Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PELAKU PELECEHAN SEKSUAL DAN PROSES PEMBINANNYA (Studi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kota Kendari)

Jurnal Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial · Vol. 1 No. 1 (2020) · pp. 33–47

DOI
10.52423/jkps.v1i1.10876
ISSN
2716-3857
Published
2020-05-30
Publisher
Laboratorium Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP-UHO
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatar belakangi tindak pelecehan seksual, bentuk-bentuk tindak pelecehan seksual yang dilakukan narapidana anak, dan pola pembinaan narapidana anak di lembaga pembinaan khusus anak Kelas II Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah anak binaan yang mendapatkan pembinaan, dan pegawai LPKA yang memberikan pembinaan kepada anak binaan dan pihak lain sebagai informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, faktor-faktor yang melatarbelakangi tindak pelecehan seksual terdiri dari: (1) faktor keinginan merupakan suatu kemauan yang sangat kuat yang mendorong si pelaku untuk melakukan sebuah kejahatan. (2) faktor kesempatan merupakan suatu keadaan yang memungkinkan dan mendukung untuk terjadinya sebuah kejahatan, dan (3) faktor lemahnya iman merupakan faktor yang sangat mendasar yang menyebabkan seseorang melakukan sebuah kejahatan. Kedua, bentuk-bentuk tindak pelecehan seksual yang dilakukan anak binaan yaitu (1) menarik perhatian dengan lawan jenis dengan siulan merupakan merupakan tindakan pelecehan seksual yang disampaikan melalui dengan kontak fisik maupun non fisik, (2) menyentuh, menyubit, menepuk tanpa dikehendaki, mencium dan memeluk seseorang yang tidak menyukai pelukan tersebut, dan memperkosa adalah serangan dalam bentuk pemaksaan hubungan seksual dengan melakukan, (3) memamerkan tubuh kepada orang yang terhina karenanya merupakan tindakan pelecehan seksual yang disampaikan melalui kontak fisik maupun non fisik. Proses pembinaan di lembaga pembinaan anak yaitu pembinaan kepribadian yang meliputi: 1. Pembinaan kesadaran beragama untuk meneguhkan keimanan; 2. Pembinaan olahraga untuk kebugaran dan kesehatan tubuh; dan 3. Pembinaan intelektual untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berpikir anak.

Collaboration network of the authors

40 authors · 202 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Islam Negeri Mataram
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo8
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo7
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo7
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo6
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown4
Amin TundaUniversitas Halu Oleo3
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Aqil RusliUniversitas Halu Oleo3
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo3
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo3
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo2
Damsid DamsidAffiliation unknown2
Nur AyniAffiliation unknown2
Herlin RosdianaAffiliation unknown2
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo2
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo2
Yulia ChandraUniversitas Halu Oleo2
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Rizal ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo2
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo2
Hesri HesriUniversitas Halu Oleo1
Iwan PattaUniversitas Halu Oleo1
Bahtiar BahtiarUniversitas Islam Negeri Mataram1
Dewi KrisnawatiUniversitas Halu Oleo1
Fitmawati FitmawatiUniversitas Halu Oleo1
Nila AndrianiUniversitas Halu Oleo1
SITI RAHIMAUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo1
Efendi EfendiUniversitas Halu Oleo1
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo1
Megawati Asrul TawuloAffiliation unknown1
Fera Tri SusilawatyUniversitas Halu Oleo1
Erni QomariahUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JKPS/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELAKU PELECEHAN SEKSUAL DAN PROSES PEMBINANNYA  (Studi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak  Kelas II Kota Kendari)</dc:title>
	<dc:creator>Sunarni, Sunarni</dc:creator>
	<dc:creator>Tuwu, Darmin</dc:creator>
	<dc:creator>Supiyah, Ratna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatar belakangi tindak pelecehan seksual, bentuk-bentuk tindak pelecehan seksual yang dilakukan narapidana anak, dan pola pembinaan narapidana anak di lembaga pembinaan khusus anak Kelas II Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah anak binaan yang mendapatkan pembinaan, dan pegawai LPKA yang memberikan pembinaan kepada anak binaan dan pihak lain sebagai informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, faktor-faktor yang melatarbelakangi tindak pelecehan seksual terdiri dari: (1) faktor keinginan merupakan suatu kemauan yang sangat kuat yang mendorong si pelaku untuk melakukan sebuah kejahatan. (2) faktor kesempatan merupakan suatu keadaan yang memungkinkan dan mendukung untuk terjadinya sebuah kejahatan, dan (3) faktor lemahnya iman merupakan faktor yang sangat mendasar yang menyebabkan seseorang melakukan sebuah kejahatan. Kedua, bentuk-bentuk tindak pelecehan seksual yang dilakukan anak binaan yaitu (1) menarik perhatian dengan lawan jenis dengan siulan merupakan merupakan tindakan pelecehan seksual yang disampaikan melalui dengan kontak fisik maupun non fisik, (2) menyentuh, menyubit, menepuk tanpa dikehendaki, mencium dan memeluk seseorang yang tidak menyukai pelukan tersebut, dan memperkosa adalah serangan dalam bentuk pemaksaan hubungan seksual dengan melakukan, (3) memamerkan tubuh kepada orang yang terhina karenanya merupakan tindakan pelecehan seksual yang disampaikan melalui kontak fisik maupun non fisik. Proses pembinaan di lembaga pembinaan anak yaitu pembinaan kepribadian yang meliputi: 1. Pembinaan kesadaran beragama untuk meneguhkan keimanan; 2. Pembinaan olahraga untuk kebugaran dan kesehatan tubuh; dan 3. Pembinaan intelektual untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berpikir anak. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Laboratorium Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP-UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JKPS/article/view/10876</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jkps.v1i1.10876</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial; Vol 1, No 1 (2020): Edisi Mei; 33-47</dc:source>
	<dc:source>2716-3857</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jkps.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JKPS/article/view/10876/9325</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial</dc:rights>
</oai_dc:dc>