Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Distribusi Dan Status Kontaminasi Logam Berat Dalam Sedimen Permukaan Di Pesisir Ranokomea, Poleang Barat, Kabupaten Bombana

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 6 No. 1 (2022) · pp. 19–26

DOI
10.33772/jsipi.v6i1.18603
ISSN
2502-3276
Published
2022-01-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Sampel sedimen dikumpulkan dari pesisir Ranokomea dengan tujuan untuk mengetahui distribusi logam berat, hubungan logam berat dengan bahan organik, dan tingkat kontaminasi logam berat dalam sedimen. Konsentrasi logam berat ditentukan menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), hubungan logam berat dengan bahan organik menggunakan analisis korelasi, dan tingkat kontaminasi logam berat ditentukan berdasrkan nilai CF dan I-geo. Konsentrasi logam Cu dan Zn dalam sedimen pada masing-masing stasiun berturut-turut LJ.1 (0.720 ppm, 5.860 ppm), LLJ.1 (0.761 ppm, 6.342 ppm), dan RJ.1 (0.712 ppm, 5.735 ppm), dengan nilai rata-rata konsentrasi logam Cu 0.731 ppm, dan Zn 5.979 ppm, hubungan logam berat dengan bahan organik menunjukan nilai positif, nilai CF yang diperoleh CF1, dengan nilai rata-rata Cu 0.13 dan Zn 0.085, nilai I-geo yang diperoleh I-geo0, dengan nilai rata-rata Cu -1.752 dan Zn -0.944. Konsentrasi logam berat Cu dan Zn di lokasi penelitian menunjukkan lebih rendah pada daerah yang jauh dari jetty (kanan jetty), dan tinggi pada daerah lebih dekat dengan muara sungai (kiri jetty) atau RJ.1LJ.1LLJ.1, tingginya kandungan bahan organik dalam sedimen diikuti dengan peningkatan konsentrasi logam Cu dan Zn, dan tingkat kontaminasi logam Cu dan Zn dalam sedimen di pesisir Ranokomea masih dalam kategori kontaminasi rendah dan belum tercemar.

Keywords

Collaboration network of the authors

37 authors · 78 co-authorship links · 14 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Universitas Papua
  • University of Miyazaki
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad RamliAffiliation unknown3
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown2
. AsmadinAffiliation unknown2
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown2
Popi AmeliaAffiliation unknown2
Arif WidiyatmokoState University of Semarang1
Zaenuri ZaenuriState University of Semarang1
Daiki NakamuraUniversity of Miyazaki1
Asri DjauharUniversitas Sulawesi Tenggara1
Nasir Andi BasoAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo1
Muhammad SaifulAffiliation unknown1
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo1
Asria Agustina AnsaAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
Faisal FaisalAffiliation unknown1
La Ode Ibnu HartomoAffiliation unknown1
Hardiana HardianaAffiliation unknown1
Ira IraAffiliation unknown1
Arwan Arif RahmanAffiliation unknown1
Tti DesmariAffiliation unknown1
. EmiyartiAffiliation unknown1
Wa FitrianiAffiliation unknown1
Emiyarti EmiyartiUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode Devilian SavitriAffiliation unknown1
Siti Nening FadilaAffiliation unknown1
Asmadin AsmadinAffiliation unknown1
Wd Almasari Indah FajarwatyAffiliation unknown1
. NurbiahAffiliation unknown1
Yuslan YuslanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Distribusi Dan Status Kontaminasi Logam Berat Dalam Sedimen Permukaan Di Pesisir Ranokomea, Poleang Barat, Kabupaten Bombana</dc:title>
	<dc:creator>Pratikino, A. Ginong</dc:creator>
	<dc:creator>Erawan, Muhammad Trial Fiar</dc:creator>
	<dc:creator>Subhan, Subhan</dc:creator>
	<dc:creator>Rahman, Arwan Arif</dc:creator>
	<dc:creator>Kolibongso, Duaitd</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyudi, Adi Imam</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sedimen; logam berat; bahan organik; CF; I-geo</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sampel sedimen dikumpulkan dari pesisir Ranokomea dengan tujuan untuk mengetahui distribusi logam berat, hubungan logam berat dengan bahan organik, dan tingkat kontaminasi logam berat dalam sedimen. Konsentrasi logam berat ditentukan menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), hubungan logam berat dengan bahan organik menggunakan analisis korelasi, dan tingkat kontaminasi logam berat ditentukan berdasrkan nilai CF dan I-geo. Konsentrasi logam Cu dan Zn dalam sedimen pada masing-masing stasiun berturut-turut LJ.1 (0.720 ppm, 5.860 ppm), LLJ.1 (0.761 ppm, 6.342 ppm), dan RJ.1 (0.712 ppm, 5.735 ppm), dengan nilai rata-rata konsentrasi logam Cu 0.731 ppm, dan Zn 5.979 ppm, hubungan logam berat dengan bahan organik menunjukan nilai positif, nilai CF yang diperoleh CF1, dengan nilai rata-rata Cu 0.13 dan Zn 0.085, nilai I-geo yang diperoleh I-geo0, dengan nilai rata-rata Cu -1.752 dan Zn -0.944. Konsentrasi logam berat Cu dan Zn di lokasi penelitian menunjukkan lebih rendah pada daerah yang jauh dari jetty (kanan jetty), dan tinggi pada daerah lebih dekat dengan muara sungai (kiri jetty) atau RJ.1LJ.1LLJ.1, tingginya kandungan bahan organik dalam sedimen diikuti dengan peningkatan konsentrasi logam Cu dan Zn, dan tingkat kontaminasi logam Cu dan Zn dalam sedimen di pesisir Ranokomea masih dalam kategori kontaminasi rendah dan belum tercemar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/18603</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v6i1.18603</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 6, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN; 19-26</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/18603/13862</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 A. Ginong Pratikino, Muhammad Trial Fiar Erawan, Subhan Subhan, Arwan Arif Rahman, Duaitd Kolibongso, Adi Imam Wahyudi</dc:rights>
</oai_dc:dc>