Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

RE-INTERPRETASI ELEMEN ARSITEKTUR TRADISIONAL JAWA SEBAGAI PENDEKATAN RANCANGAN BALAI RW 7 KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG

Jurnal Malige Arsitektur · Vol. 3 No. 2 (2022)

DOI
10.55679/malige.v3i2.21897
ISSN
2656-8160
Published
2022-01-22
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

Transformasi elemen arsitektur tradisional merupakan salah satu cara untuk melestarikan keberlanjutan tradisi arsitektur dalam idiom dan tampilan yang kontemporer sesuai dengan kebutuhan, material, dan teknologi saat ini. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis proses perubahan elemen arsitektur tradisional jawa untuk digunakan sebagai konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari Kota Malang. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif yang dilengkapi dengan gambaran visual proses perubahan elemen arsitektur kedalam tampilan yang baru. Elemen-elemen arsitektur jawa didapatkan dari jurnal-jurnal nasional yang membahas topik arsitektur tradisional jawa. Pendekatan analisis yang digunakan adalah teori vernakular kontemporer terkait Re-Interpreting Tradition (interpretasi kembali tradisi) yaitu menggunakan idiom kontemporer untuk mengubah elemen tradisi dengan cara yang baru. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen arsitekur tradisional jawa yang dapat ditransformasikan pada konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari yaitu elemen atap rumah, tatanan ruang, orientasi bangunan, ornamentasi, material, dan konstruksi bangunan yang dianggap unik. Keseluruhan elemen tersebut dikaji dan disesuaikan dengan kebutuhan, fungsi, dan aktivitas objek yang akan dirancang untuk kemudian divisualkan perubahannya dalam tampilan yang kontemporer.

Collaboration network of the authors

9 authors · 24 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad AdrunInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Annisa Asyifa NurseptyantiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Firdayanti Amaliyah AhmadInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Desi WulandasyahAffiliation unknown1
Sarni Yanti La AneAffiliation unknown1
Ema Fitria NdiboInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">RE-INTERPRETASI ELEMEN ARSITEKTUR TRADISIONAL JAWA SEBAGAI PENDEKATAN RANCANGAN BALAI RW 7 KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG</dc:title>
	<dc:creator>Harjanto, Suryo Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Hamka, Hamka</dc:creator>
	<dc:creator>Widyarthara, Adhi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Transformasi elemen arsitektur tradisional merupakan salah satu cara untuk melestarikan keberlanjutan tradisi arsitektur dalam idiom dan tampilan yang kontemporer sesuai dengan kebutuhan, material, dan teknologi saat ini. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis proses perubahan elemen arsitektur tradisional jawa untuk digunakan sebagai konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari Kota Malang. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif yang dilengkapi dengan gambaran visual proses perubahan elemen arsitektur kedalam tampilan yang baru. Elemen-elemen arsitektur jawa didapatkan dari jurnal-jurnal nasional yang membahas topik arsitektur tradisional jawa. Pendekatan analisis yang digunakan adalah teori vernakular kontemporer terkait Re-Interpreting Tradition (interpretasi kembali tradisi) yaitu menggunakan idiom kontemporer untuk mengubah elemen tradisi dengan cara yang baru. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen arsitekur tradisional jawa yang dapat ditransformasikan  pada konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari yaitu elemen atap rumah, tatanan ruang, orientasi bangunan, ornamentasi, material, dan konstruksi bangunan yang dianggap unik. Keseluruhan elemen tersebut dikaji dan disesuaikan dengan kebutuhan, fungsi, dan aktivitas objek yang akan dirancang untuk kemudian divisualkan perubahannya dalam tampilan yang kontemporer.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/21897</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/malige.v3i2.21897</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Malige Arsitektur; Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Malige Arsitektur</dc:source>
	<dc:source>2656-8160</dc:source>
	<dc:source>10.55679/malige.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/21897/13999</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Malige Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>