Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

IDENTIFIKASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN BERDASARKANSURFACE DISTRESS INDEX (SDI) PADA RUAS

Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) · Vol. 2 No. 1 (2020)

DOI
10.33772/jmr.v2i1.13949
ISSN
2685-3752
Published
2020-09-05
Publisher
Pascasarjana Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Ruasjalan Rate Rate-Ladongimerupakan salah saturuasjalankewenanganpemerintahprovinsi Sulawesi Tenggara yang berada di wilayah kabupatenKolaka Timur. Ruasjalaninimemilikifungsi yang sangat vital dalamarustransportasi di kabupatenKolaka Timur, baikarusangkutan orang maupunangkutanbarang. Oleh karenaitu, ruasjalaninimemilikifungsi yang sangatstrategisdalamperkembangan dan pertumbuhanperekonomiandiwilayahini.Penurunan pelayanan transportasi jalan yang terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, khususnya pada ruasjalan yang menghubungkan Rate Rate - Ladongi beberapa tahun terakhir ini yang diindikasikan kondisi kerusakan jalan yang semakin parah dan menjadi sorotan masyarakat karena tidak saja mengarah terhadap keselamatan lalu lintas namun juga meningkatnya biaya operasi kendaraan.Tujuan yang ingindicapaidalampenelitianini adalah: Mengetahui tingkatkerusakanjalanberdasarkanSurface Distress Index (SDI). Menentukanprioritaspenanganankerusakanjalan yang dibutuhkan pada ruasjalantersebut. Mengetahuiupaya harusdilakukanuntukpenanganan kerusakan jalan pada ruas jalan Rate rate-Landongi. Metode yang digunakandalampenelitianinidengancaraDiskriptifAnalitis.Diskriptifberartipenelitianmemusatkan pada masalah-masalah yang ada pada saatsekarang. Keadaanperkerasanjalan di daerahpenelitiandapatdiperoleh data yang akurat dan cermat. PerhitungannilaiSurface Distress Index (SDI) yang merupakan parameter ukurkondisifungsionalpermukaanjalanberdasarkanmetode Bina Marga.Hasil penelitianmenunjukanbahwaTingkatkerusakan pada ruasjalanRate rate-Ladongi STA 00+000 – 14+000 terbagi menjadi 4 kondisi kerusakan jalan, yaitu baik, sedang, rusak ringan, dan rusak berat dengan persentase adalahsebesar:baik 41,43 %, sedang 12,86 %, rusak ringan 28,57 %, dan rusak berat17,14 %.Dari ke empat persentase tersebut diketahui paling tinggi adalah baik, dan yang paling terendah adalah sedang.Tingkat prioritas penanganan jalanruasjalanRate rate-Ladongi STA 00+000 – 14+000 terbagi menjadi 3 kebutuhan penanganan jalan yaitu pemeliharaan rutin 54,29 %, pemeliharaan berkala 28,57 %, dan peningkatan/rekonstruksi 17,14 %.Dari ke tiga persentase tersebut diketahui penanganan paling tinggi adalah pemeliharaan ruitn, dan yang paling terendah adalah peningkatan/rekonstruksi.Upaya yang harusdilakukanyaitu pamerintah perlu menetapkan standar pengawasan sehinggadapatmenilaipelanggaran yang ada dan mengawasikendaraantrukpengangkut material bermuatan lebih yang menyebabkankerusakanjalan. KataKunci:Jalan Kerusakan, Penanganan, Pemeliharaan. ABSTRACT The Rate rate-Ladongi road section is one of the roads in the authority of the Sulawesi Tenggara provincial government in the Kolaka Tiimur Regency. This road section has a very vital function in the flow of transportation in Kolaka Tiimur Regency, both the flow of people and goods transport. Therefore, this road section has a very strategic function in the development and economic growth in this region. The decline in road transportation services that have occurred in Kolaka Tiimur Regency, especially in the road linking Rate rate - Ladongi in recent years has indicated that the condition of road damage is getting worse and has become the focus of the community because it not only leads to traffic safety but also increases operating costs vehicle.The objectives to be achieved in this study are: Knowing the level of road damage based on the Surface Distress Index (SDI). Determine the priority of handling road damage needed on the road section. Knowing that efforts must be made to deal with damage to roads in the Rate rate-Landongi road section. The method used in this research is Analytical Descriptive. Descriptive means research focuses on the problems that exist at the present time. The condition of road pavement in the study area can be obtained with accurate and accurate data. Calculation of the Surface Distress Index (SDI) value which is a parameter measuring the functional condition of the road surface based on the Bina Marga method.The results showed that the damage rate on the Rate rate-Ladongi road section 00 + 000 - 14 + 000 was divided into 4 road damage conditions, namely good, moderate, lightly damaged and heavily damaged with a percentage of: good 41.43%, moderate 12.86%, 28.57% lightly damaged, and 17.14% heavily damaged. Of the four percentages, it is known that the highest is good, and the lowest is medium. The priority level of road handling for the road rate Rate-Ladongi STA 00 + 000 - 14 + 000 is divided into 3 road handling needs, namely routine maintenance 54.29%, periodic maintenance 28.57%, and improvement / reconstruction 17.14%. Of the three percentages, it is known that the highest treatment is maintenance, and the lowest is improvement / reconstruction. Efforts must be made namely the government needs to set standards of supervision so that it can assess existing violations and oversee trucks carrying trucks with overloaded material which causes road damage. Keywords: Road Damage, Preservationt, Maintenance

