Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Efektivitas Alat Tangkap Bubu Terhadap Hasil Tangkapan Serranidae Berdasarkan Jenis Umpan dan Waktu Hauling di Konawe Selatan

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 17–24

DOI
10.33772/jsipi.v5i1.16306
ISSN
2502-3276
Published
2021-01-31
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Bubu Ikan Karang merupakan alat tangkap tradisional (pasif) yang sebagian besar masih digunakan masyarakat nelayan di Desa Batuputih, Kabupaten Konawe Selatan yang digunakan dalam penangkapan ikan famili Serranidae yang merupakan salah satu jenis ikan karang yang bernilai ekonomis tinggi. Umpan merupakan salah satu bentuk rangsangan (stimulus) yang bersifat fisika dan kimia yang dapat merangsang ikan untuk mendekati alat tangkap dalam proses penangkapan ikan. Secara umum, tingkah laku ikan juga banyak dipengaruhi oleh kondisi perairan. Diduga bahwa penggunaan umpan dapat mendukung keberhasilan alat tangkap bubu. Demikian pula, waktu pengambilan hasil tangkapan (hauling) diduga dapat berdampak pada efektivitas alat tangkap secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penangkapan pada famili Serranidae berdasarkan jenis umpan dan waktu hauling yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental fishing dengan menggunakan bubu sebanyak 12 buah dengan 4 perlakuan. Umpan alami dan waktu hauling pagi (perlakuan I), umpan alami dan waktu hauling sore (perlakuan II), umpan buatan dan waktu hauling pagi (perlakuan III) dan umpan buatan dengan waktu hauling sore (perlakuan IV). Tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil menunjukkan perlakuan III dan IV menghasilkan efektivitas sangat baik dengan nilai 81% dan 70,41% untuk famili Serranidae. Data ini menunjukan bahwa nelayan yang ingin menangkap jenis ikan ini maka disarankan menggunakan umpan buatan pada waktu hauling waktu pagi dan sore hari.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 123 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology14
Abdullah AbdullahAffiliation unknown13
Muslim TadjuddahAffiliation unknown11
Hasnia AramiAffiliation unknown10
Syamsul KamriAffiliation unknown7
Isnawati IsnawatiAffiliation unknown2
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo2
Romy KetjulanAffiliation unknown1
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
Ander IbrahimAffiliation unknown1
AbdullahAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Nur InsyaniaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Maliyati MaliyatiAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown1
Dito HermansyahAffiliation unknown1
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown1
Ermayanti IshakAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Kabiruddin KabiruddinUniversitas Halu Oleo1
Mimiatin MimiatinAffiliation unknown1
Fajri SubhanyAffiliation unknown1
Nurdiana A.Affiliation unknown1
. AmimiAffiliation unknown1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
Asmawati AhmadAffiliation unknown1
Jumriani BAffiliation unknown1
Nurlela NurlelaAffiliation unknown1
Kumala Sari Ode MurhumAffiliation unknown1
Andi M. Nur FajarAffiliation unknown1
Syahdan SyarifAffiliation unknown1
Yusran MustafaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Efektivitas Alat  Tangkap Bubu Terhadap Hasil Tangkapan Serranidae Berdasarkan Jenis Umpan dan Waktu Hauling di Konawe Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Saputri, Evi Arum</dc:creator>
	<dc:creator>Anadi, La</dc:creator>
	<dc:creator>Alimina, Naslina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bubu, Umpan, Serranidae, Waktu hauling</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bubu Ikan Karang merupakan alat tangkap tradisional (pasif) yang sebagian besar masih digunakan masyarakat nelayan di Desa Batuputih, Kabupaten Konawe Selatan yang digunakan dalam penangkapan ikan famili Serranidae yang merupakan salah satu jenis ikan karang yang bernilai ekonomis tinggi. Umpan merupakan salah satu bentuk rangsangan (stimulus) yang bersifat fisika dan kimia yang dapat merangsang ikan untuk mendekati alat tangkap dalam proses penangkapan ikan.  Secara umum, tingkah laku ikan juga banyak dipengaruhi oleh kondisi perairan.  Diduga bahwa penggunaan umpan dapat mendukung keberhasilan alat tangkap bubu. Demikian pula, waktu pengambilan hasil tangkapan (hauling) diduga dapat berdampak pada efektivitas alat tangkap secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penangkapan pada famili Serranidae berdasarkan jenis umpan dan waktu hauling yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental fishing dengan menggunakan bubu sebanyak 12 buah dengan 4 perlakuan. Umpan alami dan waktu hauling pagi (perlakuan I), umpan alami dan waktu hauling sore (perlakuan II), umpan buatan dan waktu hauling pagi (perlakuan III) dan umpan buatan dengan waktu hauling sore (perlakuan IV). Tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil menunjukkan perlakuan III dan IV menghasilkan efektivitas sangat baik dengan nilai 81% dan 70,41% untuk famili Serranidae. Data ini menunjukan bahwa nelayan yang ingin menangkap jenis ikan ini maka disarankan menggunakan umpan buatan pada waktu hauling waktu pagi dan sore hari. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/16306</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v5i1.16306</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 5, No 1 (2021): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN; 17-24</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/16306/10945</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Evi Arum Saputri, La Anadi, Naslina Alimina</dc:rights>
</oai_dc:dc>