Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Struktur Ukuran dan Parameter Populasi Rajungan (Portunus pelagicus, Linnaeus 1758) di Perairan Toronipa, Sulawesi Tenggara, Indonesia

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 1 No. 1 (2019)

DOI
10.33772/jsipi.v1i1.6589
ISSN
2502-3276
Published
2019-05-11
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ukuran dan parameter populasi rajungan (P. pelagicus) di perairan Toronipa yang dilakukan pada bulan Maret sampai Agustus 2014. Total sampel yang diperoleh adalah 376 ekor rajungan jantan dan 331 ekor rajungan betina. Kelas ukuran lebar karapas rajungan yang banyak tertangkap selama penelitian berkisar 95,84 mm – 106,35 mm untuk jantan dan 90,97 mm – 105,15 mm untuk betina. Data lebar karapas rajungan yang diperoleh dianalisis dan ditemukan 3 rata-rata kelompok ukuran (kohort). Ukuran lebar karapas rajungan tersebut dominan berada pada rata-rata 91,92 mm. Parameter populasi CW∞, K, and t 0 rajungan jantan dan betina terdapat kecenderungan nilai yang berbeda, yaitu CW∞ = 155,76 mm, K = 0,83/year, dan t 0 = - 0,126 untuk rajungan jantan, sedang CW∞ = 184,82 mm, K = 0,43/year, dan t 0 = - 0,231 untuk betina. Data parameter populasi rajungan tersebut mengindikasikan bahwa rajungan di perairan ini diusahakan dijaga/dipelihara dan dikelola baik karena nilai K kedua jenis kelamin relatif rendah dan akan membutuhkan waktu lama untuk mencapai nilai CW∞ kedua jenis kelamin. Diharapkan data dalam penelitian ini dapat menjadi bahan merumuskan pengelolaan rajungan agar supaya populasinya dapat dipertahankan. Kata Kunci:Struktur ukuran, Parameter populasi, Portunus pelagicus, Perairan Toronipa.

Collaboration network of the authors

40 authors · 71 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo6
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo3
Nur IrawatiAffiliation unknown2
Muhtar MuhtarAffiliation unknown2
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown2
Muhammad Irfan BasriUniversitas Halu Oleo1
Naslina AliminaUniversitas Halu Oleo1
Zul ChaidirUniversitas Halu Oleo1
Yustika Intan PermatahatiAffiliation unknown1
Sudarno SudarnoAffiliation unknown1
Hasnia AramiUniversitas Halu Oleo1
Muslim TadjuddahUniversitas Halu Oleo1
Marni MarniUniversitas Halu Oleo1
Rosmiati RosmiatiAffiliation unknown1
Endang Rahmi HuteAffiliation unknown1
Muhammad RamliAffiliation unknown1
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo1
Gusrin GusrinUniversitas Halu Oleo1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
Baru SadarunAffiliation unknown1
Dasmin SiduAffiliation unknown1
Muis MuisAffiliation unknown1
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo1
Ira IraAffiliation unknown1
La RiandaAffiliation unknown1
La HadifaAffiliation unknown1
. EmiyartiAffiliation unknown1
Wardha IsjayantiAffiliation unknown1
Hardianti HardiantiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Maniati ManiatiAffiliation unknown1
Hasnia AramiAffiliation unknown1
Ode Ali Akbar HamidAffiliation unknown1
Sri Aswanti Nun SugianAffiliation unknown1
Siti Nurhajja TasidaleAffiliation unknown1
. AsriyanaAffiliation unknown1
Exfar Alli RidwanAffiliation unknown1
Apriawan Arufi PutraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Struktur Ukuran dan Parameter Populasi Rajungan   (Portunus pelagicus, Linnaeus 1758) di Perairan Toronipa,   Sulawesi Tenggara, Indonesia</dc:title>
	<dc:creator>Muchtar, Ari Sandy</dc:creator>
	<dc:creator>Sara, La</dc:creator>
	<dc:creator>Asriyana, Asriyana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ukuran dan parameter populasi rajungan (P. pelagicus) di perairan Toronipa yang dilakukan pada bulan Maret sampai Agustus 2014. Total sampel yang diperoleh adalah 376 ekor rajungan jantan dan 331 ekor rajungan betina. Kelas ukuran lebar karapas rajungan yang banyak tertangkap selama penelitian berkisar 95,84 mm – 106,35 mm untuk jantan dan 90,97 mm – 105,15 mm untuk betina. Data lebar karapas rajungan yang diperoleh dianalisis dan ditemukan 3 rata-rata kelompok ukuran (kohort). Ukuran lebar karapas rajungan tersebut dominan berada pada rata-rata 91,92 mm. Parameter populasi CW∞, K, and t 0 rajungan jantan dan betina terdapat kecenderungan nilai yang berbeda, yaitu CW∞ = 155,76 mm, K = 0,83/year, dan t 0 = - 0,126 untuk rajungan jantan, sedang CW∞ = 184,82 mm, K = 0,43/year, dan t 0 = - 0,231 untuk betina. Data parameter populasi rajungan tersebut mengindikasikan bahwa rajungan di perairan ini diusahakan dijaga/dipelihara dan dikelola baik karena nilai K kedua jenis kelamin relatif rendah dan akan membutuhkan waktu lama untuk mencapai nilai CW∞ kedua jenis kelamin. Diharapkan data dalam penelitian ini dapat menjadi bahan merumuskan pengelolaan rajungan agar supaya populasinya dapat dipertahankan. Kata Kunci:Struktur ukuran, Parameter populasi, Portunus pelagicus, Perairan Toronipa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-05-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/6589</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v1i1.6589</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 1, No 1 (2017): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/6589/4829</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/downloadSuppFile/6589/526</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/downloadSuppFile/6589/527</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan / Journal of Fishery and Innovation (JSIPi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>