Collaboration network of the authors

31 authors · 64 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sitti Nurjannah AhmadUniversitas Halu Oleo2
Abdul Rahman KadirAffiliation unknown2
Abdul KadirAffiliation unknown2
Syarifuddin SyarifuddinAffiliation unknown2
Edward NgiiUniversitas Halu Oleo2
Riyan Abdillah TakdirUniversitas Halu Oleo1
Muammar MakmurUniversitas Halu Oleo1
Abdi Juryan LadiantoUniversitas Halu Oleo1
La Ode Musa RachmatUniversitas Sulawesi Tenggara1
Masbahrin MasbahrinUniversitas Sulawesi Tenggara1
Israh IsrahAffiliation unknown1
Ari SumantoroAffiliation unknown1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Deni AnggrainiUniversitas Halu Oleo1
Basrami Dwi PutraAffiliation unknown1
Taziruddin TaziruddinAffiliation unknown1
La Ode Muh MagribiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Paisal PaisalAffiliation unknown1
Rasmida RasmidaAffiliation unknown1
TASRIM TASRIMUniversitas Halu Oleo1
Nasrul NasrulUniversitas Halu Oleo1
Alhamra AlhamraUniversitas Halu Oleo1
Safrudin SafrudinAffiliation unknown1
Siti Nurjanah AhmadUniversitas Halu Oleo1
Vivin HardyantyAffiliation unknown1
Agustan AgustanUniversitas Halu Oleo1
Rudi BalakaUniversitas Halu Oleo1
Fitriah S Fitriah SUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN BERDASARKANSURFACE DISTRESS INDEX (SDI) PADA RUAS</dc:title>
	<dc:creator>Ratmawan, Dewa Made</dc:creator>
	<dc:creator>Putra, Adris Ade</dc:creator>
	<dc:creator>Magribi, La Ode Muh</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ruasjalan Rate Rate-Ladongimerupakan salah saturuasjalankewenanganpemerintahprovinsi Sulawesi Tenggara yang berada di wilayah kabupatenKolaka Timur. Ruasjalaninimemilikifungsi yang sangat vital dalamarustransportasi di kabupatenKolaka Timur, baikarusangkutan orang maupunangkutanbarang. Oleh karenaitu, ruasjalaninimemilikifungsi yang sangatstrategisdalamperkembangan dan pertumbuhanperekonomiandiwilayahini.Penurunan pelayanan transportasi jalan yang terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, khususnya pada ruasjalan yang menghubungkan Rate Rate - Ladongi beberapa tahun terakhir ini yang diindikasikan kondisi kerusakan jalan yang semakin parah dan menjadi  sorotan masyarakat karena tidak saja mengarah terhadap keselamatan lalu lintas namun juga meningkatnya biaya operasi kendaraan.Tujuan yang ingindicapaidalampenelitianini adalah: Mengetahui tingkatkerusakanjalanberdasarkanSurface Distress Index (SDI). Menentukanprioritaspenanganankerusakanjalan yang dibutuhkan pada ruasjalantersebut. Mengetahuiupaya harusdilakukanuntukpenanganan kerusakan jalan pada ruas jalan Rate rate-Landongi. Metode yang digunakandalampenelitianinidengancaraDiskriptifAnalitis.Diskriptifberartipenelitianmemusatkan pada masalah-masalah yang ada pada saatsekarang. Keadaanperkerasanjalan di daerahpenelitiandapatdiperoleh data yang akurat dan cermat. PerhitungannilaiSurface Distress Index (SDI) yang merupakan parameter ukurkondisifungsionalpermukaanjalanberdasarkanmetode Bina Marga.Hasil penelitianmenunjukanbahwaTingkatkerusakan pada ruasjalanRate rate-Ladongi STA 00+000 – 14+000 terbagi menjadi 4 kondisi kerusakan jalan, yaitu baik, sedang, rusak ringan, dan rusak berat dengan persentase adalahsebesar:baik 41,43 %, sedang 12,86 %, rusak ringan 28,57 %, dan rusak berat17,14 %.Dari ke empat persentase tersebut diketahui paling tinggi adalah baik, dan yang paling terendah adalah sedang.Tingkat prioritas penanganan jalanruasjalanRate rate-Ladongi STA 00+000 – 14+000 terbagi menjadi 3 kebutuhan penanganan jalan yaitu pemeliharaan rutin 54,29 %, pemeliharaan berkala 28,57 %, dan peningkatan/rekonstruksi 17,14 %.Dari ke tiga persentase tersebut diketahui penanganan paling tinggi adalah pemeliharaan ruitn, dan yang paling terendah adalah peningkatan/rekonstruksi.Upaya yang harusdilakukanyaitu pamerintah perlu menetapkan standar pengawasan sehinggadapatmenilaipelanggaran yang ada dan mengawasikendaraantrukpengangkut material bermuatan lebih yang menyebabkankerusakanjalan.  