Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN SMASH PERMAINAN SEPAK TAKRAW SISWA SMAN 2 KALEDUPA

Fair Play Journal : Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi · Vol. 1 No. 4 (2020) · pp. 160–171

ISSN
2686-6226
Published
2020-06-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dengan kemampuan smash permainan sepak takraw pada siswa SMAN 2 Kaledupa.Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dengan kemampuan smash permainan sepak takraw pada siswa SMAN 2 Kaledupa. Populasi dalam penelitan ini adalah seluruh siswa kelas XI dan XII SMAN 2 Kaledupa yang berjumlah 105 dengan jumlah putra 76 dan putri 29 orang. Menurut Arikunto (2006:112) mengatakan bahwa apabila subjek kurang dari 100 lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan populasi. Tetapi jika subjeknya besar, dapat diambil antara 10-15% atau 15-25% atau lebih. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yakni seluruh jumlah laki-laki SMAN 2 Kaledupa sehingga diperoleh 76 orang sampel yang menjadi subjek penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengukur power otot tungkai dalam penelitian ini adalah dengan vertical jump test.Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan smash dalam penelitian ini adalah dengan melakukan smash sepak takraw. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui bahwa koefisien korelasi power otot tungkai dengan kemampuan smash dimana rxy = 0.2626 rtable (0.05:76 = 0.227) sedangkan koefisien determinasi (r2) = 0,06896 atau 14%. Nilai rxy (0,2626) nilai rtable (0,349), Artinya terdapat hubungan yang lemah atau rendah antara power otot tungkai dengan kemampuan smash. Koefisien determinasi antara kedua variabel (r2) sebesar 0,06896 dengan kata lain 14% kemampuan smash ditentukan oleh power otot tungkai. Sedangkan 86% dipengaruhi oleh unsur biomotorik lainnya.

Keywords

Collaboration network of the authors

32 authors · 59 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
abdul samanUniversitas Halu Oleo3
Asmuddin AsmuddinAffiliation unknown2
Wolter MongsidiAffiliation unknown2
Ilfan NizalAffiliation unknown2
Erik SaputraAffiliation unknown2
ISMU SAMADHANIAffiliation unknown1
Saifu SaifuAffiliation unknown1
La Ode HarunAffiliation unknown1
Sitti AisyahAffiliation unknown1
Agus MuliadiAffiliation unknown1
Hasanuddin JumarengAffiliation unknown1
La Ode Maklum SabrinAffiliation unknown1
Ilham RamadhanAffiliation unknown1
Muh. Zaenal ArwihAffiliation unknown1
Fitra RahmatAffiliation unknown1
Siti Hajar KurniawanAffiliation unknown1
Muhammad Zaenal ArwihAffiliation unknown1
Ardent ArdentAffiliation unknown1
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IhkwanAffiliation unknown1
Ilahendra DiaAffiliation unknown1
melda lisiAffiliation unknown1
Asmida AsmidaUniversitas Sulawesi Tenggara1
Febry putra setiawanAffiliation unknown1
Sulpinda BudianaAffiliation unknown1
Irvan IrvanUniversitas Halu Oleo1
Saifu SaifuUniversitas Halu Oleo1
Rifki Gifari AmirAffiliation unknown1
Muh Agung AshiddiqAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Penjaskesrek/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN POWER  OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN   SMASH  PERMAINAN SEPAK TAKRAW  SISWA  SMAN 2 KALEDUPA</dc:title>
	<dc:creator>Peropa, Denis</dc:creator>
	<dc:creator>Sawali, La</dc:creator>
	<dc:creator>Badaruddin, Badaruddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">power otot tungkai; smash permainan takraw</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dengan kemampuan smash permainan sepak takraw pada siswa SMAN 2 Kaledupa.Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dengan kemampuan smash permainan sepak takraw pada siswa SMAN 2 Kaledupa. Populasi dalam penelitan ini adalah seluruh siswa  kelas XI dan XII SMAN 2 Kaledupa yang berjumlah 105 dengan jumlah putra 76 dan putri 29 orang. Menurut Arikunto (2006:112) mengatakan bahwa apabila subjek kurang dari 100 lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan populasi. Tetapi jika subjeknya besar, dapat diambil antara 10-15% atau 15-25% atau lebih. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yakni seluruh jumlah laki-laki SMAN 2 Kaledupa sehingga diperoleh 76 orang sampel yang menjadi subjek penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengukur power otot tungkai dalam penelitian ini adalah dengan vertical jump test.Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan smash dalam penelitian ini adalah dengan melakukan smash sepak takraw. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui bahwa koefisien korelasi power otot tungkai dengan kemampuan smash dimana rxy = 0.2626 rtable (0.05:76 = 0.227) sedangkan koefisien determinasi (r2) = 0,06896 atau 14%. Nilai rxy (0,2626)  nilai rtable (0,349), Artinya terdapat hubungan yang lemah atau rendah antara power otot tungkai dengan kemampuan smash. Koefisien determinasi antara kedua variabel (r2) sebesar 0,06896 dengan kata lain 14% kemampuan smash ditentukan oleh power otot tungkai. Sedangkan 86% dipengaruhi oleh unsur biomotorik lainnya.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-06-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Penjaskesrek/article/view/14811</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Fair Play Journal : Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi; Vol 1, No 4: Juni 2020; 160-171</dc:source>
	<dc:source>2686-6226</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Penjaskesrek/article/view/14811/pdf</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Penjaskesrek/article/downloadSuppFile/14811/2041</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Fair Play Journal : Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>