Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Peningkatan Pemahaman Tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Pada Generasi Muda

Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat · Vol. 1 No. 2 (2020) · pp. 156–162

DOI
10.36709/amalilmiah.v1i2.9636
ISSN
2714-5778
Published
2020-05-26
Publisher
FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memiliki pola integrasi ekonomi antara negara-negara anggota ASEAN dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau free trade. Bukan hanya terintegrasi di bidang ekonomi, namun juga sosial dan politik. MEA adalah istilah yang hadir di Indonesia yang memiliki dasar yang sama dengan AEC atau ASEAN Economic Community. Dengan digulirkannya MEA pada penghujung 2015 lalu, merupakan titik awal bagi setiap negara anggota ASEAN yang terdiri dari Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Thailand, Cambodia, Laos, Myanmar, Singapore, Vietnam, dan Indonesia, dimana kesepuluh negara tersebut meleburkan batas teritori wilayahnya kedalam sebuah pasar bebas. MEA yang merupakan pasar tunggal di kawasan ASEAN adalah wujud baru bagi politik luar negeri Indonesia dalam interaksinya dengan negara-negara anggota ASEAN lain.Pentingnya pemahaman tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada generasi muda dikarenakan mereka merupakan orang yang akan terkena dampak langsung. Secara teoritis peningkatan pemahaman tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada generasi muda merupakan salah satu wujud membangun Indonesia yang lebih maju.

Keywords

Collaboration network of the authors

8 authors · 17 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
M. Hafizh NabiyyinAffiliation unknown1
Patrice LumumbaAffiliation unknown1
Laode Muhamad FathunAffiliation unknown1
Alfiyah Nur RahmaliaAffiliation unknown1
Della NurlaelaAffiliation unknown1
Husain AbdullahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/amalilmiah/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peningkatan Pemahaman Tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Pada Generasi Muda</dc:title>
	<dc:creator>Sinambela, Stivani Ismawira</dc:creator>
	<dc:creator>Ardiyanti, Dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ASEAN; generasi muda; pasar bebas; pengenalan; MEA</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memiliki pola integrasi ekonomi antara negara-negara anggota ASEAN dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau free trade. Bukan hanya terintegrasi di bidang ekonomi, namun juga sosial dan politik. MEA adalah istilah yang hadir di Indonesia yang memiliki dasar yang sama dengan AEC atau ASEAN Economic Community. Dengan digulirkannya MEA pada penghujung 2015 lalu, merupakan titik awal bagi setiap negara anggota ASEAN yang terdiri dari Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Thailand, Cambodia, Laos, Myanmar, Singapore, Vietnam, dan Indonesia, dimana kesepuluh negara tersebut meleburkan batas teritori wilayahnya kedalam sebuah pasar bebas. MEA yang merupakan pasar tunggal di kawasan ASEAN adalah wujud baru bagi politik luar negeri Indonesia dalam interaksinya dengan negara-negara anggota ASEAN lain.Pentingnya pemahaman tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada generasi muda dikarenakan mereka merupakan orang yang akan terkena dampak langsung. Secara teoritis peningkatan pemahaman tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada generasi muda merupakan salah satu wujud membangun Indonesia yang lebih maju.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-05-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/amalilmiah/article/view/9636</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/amalilmiah.v1i2.9636</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat; Vol 1, No 2 (2020): Edisi Mei 2020; 156-162</dc:source>
	<dc:source>2714-5778</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/amalilmiah/article/view/9636/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>