Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Edukasi Bahaya Konsumsi Lemak Berlebih Dan Pemantauan Status Gizi Pegawai Sektor Formal Di Jakarta

Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat · Vol. 3 No. 1 (2021) · pp. 40–45

DOI
10.36709/amalilmiah.v3i1.19840
ISSN
2714-5778
Published
2021-10-05
Publisher
FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Konsumsi gorengan di Indonesia masih tinggi. Terdapat hubungan positif antara frekuensi konsumsi gorengan dengan komposisi lemak tubuh meliputi body fat dan visceral fat. Peningkatan kadar lemak tubuh selain menyebabkan obesitas juga dapat menyebabkan penurunan kebugaran dan produktivitas kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya konsumsi lemak berlebih dari gorengan dan melakukan pengukuran status gizi pada pegawai sektor formal di Jakarta. Terdapat dua kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi dan pengukuran status gizi pada sasaran. Materi edukasi yang diberikan adalah tentang bahaya konsumsi lemak berlebih bagi kesehatan. Sasaran kegiatan menjalani pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk penilaian status gizi berdasarkan indeks massa tubuh. Kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan terjadi peningkatan pengetahuan sasaran. Sasaran dapat menerima materi dengan baik dan antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan edukasi. Hasil pemantauan status gizi menunjukkan terdapat lebih dari 50% pegawai memiliki status gizi melebihi normal (gemuk dan obesitas).

Keywords

Collaboration network of the authors

2 authors · 1 co-authorship link

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/amalilmiah/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Edukasi Bahaya Konsumsi Lemak Berlebih Dan Pemantauan Status Gizi Pegawai Sektor Formal Di Jakarta</dc:title>
	<dc:creator>Kushargina, Rosyanne</dc:creator>
	<dc:creator>Purnamasari, Tria Astika Endah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">edukasi gizi; gorengan; lemak; status gizi.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Konsumsi gorengan di Indonesia masih tinggi. Terdapat hubungan positif antara frekuensi konsumsi gorengan dengan komposisi lemak tubuh meliputi body fat dan visceral fat. Peningkatan kadar lemak tubuh selain menyebabkan obesitas juga dapat menyebabkan penurunan kebugaran dan produktivitas kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya konsumsi lemak berlebih dari gorengan dan melakukan pengukuran status gizi pada pegawai sektor formal di Jakarta. Terdapat dua kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi dan pengukuran status gizi pada sasaran. Materi edukasi yang diberikan adalah tentang bahaya konsumsi lemak berlebih bagi kesehatan. Sasaran kegiatan menjalani pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk penilaian status gizi berdasarkan indeks massa tubuh. Kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan terjadi peningkatan pengetahuan sasaran. Sasaran dapat menerima materi dengan baik dan antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan edukasi. Hasil pemantauan status gizi menunjukkan terdapat lebih dari 50% pegawai memiliki status gizi melebihi normal (gemuk dan obesitas).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/amalilmiah/article/view/19840</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/amalilmiah.v3i1.19840</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat; Vol 3, No 1 (2021): Edisi November 2021; 40-45</dc:source>
	<dc:source>2714-5778</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/amalilmiah/article/view/19840/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Rosyanne Kushargina, Tria Astika Endah Purnamasari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>