Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Tingkat Kerawanan Bahaya Longsor di Hulu Daerah Aliran Sungai Wanggu, Provinsi Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) · Vol. 4 No. 2 (2022)

DOI
10.33772/jmr.v4i2.27608
ISSN
2685-3752
Published
2022-08-01
Publisher
Pascasarjana Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Bencana tanah longsor adalah salah satu bencana yang paling sering terjadi di wilayah Indonesia disebabkan berbagai factor termasuk adanya aktivitas manusia pada lahan yang tidak sesuai dengan kaidah pelestarian dan konservasi lingkungan. Diperlukan berbagai upaya mitigasi sehingga dampak bencana dapat dikurangi. Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Wanggu yang berada di Kecamatan Konda dan Ranomeeto kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara merupakan daerah yang sering terjadi longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kerawanan longsor pada hulu DAS Wanggu serta teknik mitigasi yang diperlukan. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup survey lapangan serta identifikasi kuantitatif terhadap lima parameter kondisi lahan, yaitu tutupan lahan, tingkat kelerengan, kondisi geologi, besarnya curah hujan, dan jenis tanah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tumpang susun dari parameter yang telah ditentukan disertai pembobotan terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap bahaya longsor. Dari penelitian yang dilakukan terlihat bahwa wilayah di hulu DAS Wanggu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi seluas, 10,541 Ha, tingkat kerawanan menengah 8,741 Ha, dan daerah dengan tingkat kerawanan rendah 15,191 Ha. Beberapa rekomendasi yang dapat diberikan untuk menurunkan risiko bahaya longsor adalah aspek teknis seperti perkuatan tebing, konservasi lahan yang memperhatikan kemiringan, penatagunaan air dan penguatan aspek manajemen, tatakelola kelembagaan dan kerjasama stakeholder.Kata Kunci: Hulu DAS Wanggu, Tanah Longsor, Mitigasi.

Collaboration network of the authors

17 authors · 49 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ika Purwanti NingrumUniversitas Halu Oleo1
Muh Farid FachroniUniversitas Halu Oleo1
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo1
Safril SafrilUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad SulihinUniversitas Halu Oleo1
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo1
La Ode EfriantoUniversitas Halu Oleo1
Waode LusianaiAffiliation unknown1
Ikrima NurfikriaUniversitas Halu Oleo1
Sitti Hairani IdrusUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Tingkat Kerawanan Bahaya Longsor di Hulu Daerah Aliran Sungai Wanggu, Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Golok Jaya, La Ode Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Restele, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Kadir, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Asmirani, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Muhibudin, Muhibudin</dc:creator>
	<dc:creator>Lawa, Asis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bencana tanah longsor adalah salah satu bencana yang paling sering terjadi di wilayah Indonesia disebabkan berbagai factor termasuk adanya aktivitas manusia pada lahan yang tidak sesuai dengan kaidah pelestarian dan konservasi lingkungan. Diperlukan berbagai upaya mitigasi sehingga dampak bencana dapat dikurangi. Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Wanggu yang berada di Kecamatan Konda dan Ranomeeto kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara merupakan daerah yang sering terjadi longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kerawanan longsor pada hulu DAS Wanggu serta teknik mitigasi yang diperlukan. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup survey lapangan serta identifikasi kuantitatif terhadap lima parameter kondisi lahan, yaitu tutupan lahan, tingkat kelerengan, kondisi geologi, besarnya curah hujan, dan jenis tanah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tumpang susun dari parameter yang telah ditentukan disertai pembobotan terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap bahaya longsor. Dari penelitian yang dilakukan terlihat bahwa wilayah di hulu DAS Wanggu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi seluas, 10,541 Ha, tingkat kerawanan menengah 8,741 Ha, dan daerah dengan tingkat kerawanan rendah 15,191 Ha. Beberapa rekomendasi yang dapat diberikan untuk menurunkan risiko bahaya longsor adalah aspek teknis seperti perkuatan tebing, konservasi lahan yang memperhatikan kemiringan, penatagunaan air dan penguatan aspek manajemen, tatakelola kelembagaan dan kerjasama stakeholder.Kata Kunci: Hulu DAS Wanggu, Tanah Longsor, Mitigasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pascasarjana Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/article/view/27608</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jmr.v4i2.27608</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management); Vol.4 No.2 Oktober Tahun 2022</dc:source>
	<dc:source>2685-3752</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jmr.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/article/view/27608/16202</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management)</dc:rights>
</oai_dc:dc>