Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTERISTIK HUNIAN DI KAWASAN PERMUKIMAN BANTARAN SUNGAI LASOLO

Jurnal Malige Arsitektur · Vol. 3 No. 2 (2021)

DOI
10.55679/malige.v3i2.23036
ISSN
2656-8160
Published
2021-12-01
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

Kota Kendari merupakan salah satu Kota perdagangan dan jasa yang berkembang pesat sehingga menimbulkan daya tarik bagi masyarakat luar untuk urbanisasi. Salah satu permukiman yang memiliki kepadatan hunian yang tinggi yakni di bantaran Sungai Lasolo. Fenomena yang berkembang yakni adanya bangunan yang berdiri di bantaran tanggul sungai padahal hal tersebut bertentangan dengan regulasi yang ditetapkan, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskriptifkan karakteristik bentuk hunian di Permukiman Bantaran Sungai Lasolo dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sebagai upaya memaknai suatu fenomena dengan menganalisis data berdasarkan indikator keteraturaan bangunan, kualitas bangunan, dan kepadatan bangunan. Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi sample hunian, kemudian dianalisis berdasarkan indikator tersebut. Hasil penelitian karakteristik hunian pada tampilan bangunan secara visual tidak beraturan karena dipengaruhi arah aliran sungai sehingga berpola linear memanjang dengan komposisi kepadatan bangunan yang besar serta pola hubungan ruang yang bersifat terbuka. Beberapa faktor yang mempengaruhi bentuk hunian di permukiman Bantaran Sungai lasolo membuat masyarakat tidak memiliki jalan lain selain mempertahankan bentuk huniannya yakni dipengaruhi oleh aspek sosial berkaitan dengan kependudukan, faktor ekonomi terkait tingkat penghasilan, dan budaya yang berkaitan dengan status kepemilikan hunian sehingga mempengaruhi tatanan bentuk hunian.

Collaboration network of the authors

40 authors · 112 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Annas Ma’rufAffiliation unknown8
La Ode Amrul HasanAffiliation unknown7
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown6
M Arzal TahirAffiliation unknown5
Burhan SaidAffiliation unknown3
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown3
Irma NurjannahAffiliation unknown3
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Mazhfia UmarAffiliation unknown2
La Ode Abdul SyukurAffiliation unknown2
Try Sugiyarto SoeparyantoUniversitas Halu Oleo1
Putri RamadhaniUniversitas Halu Oleo1
Asrullah TondasiUniversitas Halu Oleo1
Albert Rokky PalulunganUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
SUTRIANI SUTRIANIAffiliation unknown1
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown1
Al Ichlas ImranAffiliation unknown1
Annas MarufAffiliation unknown1
Akbar MusibarAffiliation unknown1
Kartika Damayanti NurAffiliation unknown1
Asri Andrias Herman BAffiliation unknown1
Rony RonyAffiliation unknown1
Satria WibowoAffiliation unknown1
ARIFIN ARIFINAffiliation unknown1
Dewi Nurhayati YusufUniversitas Halu Oleo1
Sitti AstijaAffiliation unknown1
Fajar SarananiAffiliation unknown1
Iswandi AkbarAffiliation unknown1
Ranno Marlany RachmanAffiliation unknown1
La Ode M. Golok JayaAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown1
Wisdha AhdiyaniAffiliation unknown1
Azzahra Miftahul FirdausahAffiliation unknown1
Hendriyawan HendriyawanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK HUNIAN DI KAWASAN PERMUKIMAN BANTARAN SUNGAI LASOLO</dc:title>
	<dc:creator>Muhammad, Nuzul Iqra</dc:creator>
	<dc:creator>Kadir, Ishak</dc:creator>
	<dc:creator>Rosyidah, Sitti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kota Kendari merupakan salah satu Kota perdagangan dan jasa yang berkembang pesat sehingga menimbulkan daya tarik bagi masyarakat luar untuk urbanisasi. Salah satu permukiman yang memiliki kepadatan hunian yang tinggi yakni di bantaran Sungai Lasolo. Fenomena yang berkembang yakni adanya bangunan yang berdiri di bantaran tanggul sungai padahal hal tersebut bertentangan dengan regulasi yang ditetapkan, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskriptifkan karakteristik bentuk hunian di Permukiman Bantaran Sungai Lasolo dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sebagai upaya memaknai suatu fenomena dengan menganalisis data berdasarkan indikator keteraturaan bangunan, kualitas bangunan, dan kepadatan bangunan. Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi sample hunian, kemudian dianalisis berdasarkan indikator tersebut. Hasil penelitian karakteristik hunian pada tampilan bangunan secara visual tidak beraturan karena dipengaruhi arah aliran sungai sehingga berpola linear memanjang dengan komposisi kepadatan bangunan yang besar serta pola hubungan ruang yang bersifat terbuka. Beberapa faktor yang mempengaruhi bentuk hunian di permukiman Bantaran Sungai lasolo membuat masyarakat tidak memiliki jalan lain selain mempertahankan bentuk huniannya yakni dipengaruhi oleh aspek sosial berkaitan dengan kependudukan, faktor ekonomi terkait tingkat penghasilan, dan budaya yang berkaitan dengan status kepemilikan hunian sehingga mempengaruhi tatanan bentuk hunian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/23036</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/malige.v3i2.23036</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Malige Arsitektur; Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Malige Arsitektur</dc:source>
	<dc:source>2656-8160</dc:source>
	<dc:source>10.55679/malige.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/23036/14002</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/downloadSuppFile/23036/4168</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/downloadSuppFile/23036/4169</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Malige Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>