Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Interval Waktu Penyuntikan Hormon Pertumbuhan Rekombinan Ikan Kerapu Kertang (rElGH) yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Respon Fisiologis Ikan Sidat (Anguilla bicolor)

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 6 No. 1 (2022) · pp. 52–65

DOI
10.33772/jsipi.v6i1.12665
ISSN
2502-3276
Published
2022-01-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian rGH secara injeksi terhadap pertumbuhan dan respon fisiologis ikan sidat (A.bicolor). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Masagena Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara mulai dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 2019. Sejumlah 60 ekor ikan sidat dipelihara di dalam 12 karamba kayu ukuran 1x1x1 m3 dengan padat penebaran tiap unit 5 ekor /m3 selama 48 hari pemeliharaan. Empat jenis perlakuan diterapkan dengan interval waktu yang berbeda yakni perlakuan (A) tanpa rGH, (B) 5 hari sekali, (C) 7 hari sekali dan (D) 9 hari sekali. rGH yang digunakan berasal dari ikan kerapu kertang (rElGH). Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi Pertumbuhan mutlak, rasio konversi pakan (RKP), retensi protein, kelangsungan hidup, analisis hepatosomatik indeks, analisis visceralsomatik indeks, analisis ekskresi total amoniak nitrogen, analisis kadar glukosa dan analisis kadar glikogen hati dan otot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 21±1,11, 23±3,97, 33±6.97, dan 34±1,22. Rasio konversi pakan (RKP) ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 2,74±0,23, 2,53±0,63, 1,75±0,47, dan 1,48±0.09. Retensi protein ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 14,13±1,11, 16,56±1,89, 17,60±0,33 dan 17,87±0,97. Kelulushidupan (SR) ikan sidat pada seluruh perlakuan sebesar 100%. Hepatosomatik indeks ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 1,49±0,01, 1,54±0,01, 1,51±0,01, dan 1,57±0,02. Visceral somatik indeks ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 2,68±0,32, 2,69±0,35, 2,28±0,07, dan 2,44±0,02. TAN ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 0,04±0,01, 0,03±0,01, 0,02±0,01, dan 0,02±0,01. Kadar glukosa ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 15,42±2,59, 19,23±5,28, 29,93±3,76, dan 32,45±3,26. Kadar glikogen hati ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 26,56±2,65, 30,31±2,49, 35,03±1,69, dan 37,75±2,65. Kadar glikogen otot ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 17,06±2,58, 19,22±4,42, 26,24±1,03, dan 28,74±2,32. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interval waktu penyuntikan hormon pertumbuhan rekombinan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan sidat adalah 9 hari sekali.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 115 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo15
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown10
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo8
Oce AstutiAffiliation unknown8
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo7
. YusnainiAffiliation unknown5
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Azuka B. YuukannaAffiliation unknown1
Sukriawan SukriawanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Kasrun IjalAffiliation unknown1
Husni Dilla AstariAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Waode MuliatiAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
Abdul khalikAffiliation unknown1
Anwar AnwarAffiliation unknown1
Anci LawaoAffiliation unknown1
Rani RaniAffiliation unknown1
Wellem Hendrik MuskitaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Esri YantiAffiliation unknown1
. SarniatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Interval Waktu Penyuntikan Hormon Pertumbuhan Rekombinan Ikan Kerapu Kertang (rElGH) yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Respon  Fisiologis Ikan Sidat (Anguilla bicolor)</dc:title>
	<dc:creator>Majid, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sidat, pertumbuhan, rekombinan, injeksi, analisis fisiologis.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian rGH secara injeksi terhadap pertumbuhan dan respon fisiologis ikan sidat (A.bicolor).  Penelitian ini dilaksanakan di Desa Masagena Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara mulai dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 2019.  Sejumlah 60 ekor ikan sidat dipelihara di dalam 12  karamba kayu ukuran 1x1x1 m3 dengan padat penebaran tiap unit 5 ekor /m3 selama 48 hari pemeliharaan. Empat jenis perlakuan diterapkan  dengan interval waktu yang berbeda yakni perlakuan (A) tanpa rGH, (B) 5 hari sekali, (C) 7 hari sekali dan (D) 9 hari sekali.  rGH yang digunakan berasal dari ikan kerapu kertang (rElGH). Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi Pertumbuhan mutlak, rasio konversi pakan (RKP), retensi protein, kelangsungan hidup, analisis hepatosomatik indeks, analisis visceralsomatik indeks, analisis ekskresi total amoniak nitrogen, analisis kadar glukosa dan analisis kadar glikogen hati dan otot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar  21±1,11,  23±3,97,  33±6.97, dan  34±1,22.  Rasio konversi pakan (RKP) ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar  2,74±0,23,  2,53±0,63,  1,75±0,47, dan  1,48±0.09.  Retensi protein ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 14,13±1,11,  16,56±1,89,  17,60±0,33 dan  17,87±0,97. Kelulushidupan (SR) ikan sidat pada seluruh perlakuan sebesar 100%.   Hepatosomatik indeks ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 1,49±0,01, 1,54±0,01, 1,51±0,01, dan 1,57±0,02. Visceral somatik indeks ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 2,68±0,32, 2,69±0,35, 2,28±0,07, dan 2,44±0,02. TAN  ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 0,04±0,01, 0,03±0,01, 0,02±0,01, dan  0,02±0,01. Kadar glukosa ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar  15,42±2,59, 19,23±5,28,  29,93±3,76, dan  32,45±3,26. Kadar glikogen hati ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar  26,56±2,65, 30,31±2,49,  35,03±1,69, dan  37,75±2,65. Kadar glikogen otot ikan sidat pada perlakuan A, B, C dan D masing-masing sebesar 17,06±2,58, 19,22±4,42,  26,24±1,03, dan  28,74±2,32.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa interval waktu penyuntikan hormon pertumbuhan rekombinan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan sidat adalah 9 hari sekali.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/12665</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v6i1.12665</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 6, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN; 52-65</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/12665/13863</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/downloadSuppFile/12665/1535</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 abdul majid, muhammad Idris, Agus Kurnia</dc:rights>
</oai_dc:dc>