Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONSEP EKSISTENSI RUANG BUDAYA PERMUKIMAN PESISIR SULAA DI KOTA BAUBAU

Jurnal Malige Arsitektur · Vol. 1 No. 1 (2019)

DOI
10.55679/malige.v1i1.7413
ISSN
2656-8160
Published
2019-06-30
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

ABSTRAKMasyarakat pesisir Sulaa umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan merupakan mata pencaharian utama sejak perkampungan Topa dihuni untuk pertama kalinya. Sulaa juga dikenal sebagai kampung tenunan kain tradisional khas Buton sebagai kegiatan ekonomi yang berbasis budaya. Kehidupan budaya dan spiritual begitu kental dalam kehidupan masyarakatnya, terutama kegiatan yang berhubungan dengan tradisi masyarakat Buton. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan eksistensi ruang budaya dan spiritual masyarakat dalam permukiman pesisir Sulaa sebagai bagian dari entitas dan realitas ruang sosial budaya masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan analisis induktif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep eksistensi ruang budaya dan spiritual di Permukiman Pesisir Sulaa terbangun berdasarkan [i] pemahaman masyarakat bahwa ruang mempunyai nilai keberkahan yang dapat memberikan ketentraman hati, rezeki, kekuatan serta perlindungan bagi kehidupan mereka, [ii] fungsi penting ruang untuk aktivitas spiritual yang memberi kemanfaatan bagi keberlangsungan hidup masyarakat, yaitu keberkahan rezeki yang melimpah, keselamatan dan perlindungan bagi permukiman mereka. Kesadaran budaya dan spiritual menjadi referensi tata ruang dan tata kesadaran masyarakat yang memiliki pola fungsional dan transendental.Kata kunci: eksistensi ruang, budaya, Sulaa

Collaboration network of the authors

40 authors · 107 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Annas Ma’rufAffiliation unknown12
La Ode Amrul HasanAffiliation unknown9
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown5
Burhan SaidAffiliation unknown4
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown4
Nahdatunnisa NahdatunnisaUniversitas Muhammadiyah Kendari2
SITTI ROSYIDAHAffiliation unknown2
Aspin AspinAffiliation unknown2
Try Sugiyarto SoeparyantoUniversitas Halu Oleo1
Putri RamadhaniUniversitas Halu Oleo1
Asrullah TondasiUniversitas Halu Oleo1
Albert Rokky PalulunganUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Annas MarufAffiliation unknown1
Akbar MusibarAffiliation unknown1
Nuzul Iqra MuhammadAffiliation unknown1
Kartika Damayanti NurAffiliation unknown1
Asri Andrias Herman BAffiliation unknown1
Rony RonyAffiliation unknown1
Satria WibowoAffiliation unknown1
ARIFIN ARIFINAffiliation unknown1
Dewi Nurhayati YusufUniversitas Halu Oleo1
Sitti AstijaAffiliation unknown1
Fajar SarananiAffiliation unknown1
Iswandi AkbarAffiliation unknown1
Ranno Marlany RachmanAffiliation unknown1
La Ode M. Golok JayaAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown1
Wisdha AhdiyaniAffiliation unknown1
Azzahra Miftahul FirdausahAffiliation unknown1
Hendriyawan HendriyawanAffiliation unknown1
ARMAN FASLIHAffiliation unknown1
Wawan Jajang SupriyatnaAffiliation unknown1
Tri Ahmad ArmadanAffiliation unknown1
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown1
Alfayed Rahmat MAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONSEP EKSISTENSI RUANG BUDAYA PERMUKIMAN PESISIR SULAA DI KOTA BAUBAU</dc:title>
	<dc:creator>Kadir, Ishak</dc:creator>
	<dc:creator>Tahir, M. Arzal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKMasyarakat pesisir Sulaa umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan merupakan mata pencaharian utama sejak perkampungan Topa dihuni untuk pertama kalinya. Sulaa juga dikenal sebagai kampung tenunan kain tradisional khas Buton sebagai kegiatan ekonomi yang berbasis budaya. Kehidupan budaya dan spiritual begitu kental dalam kehidupan masyarakatnya, terutama kegiatan yang berhubungan dengan tradisi masyarakat Buton. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan eksistensi ruang budaya dan spiritual masyarakat dalam permukiman pesisir Sulaa sebagai bagian dari entitas dan realitas ruang sosial budaya masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan analisis induktif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep eksistensi ruang budaya dan spiritual di Permukiman Pesisir Sulaa terbangun berdasarkan [i] pemahaman masyarakat bahwa ruang mempunyai nilai keberkahan yang dapat memberikan ketentraman hati, rezeki, kekuatan serta perlindungan bagi kehidupan mereka, [ii] fungsi penting ruang untuk aktivitas spiritual yang memberi kemanfaatan bagi keberlangsungan hidup masyarakat, yaitu keberkahan rezeki yang melimpah, keselamatan dan perlindungan bagi permukiman mereka. Kesadaran budaya dan spiritual menjadi referensi tata ruang dan tata kesadaran masyarakat yang memiliki pola fungsional dan transendental.Kata kunci: eksistensi ruang, budaya, Sulaa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/7413</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/malige.v1i1.7413</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Malige Arsitektur; Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Malige Arsitektur</dc:source>
	<dc:source>2656-8160</dc:source>
	<dc:source>10.55679/malige.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/7413/5507</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Journal Malige (Media Arsitektur Lintas Generasi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>