Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pertumbuhan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Dikultur pada Sistem Bioflok dengan Penambahan Probiotik

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 1 No. 2 (2019)

DOI
10.33772/jsipi.v1i2.6591
ISSN
2502-3276
Published
2019-05-11
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian tentang pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dikultur pada sistem bioflok dengan penambahan probiotik telah dilakukan selama 40 hari di Laboratorium unit produksi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari. Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis probiotik yang tepat, dan mampu meningkatkan pertumbuhan udang vaname pada budidaya sistem bioflok. Penelitian didesain dengan menggunakan Rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah A (tanpa bioflok), B (bioflok), C (bioflok + probiotik 108CFU/mL), D (bioflok + probiotik 1010CFU/mL), dan E (bioflok + probiotik 1012CFU/mL). Wadah yang digunakan adalah akuarium berukuran 35x35x40 cm, dilengkapi aerasi. Hewan uji adalah juvenil udang vaname berukuran 3 – 4 g, yang dipelihara dengan kepadatan 20 ekor/akuarium. Selama pemeliharaan udang diberi pakan sebanyak 5% dari biomassa udang. Penambahan molase dilakukan setiap pagi ke media bioflok sebanyak 4 g. Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan mutlak rata-rata, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, dan retensi protein, namun tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap volume flok. Secara umum terlihat bahwa perlakuan terbaik didapatkan pada penggunaan bioflok dengan penambahan probiotik 1010CFU/mL. Kata kunci: Pertumbuhan, udang vaname, Litopenaeus vannamei, bioflok, probiotik

Collaboration network of the authors

40 authors · 107 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown19
Oce AstutiAffiliation unknown13
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo12
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo11
. YusnainiAffiliation unknown7
Abdul M. BalubiAffiliation unknown5
Wa IbaUniversitas Halu Oleo5
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo4
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo2
Anshar AnsharAffiliation unknown2
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo2
Edi EdiAffiliation unknown2
Siti ManfusAffiliation unknown2
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ayub M. PadangaranAffiliation unknown1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Azuka B. YuukannaAffiliation unknown1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RusminaAffiliation unknown1
Sukriawan SukriawanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Kasrun IjalAffiliation unknown1
Husni Dilla AstariAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Waode MuliatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pertumbuhan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Dikultur   pada Sistem Bioflok dengan Penambahan Probiotik</dc:title>
	<dc:creator>Dahlan, Jon</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian tentang pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dikultur pada sistem bioflok dengan penambahan probiotik telah dilakukan selama 40 hari di Laboratorium unit produksi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari. Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis probiotik yang tepat, dan mampu meningkatkan pertumbuhan udang vaname pada budidaya sistem bioflok. Penelitian didesain dengan menggunakan Rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah A (tanpa bioflok), B (bioflok), C (bioflok + probiotik 108CFU/mL), D (bioflok + probiotik 1010CFU/mL), dan E (bioflok + probiotik 1012CFU/mL). Wadah yang digunakan adalah akuarium berukuran 35x35x40 cm, dilengkapi aerasi. Hewan uji adalah juvenil udang vaname berukuran 3 – 4 g, yang dipelihara dengan kepadatan 20 ekor/akuarium. Selama pemeliharaan udang diberi pakan sebanyak 5% dari biomassa udang. Penambahan molase dilakukan setiap pagi ke media bioflok sebanyak 4 g. Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan mutlak rata-rata, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, dan retensi protein, namun tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap volume flok. Secara umum terlihat bahwa perlakuan terbaik didapatkan pada penggunaan bioflok dengan penambahan probiotik 1010CFU/mL.  Kata kunci: Pertumbuhan, udang vaname, Litopenaeus vannamei, bioflok, probiotik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-05-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/6591</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v1i2.6591</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 1, No 2 (2017): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/6591/4831</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/downloadSuppFile/6591/532</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan / Journal of Fishery and Innovation (JSIPi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>