Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN KINERJA JEMBATAN PADA RUAS JALAN PROVINSI SABANDARA – KONAWEHA HULU KABUPATEN KONAWE, SULAWESI TENGGARA

Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) · Vol. 2 (2021)

DOI
10.33772/jmr.v2i2.16053
ISSN
2685-3752
Published
2021-01-17
Publisher
Pascasarjana Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan pusat-pusat kegiatan berdampak pada peningkatan jumlah pergerakan kendaraan antar wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga membutuhkan peningkatan serta penambahan sarana yang memadai. Pada prespektif yang lain, keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Daerah menyebabkan pekerjaan penanganan jembatan lebih diarahkan pada kegiatan pemeliharaan jembatan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan skala prioritas penanganan kinerja jembatan sesuai kondisi existing di ruas jalan provinsi Sabandara-Konaweha Hulu, Sulawesi Tenggara. Adapun kriteria-kriteria yang dianalisis dalam penentuan prioritas penanganan yaitu kondisi kerusakan jembatan, kondisi lalu lintas, dan kondisi Pengembangan wilayah kawasan strategis. Dalam penelitian ini responden yang dipakai adalah responden expert sebanyak 10 responden. Metode yang digunakan dalam penilaian kriteria jembatan, kondisi kerusakan jembatan serta penentuan skala prioritas terhadap penentuan jenis penanganan jembatan adalah gabungan dari AHP dan BMS.Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa kriteria kondisi jembatan merupakan kriteria yang paling dominan, sedangkan kriteria pengembangan wilayah merupakan kriteria paling rendah. Berdasarkan hasil analisis kondisi kerusakan pada 48 unit jembatan sepanjang ruas Sabandara – Konaweha Hulu diperoleh bahwa terdapat 2 unit jembatan baru dengan kondisi sangat baik, 11 unit jembatan dalam kondisi baik, 14 unit jembatan memiliki kerusakan ringan, 20 unit jembatan mengalami kerusakan sedang, serta 1 unit jembatan mengalami kerusakan berat. Penentuan prioritas penangan kerusakan jembatan tersebut dikelompokan sesuai tingkat kerusakan dengan mendahulukan pada jenis jembatan yang mengalami kerusakan berat yang memperoleh nilai poin 5 berupa penggantian bangunan baru. Kata Kunci: BMS, AHP, Penanganan Jembatan.

Collaboration network of the authors

21 authors · 46 co-authorship links · 9 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mustarum MusaruddinUniversitas Halu Oleo4
Minson SimatupangUniversitas Halu Oleo2
Holis HermansyahUniversitas Halu Oleo1
Muh. Nadzirin Anshari NurUniversitas Halu Oleo1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Anrias AnriasUniversitas Halu Oleo1
Febriansyah ArsyadUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hasir HasirUniversitas Halu Oleo1
Muh Wonua Bhakti AlsonUniversitas Sulawesi Tenggara1
Nanda Ayu PratiwiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Cindy PuspitafuriAffiliation unknown1
danu salamAffiliation unknown1
Pebi WahyudinAffiliation unknown1
Rosliana EsoAffiliation unknown1
La Ode SaidmanAffiliation unknown1
Kasman KasmanAffiliation unknown1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Saefuddin SaefuddinUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN KINERJA JEMBATAN PADA RUAS JALAN PROVINSI SABANDARA – KONAWEHA HULU KABUPATEN KONAWE, SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Kasad, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Kadir, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Mokui, Hasmina Tari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peningkatan jumlah penduduk dan pusat-pusat kegiatan berdampak pada peningkatan jumlah pergerakan kendaraan antar wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga membutuhkan peningkatan serta penambahan sarana  yang memadai. Pada prespektif yang lain, keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Daerah menyebabkan pekerjaan penanganan jembatan lebih diarahkan pada kegiatan pemeliharaan jembatan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan skala prioritas penanganan kinerja jembatan sesuai kondisi existing di ruas jalan provinsi Sabandara-Konaweha Hulu, Sulawesi Tenggara. Adapun kriteria-kriteria yang dianalisis dalam penentuan prioritas penanganan yaitu kondisi kerusakan  jembatan, kondisi lalu lintas, dan kondisi Pengembangan wilayah kawasan strategis. Dalam penelitian ini responden yang dipakai adalah responden expert sebanyak 10 responden. Metode yang digunakan dalam penilaian kriteria jembatan, kondisi kerusakan jembatan serta penentuan skala prioritas terhadap penentuan jenis penanganan jembatan adalah gabungan dari AHP dan BMS.Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa kriteria kondisi jembatan merupakan kriteria yang paling dominan, sedangkan kriteria pengembangan wilayah merupakan kriteria paling rendah. Berdasarkan hasil analisis kondisi kerusakan pada 48 unit jembatan sepanjang ruas Sabandara – Konaweha Hulu  diperoleh bahwa terdapat 2 unit jembatan baru dengan kondisi sangat baik, 11 unit jembatan dalam kondisi baik, 14 unit jembatan memiliki kerusakan ringan, 20 unit jembatan mengalami kerusakan sedang, serta 1 unit jembatan mengalami kerusakan berat. Penentuan prioritas penangan kerusakan jembatan tersebut dikelompokan sesuai tingkat kerusakan dengan mendahulukan pada jenis jembatan yang mengalami kerusakan berat yang memperoleh nilai poin  5 berupa penggantian bangunan baru.   Kata Kunci : BMS, AHP, Penanganan Jembatan. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pascasarjana Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/article/view/16053</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jmr.v2i2.16053</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management); Vol.2 N0.2 Oktober 2020</dc:source>
	<dc:source>2685-3752</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jmr.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/article/view/16053/10790</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management)</dc:rights>
</oai_dc:dc>