Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH TERHADAP SELF-EFFICACY, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA SISWA

Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya · Vol. 4 No. 1 (2019)

DOI
10.33772/jpsb.v4i1.7818
ISSN
2502-4191
Published
2019-07-15
Publisher
Universitas Halu oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanaan program GSMS. Salah satu sekolah yang melaksanakan program GSMS ada di SMA Negeri 3 Kendari dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler Seni Tari Kreasi. Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kesenian atau budaya lokal di sekolah. Selain itu, GSMS ini juga diharapkan mampu meningkatkan self-efficacy, motivasi berprestasi, dan hasil belajar siswa yang masih rendah di bidang seni tari kreasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Gerakan Seniman Masuk Sekolah terhadap self-efficacy, motivasi berprestasi, dan hasil belajar seni budaya siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian Ex Post Facto. Populasi dari penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Kendari tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 324 siswa. Sampel diambil berdasarkan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kendari, sedangkan variabel Xmenyatakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes yang berupa tes hasil belajar seni budaya dan instrumen non tes yang berupa angket persepsi siswa terhadap Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), angket self-efficacy siswa dan angket motivasi berprestasi siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian secara deskriptif dan secara inferensial menunjukkan bahwa: (1) Persepsi siswa terhadap GSMS mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 75,81 dan standar deviasi sebesar 5,3; Self-efficacy siswa dapat mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 90 dan standar deviasi sebesar 4,85; motivasi berprestasi siswa mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 85, dan standar deviasi sebesar 4,46; dan hasil belajar seni budaya siswa mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 83,94 dan standar deviasi sebesar 6,99; (2) GSMS berpengaruh positif terhadap Self-efficacy siswa dengan total pengaruh sebesar 67%. Pengaruh positif ini bermakna semakin meningkatnya persepsi siswa terhadap GSMS maka akan berpengaruh terhadap peningkatan Self-efficacy siswa; (3) GSMS tidak berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi siswa dengan total pengaruh hanya sebesar 3,2%; dan (4) GSMS berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa (Y3) dengan total pengaruh sebesar 16%. Pengaruh positif ini bermakna semakin meningkatnya persepsi siswa terhadap GSMS maka akan berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Keyword: Hasil Belajar; Self Effiacy; Seniman;

Collaboration network of the authors

No co-authors found in Melola yet.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPSB/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH TERHADAP SELF-EFFICACY, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA SISWA</dc:title>
	<dc:creator>Kadir; Aris Badara, Fitteria;</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilatarbelakangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanaan program GSMS. Salah satu sekolah yang melaksanakan program GSMS ada di SMA Negeri 3 Kendari dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler Seni Tari Kreasi. Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kesenian atau budaya lokal di sekolah. Selain itu, GSMS ini juga diharapkan mampu meningkatkan self-efficacy, motivasi berprestasi, dan hasil belajar siswa yang masih rendah di bidang seni tari kreasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Gerakan Seniman Masuk Sekolah terhadap self-efficacy, motivasi berprestasi, dan hasil belajar seni budaya siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian Ex Post Facto. Populasi dari penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Kendari tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 324 siswa. Sampel diambil berdasarkan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kendari, sedangkan variabel Xmenyatakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes yang berupa tes hasil belajar seni budaya dan instrumen non tes yang berupa angket persepsi siswa terhadap Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), angket self-efficacy siswa dan angket motivasi berprestasi siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian secara deskriptif dan secara inferensial menunjukkan bahwa: (1) Persepsi siswa terhadap GSMS mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 75,81 dan standar deviasi sebesar 5,3; Self-efficacy siswa dapat mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 90 dan standar deviasi sebesar 4,85; motivasi berprestasi siswa mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 85, dan standar deviasi sebesar 4,46; dan hasil belajar seni budaya siswa mempunyai nilai rata-ratanya (mean) adalah 83,94 dan standar deviasi sebesar 6,99; (2)  GSMS berpengaruh positif terhadap Self-efficacy siswa  dengan total pengaruh sebesar 67%. Pengaruh positif ini bermakna semakin meningkatnya persepsi siswa terhadap GSMS maka akan berpengaruh terhadap peningkatan Self-efficacy siswa; (3) GSMS tidak berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi  siswa  dengan total pengaruh hanya sebesar 3,2%; dan (4) GSMS berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa (Y3)  dengan total pengaruh sebesar 16%. Pengaruh positif ini bermakna semakin meningkatnya persepsi siswa terhadap GSMS maka akan berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Keyword: Hasil Belajar; Self Effiacy;  Seniman; </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-07-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPSB/article/view/7818</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpsb.v4i1.7818</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pembelajaran Seni  Budaya; Vol 4, No 1 (2019): Juli 2019</dc:source>
	<dc:source>2502-4191</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpsb.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPSB/article/view/7818/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Pembelajaran Seni  Budaya</dc:rights>
</oai_dc:dc>