Jurnal
PENGARUH BUKAAN LAHAN PERTAMBANGAN TERHADAP BANJIR DI KABUPATEN KONAWE UTARA
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) · Vol. 3 No. 2 (2022)
- ISSN
- 2685-3752
- Published
- 2022-01-23
- Publisher
- Pascasarjana Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
Perubahan penutupan/penggunaan lahan pertambangan sejak tahun 2011 hingga tahun 2019 terus meningkat. Peningkatan tersebut menyebabkan kenaikan koefisien limpasan dan debit limpasan di DAS Lasolo. Selain debit limpasan perubahan tutupan lahan pertambangan di DAS Lasolo juga memberikan dampak terhadap sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perubahan tutupan/penggunaan lahan di DAS Lasolo dan seberapa besar pengaruh bukaan lahan pertambangan terhadap banjir di Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan reklamasi terhadap debit limpasan dan sedimentasi di DAS Lasolo. Jenis penelitian yang digunakan untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Analisis penutupan/penggunaan lahan menggunakan Peta Citra satelit tahun dengan bantuan Software Arcgis 10.0. Hasil analisi tahun 2011, 2015 dan 2019 menunjukan bahwa persentase peningkatan bukaan lahan pertambangan berada di urutan pertama tahun 2015 dan urutan ke dua setelah lahan terbuka di tahun 2019. Luas perubahan terbesar tahun 2015 ditempati oleh perkebunan sawit dan kebun campuran di tahun 2019. Koefisien limpasan untuk tipe penutupan/penggunaan lahan pertambangan meningkat dari tahun 2011, 2015 dan 2019 secara berturut-turut 0.70, 0.76 dan 0.79. Kontribusi bukaan lahan pertambangan terhadap debit limpasan DAS Lasolo adalah 0.28% atau sebesar 18.70 m3/detik dari total 6,416.98 m3/detik. Debit limpasan DAS Lasolo berdasarkan perhitungan tahun 2011, 2015 dan 2019 adalah 6,666.73 m3/detik, 6,721.16 m3/detik dan 6,731.26 m3/detik atau meningkat 0.82% ditahun 2015 dan 0.15% tahun 2019. Sedangkan debit maksimum aktual Sungai Lasolo berdasarkan data dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV tahun 2015 adalah 1,101.01 m3/detik dan tahun 2019 adalah 2654.44 m3/detik atau mengalami kenaikan 141.09%. Perbedaan yang sangat signifikan tersebut menunjukan ada faktor lain yang menyebabkan kenaikan debit limpasan di DAS Lasolo yang perlu dilakukan penelitian yang lebih lanjut. Kontribusi bukaan lahan pertambangan terhadap laju sedimentasi yang di hasilkan tahun 2019 adalah 32,718.85 ton/tahun atau 13.28% dari total 246,299.35 ton sedimen yang diproduksi di DAS Lasolo. Beberapa scenario yang dilakukan dalam pengendalian banjir yang disebabkan oleh debit limpasan mampu menurunkan debit limpasan pada DAS Lasolo hingga 6,726.51 m3/detik dari 6,731.26 m3/detik di tahun 2019 dan menurunkan laju sedimentasi di DAS Lasolo menjadi 233,195.71 ton/tahun dari 246,299.35 ton/tahun. Kata Kunci: Banjir, Tutupan Lahan, Penggunaan Lahan, Koefisien Limpasan, Debit Limpasan, Laju Sedimentasi
Collaboration network of the authors
25 authors · 46 co-authorship links · 3 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Universitas Sulawesi Tenggara
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Irwan Lakawa | Universitas Sulawesi Tenggara | 2 |
| Ishak Kadir | Affiliation unknown | 2 |
| Sitti Nurhalimah | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Zainuddin Zainuddin | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Halmuniati Halmuniati | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| La Ode Asmin | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| La Isa | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Rafiqah Rafiqah | Affiliation unknown | 1 |
| Sufrianto Sufrianto | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Eko Efendi Juantoro | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| La Ode Munawal Akbar Idati | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Harry Ilmar | Affiliation unknown | 1 |
| Minson Simatupang | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Marwan Zam Mili | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Achmad Fadly | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Nurjannah Ahmad | Affiliation unknown | 1 |
| Citra Fatrisia Lase Panggalo | Affiliation unknown | 1 |
| Aldinoman Aldinoman | Affiliation unknown | 1 |
| Adris Adi Putra | Affiliation unknown | 1 |
| Heber Heber | Affiliation unknown | 1 |
| Edward Ngii | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Basrami Dwi Putra | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.