Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Model Desain Ruang Studio Arsitektur di Era New Normal

Jurnal Malige Arsitektur · Vol. 2 No. 2 (2021)

DOI
10.55679/malige.v2i2.15518
ISSN
2656-8160
Published
2021-01-24
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

Ruang studio dirancang untuk menfasilitasi segala aktivitas mahasiswa arsitektur. Ruang studio ini secara bersama-sama digunakan oleh seluruh angkatan pada seluruh mata kuliah yang mengharuskan praktek mendesain. Keseluruhan proses desain yang bersifat manual dilaksanakan di studio gambar manual, karena di studio ini telah dilengkapi dengan meja gambar dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan dalam proses menggambar tugas desain mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo. Seiring pertambahan jumlah mahasiswa, tatanan yang ada saat ini tidak lagi memperhatikan layout ruang baik, jarak antar perabot dan sirkulasi manusia. Pada masa pandemi seperti ini, desain studio yang demikian hampir pasti tidak dapat digunakan karena tidak sesuai dengan protokol kesehatan yang disarankan oleh pemerintah. Oleh karena itu, maka perlu ada evaluasi mengenai kenyamanan pengguna studio gambar manual berdasarkan persepsi pengguna ruang studio. Kemudian perlu adanya usulan desain ruang agar selain sesuai dengan standar studio arsitektur, juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif guna mengetahui persepsi pengguna ruangan studio terhadap kenyamanan ruang dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode eksplorasi guna menghasilkan rekomendasi desain ruang studio di era new normal. Sebagian besar responden menyatakan nyaman dengan kondisi studio yang ada saat ini, meskipun belum sesuai dengan protokol kesehatan di era new normal. Oleh karena itu, rekomendasi desain studio yang ditawarkan tidak merubah pola tatanan layout ruang studio, namun mengatur jarak antar perabot, sirkulasi dan tentunya mengurangi kapasitas bangunan.

Collaboration network of the authors

31 authors · 108 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abdi Juryan LadiantoUniversitas Halu Oleo3
ARMAN FASLIHAffiliation unknown2
Try Sugiyarto SoeparyantoUniversitas Halu Oleo2
La Ode Amrul HasanAffiliation unknown2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown1
I Made Krisna Adhi DharmaAffiliation unknown1
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Diki DarmawanAffiliation unknown1
Asraf AsrafAffiliation unknown1
Umran SaritaAffiliation unknown1
La Ode HajiAffiliation unknown1
Mappa NashrunAffiliation unknown1
Sultan Machmud Hasan MasikkiAffiliation unknown1
Fitriah Mas'udAffiliation unknown1
Muhammad Syarif PrasetiaAffiliation unknown1
Arung PatandiananAffiliation unknown1
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo1
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo1
St Nawal JayaUniversitas Halu Oleo1
Herdianto HerdiantoAffiliation unknown1
Andi Mulk Rahim AkbarAffiliation unknown1
Muh. Miftahul FadliAffiliation unknown1
Muh. Jun SawalAffiliation unknown1
Riska AstrianaAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
La Ode Ahmad Fauzan PasollesuAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Model Desain Ruang Studio Arsitektur di Era New Normal</dc:title>
	<dc:creator>Romantiaulia, Weko Indira</dc:creator>
	<dc:creator>Dahrma, I Made Krisna Adi</dc:creator>
	<dc:creator>Ikhsan, Ainussalbi Al</dc:creator>
	<dc:creator>Hamundu, Wa Ode Nartin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ruang studio dirancang untuk menfasilitasi segala aktivitas mahasiswa arsitektur. Ruang studio ini secara bersama-sama digunakan oleh seluruh angkatan pada seluruh mata kuliah yang mengharuskan praktek mendesain. Keseluruhan proses desain yang bersifat manual dilaksanakan di studio gambar manual, karena di studio ini telah dilengkapi dengan meja gambar dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan dalam proses menggambar tugas desain mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo. Seiring pertambahan jumlah mahasiswa, tatanan yang ada saat ini tidak lagi memperhatikan layout ruang baik, jarak antar perabot dan sirkulasi manusia. Pada masa pandemi seperti ini, desain studio yang demikian hampir pasti tidak dapat digunakan karena tidak sesuai dengan protokol kesehatan yang disarankan oleh pemerintah. Oleh karena itu, maka perlu ada evaluasi mengenai kenyamanan pengguna studio gambar manual berdasarkan persepsi pengguna ruang studio. Kemudian perlu adanya usulan desain ruang agar selain sesuai dengan standar studio arsitektur, juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif guna mengetahui persepsi pengguna ruangan studio terhadap kenyamanan ruang dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode eksplorasi guna menghasilkan rekomendasi desain ruang studio di era new normal. Sebagian besar responden menyatakan nyaman dengan kondisi studio yang ada saat ini, meskipun belum sesuai dengan protokol kesehatan di era new normal. Oleh karena itu, rekomendasi desain studio yang ditawarkan tidak merubah pola tatanan layout ruang studio, namun mengatur jarak antar perabot, sirkulasi dan tentunya mengurangi kapasitas bangunan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/15518</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/malige.v2i2.15518</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Malige Arsitektur; Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Malige Arsitektur</dc:source>
	<dc:source>2656-8160</dc:source>
	<dc:source>10.55679/malige.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/15518/10837</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/downloadSuppFile/15518/2204</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Malige Arsitektur (Media Arsitektur Lintas Generasi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>