Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTER ELEMEN PEMBENTUK BANGUNAN DALAM KARYA ARSITEK SANTIAGO CALATRAVA

Jurnal Malige Arsitektur · Vol. 1 No. 1 (2019)

DOI
10.55679/malige.v1i1.7417
ISSN
2656-8160
Published
2019-06-30
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

ABSTRAKPenelitian mengenai karakter elemen pembentuk bangunan dalam karya arsitek santiago calatrava bertujuan untuk mengetahui karakter elemen pembentuk bangunan Santiago Calatrava yang ditinjau dari 5 aspek parameter, yaitu: (1) aspek teknik, (2) aspek bentuk, (3) aspek ruang, (4) aspek fungsi, dan (5) aspek konteks. Hasil penelitian berdasarkan parameter karakter elemen pembentuk bangunan terhadap lima kasus objek penelitian, yaitu Lyon-Satolas TGV Station, Valencia City of Arts and Sciences, Tenerife Concert Hall, Milwaukee Art Museum, dan Turning Torso menunjukkan bahwa beberapa karakter elemen pembentuk bangunan Santiago Calatrava dalam berkarya, yaitu: (1) Sistem struktur yang digunakan untuk menghasilkan bentuk secara arsitektural dan struktur berfungsi sebagai arsitektur, digunakan untuk menggambarkan hubungan antara struktur dan arsitektur di mana persyaratan struktural diijinkan untuk sangat kental mempengaruhi bentuk bangunan walaupun struktur tersebut diekspos, (2) dominansi material beton, baja dan kaca, yang diolah oleh Calatrava secara tidak umum untuk menghasilkan bentuk yang sesuai dengan analogi bentuknya, (3) analogi sebagai tematik rancangan, dimana bentuk hadir selalu monumental dan ikonik, (4) elemen garis sebagai elemen fasade dan bentuk bangunan. Warna netral didominasi warna putih, (5) fleksibiltas ruang dan fungsi terhadap bentuk dan sistem struktur, (6) konteks secara orientasi, iklim dan landmark kawasan.Kata Kunci: Karakter, elemen pembentuk bangunan, Santiago Calatrava

Collaboration network of the authors

40 authors · 73 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dodi Priyatmo SilondaeAffiliation unknown8
Alber Tigor ArifyantoAffiliation unknown6
Sitti Mikarna KaimuddinAffiliation unknown6
Abas RudinAffiliation unknown5
Citra MarhanUniversitas Halu Oleo5
Sudarmi Suud BinasarAffiliation unknown4
Yuliastri Ambar PambudhiUniversitas Halu Oleo4
Ida Sriwaty SunarjoAffiliation unknown3
Eva HerikUniversitas Halu Oleo3
Nur NafsiAffiliation unknown2
Siti BelindaAffiliation unknown2
Wa Ode SuarniAffiliation unknown2
Annas Ma’rufAffiliation unknown2
ASRI ANDRIASAffiliation unknown1
Arief Saleh SjamsuAffiliation unknown1
Apuddin Daeng AmirAffiliation unknown1
Siti Belinda AmriAffiliation unknown1
santi santiAffiliation unknown1
Syafrianto AmsyarAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Siti Bellinda AmriAffiliation unknown1
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo1
Isnawaty IsnawatyAffiliation unknown1
Muh YaminUniversitas Halu Oleo1
ARMAN FASLIHAffiliation unknown1
Jurais JuraisAffiliation unknown1
Maco MacoAffiliation unknown1
Ryan Adi PutraAffiliation unknown1
Asmin AsminAffiliation unknown1
Agus Sang FatrioAffiliation unknown1
Wa Ode SumsahidanAffiliation unknown1
Dani DaniAffiliation unknown1
Juita JuitaAffiliation unknown1
La Ode Alibin Rilangit SaputraAffiliation unknown1
Devianasari DevianasariAffiliation unknown1
Syafira Wahdania GaffarAffiliation unknown1
Nur AnizanAffiliation unknown1
Ni Kadek Puspita DewiAffiliation unknown1
Ramla MunawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTER ELEMEN PEMBENTUK BANGUNAN DALAM KARYA ARSITEK SANTIAGO CALATRAVA</dc:title>
	<dc:creator>aspin, aspin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKPenelitian mengenai karakter elemen pembentuk bangunan dalam karya arsitek santiago calatrava bertujuan untuk mengetahui karakter elemen pembentuk bangunan Santiago Calatrava yang ditinjau dari 5 aspek parameter, yaitu: (1) aspek teknik, (2) aspek bentuk, (3) aspek ruang, (4) aspek fungsi, dan (5) aspek konteks. Hasil penelitian berdasarkan parameter karakter elemen pembentuk bangunan terhadap lima kasus objek penelitian, yaitu Lyon-Satolas TGV Station, Valencia City of Arts and Sciences, Tenerife Concert Hall, Milwaukee Art Museum, dan Turning Torso menunjukkan bahwa beberapa karakter elemen pembentuk bangunan Santiago Calatrava dalam berkarya, yaitu: (1) Sistem struktur yang digunakan untuk menghasilkan bentuk secara arsitektural dan struktur berfungsi sebagai arsitektur, digunakan untuk menggambarkan hubungan antara struktur dan arsitektur di mana persyaratan struktural diijinkan untuk sangat kental mempengaruhi bentuk bangunan walaupun struktur tersebut diekspos, (2) dominansi material beton, baja dan kaca, yang diolah oleh Calatrava secara tidak umum untuk menghasilkan bentuk yang sesuai dengan analogi bentuknya, (3) analogi sebagai tematik rancangan, dimana bentuk hadir selalu monumental dan ikonik, (4) elemen garis sebagai elemen fasade dan bentuk bangunan. Warna netral didominasi warna putih, (5) fleksibiltas ruang dan fungsi terhadap bentuk dan sistem struktur, (6) konteks secara orientasi, iklim dan landmark kawasan.Kata Kunci: Karakter, elemen pembentuk bangunan, Santiago Calatrava</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/7417</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/malige.v1i1.7417</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Malige Arsitektur; Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Malige Arsitektur</dc:source>
	<dc:source>2656-8160</dc:source>
	<dc:source>10.55679/malige.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/malige/article/view/7417/5509</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Journal Malige (Media Arsitektur Lintas Generasi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>