Wakatobi merupakan wilayah dengan sumberdaya perikanan yang cukup melimpah. Sumberdaya perikanan dan kelautan di wilayah tersebut dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian oleh 26.174 orang nelayan atau sekitar 27,61 persen dari jumlah populasi. Secara keseluruhan, usaha penangkapan ikan pelagis besar di Wakatobi saat ini cukup berkembang sebagai perikanan rakyat dengan jenis-jenis ikan yang dominan tertangkap adalah jenis ikan tongkol (Auxis thazard), cakalang (Katsuwonus pelamis), dan tuna sirip kuning (Thunnus albacares). Alat tangkap yang digunakan adalah pancing tonda dan pancing ulur yang dioperasikan oleh 1 sampai 2 orang nelayan per unit perahu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan alat tangkap pancing tonda dan pancing ulur untuk kegiatan penangkapan ikan pelagis besar di Wakatobi. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Agustus sampai Oktober 2018. Metode yang digunakan adalah metode survei. Analisis yang digunakan adalah analisis finansial terhadap alat tangkap yang terdiri atas analisis pendapatan usaha (, analisis BEP (break even point), dan analisis NPV (net present value). Berdasarkan hasil analisis, bahwa kelayakan usaha dari alat tangkap pancing tonda dan pancing ulur di Wakatobi dikatakan layak untuk dikembangkan karena semua syarat kriteria kelayakan usaha dapat dipenuhi. Kata kunci: kelayakan usaha, alat tangkap, ikan pelagis besar, Wakatobi
Collaboration network of the authors
11 authors ·
16 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.