KataKunci:Jalan Kerusakan, Penanganan, Pemeliharaan.  ABSTRACT The Rate rate-Ladongi road section is one of the roads in the authority of the Sulawesi Tenggara provincial government in the Kolaka Tiimur Regency. This road section has a very vital function in the flow of transportation in Kolaka Tiimur Regency, both the flow of people and goods transport. Therefore, this road section has a very strategic function in the development and economic growth in this region. The decline in road transportation services that have occurred in Kolaka Tiimur Regency, especially in the road linking Rate rate - Ladongi in recent years has indicated that the condition of road damage is getting worse and has become the focus of the community because it not only leads to traffic safety but also increases operating costs vehicle.The objectives to be achieved in this study are: Knowing the level of road damage based on the Surface Distress Index (SDI). Determine the priority of handling road damage needed on the road section. Knowing that efforts must be made to deal with damage to roads in the Rate rate-Landongi road section. The method used in this research is Analytical Descriptive. Descriptive means research focuses on the problems that exist at the present time. The condition of road pavement in the study area can be obtained with accurate and accurate data. Calculation of the Surface Distress Index (SDI) value which is a parameter measuring the functional condition of the road surface based on the Bina Marga method.The results showed that the damage rate on the Rate rate-Ladongi road section 00 + 000 - 14 + 000 was divided into 4 road damage conditions, namely good, moderate, lightly damaged and heavily damaged with a percentage of: good 41.43%, moderate 12.86%, 28.57% lightly damaged, and 17.14% heavily damaged. Of the four percentages, it is known that the highest is good, and the lowest is medium. The priority level of road handling for the road rate Rate-Ladongi STA 00 + 000 - 14 + 000 is divided into 3 road handling needs, namely routine maintenance 54.29%, periodic maintenance 28.57%, and improvement / reconstruction 17.14%. Of the three percentages, it is known that the highest treatment is maintenance, and the lowest is improvement / reconstruction. Efforts must be made namely the government needs to set standards of supervision so that it can assess existing violations and oversee trucks carrying trucks with overloaded material which causes road damage.   Keywords: Road Damage, Preservationt, Maintenance</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pascasarjana Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-09-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/article/view/13949</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jmr.v2i1.13949</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management); Vol.2 No.1 Mei Tahun 2020</dc:source>
	<dc:source>2685-3752</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jmr.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMR/article/view/13949/9722</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management)</dc:rights>
</oai_dc:dc>