Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Ketebalan Lapisan Bagian Puncak dan Dasar Mutiara Kerang Mabe (Pteria penguin)

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 4 No. 2 (2020) · pp. 45–52

DOI
10.33772/jsipi.v4i2.13123
ISSN
2502-3276
Published
2020-07-26
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengamati karakteristik lapisan bagian puncak (top) dan dasar (base) mutiara blister (Pteria penguin) berdasarkan ukuran cangkang. Penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan pada lokasi budidaya mutiara mabe di Perairan Palabusa Selat Buton Sulawesi Tenggara. Hewan uji dua kelompok berdasarkan ukuran cangkang masing-masing 40 ekor. Kelompok pertama (K1) berukuran rata-rata tinggi 72,41 mm, panjang 87,89 mm, dan tebal 25,32 mm; Kelompok kedua (K2) berukuran rata-rata tinggi 89,03 mm, panjang 105,87 mm dan tebal 29,57 mm. Parameter yang diukur adalah ketebalan lapisan mutiara pada bagian atas, puncak (top) dan ketebalan lapisan pada bagian dasar (base), dan morfometrik cangkang karang. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif terhadap lapisan base dan top dengan ukuran cangkang antara panjang, tinggi, dan tebal. Ketebalan lapisan mutiara pada bagian top K2 yaitu 0.23±0.06 mm, lebih tinggi dari K1 yaitu 0.22±0.05 mm, demikian juga ketebalan lapisan mutiara bagian base pada kerang K2 yaitu 0.32±0.09 mm lebih tinggi dari pada K1 yaitu 0.30±0.06 mm. Makin tebal ukuran cangkang, cenderung menghasilkan mutiara yang lebih tebal.

Keywords

Collaboration network of the authors

8 authors · 15 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jumriati JumriatiAffiliation unknown2
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RamliUniversitas Halu Oleo1
Zainuddin SaenongUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Ketebalan Lapisan Bagian Puncak dan Dasar Mutiara Kerang Mabe (Pteria penguin)</dc:title>
	<dc:creator>Sansibar, Sansibar</dc:creator>
	<dc:creator>Yusnaini, Yusnaini</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">lapisan mutiara, kerang mutara mabe (Pteria penguin)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah mengamati karakteristik lapisan bagian puncak (top) dan dasar (base) mutiara blister (Pteria penguin) berdasarkan ukuran cangkang. Penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan pada lokasi budidaya mutiara mabe di Perairan Palabusa Selat Buton Sulawesi Tenggara. Hewan uji dua kelompok berdasarkan ukuran cangkang masing-masing 40 ekor. Kelompok pertama (K1) berukuran rata-rata tinggi 72,41 mm, panjang 87,89 mm, dan tebal 25,32 mm; Kelompok kedua (K2) berukuran rata-rata tinggi 89,03 mm, panjang 105,87 mm dan tebal 29,57 mm. Parameter yang diukur adalah ketebalan lapisan mutiara pada bagian atas, puncak (top) dan ketebalan lapisan pada bagian dasar (base), dan morfometrik cangkang karang. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif terhadap lapisan base dan top dengan ukuran cangkang antara panjang, tinggi, dan tebal. Ketebalan lapisan mutiara pada bagian top K2 yaitu 0.23±0.06 mm, lebih tinggi dari K1 yaitu 0.22±0.05 mm, demikian juga ketebalan lapisan mutiara bagian base pada kerang K2 yaitu 0.32±0.09 mm lebih tinggi dari pada K1 yaitu 0.30±0.06 mm. Makin tebal ukuran cangkang, cenderung menghasilkan mutiara yang lebih tebal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/13123</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v4i2.13123</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 4, No 2 (2020): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN; 45-52</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/13123/9097</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Sansibar Sansibar, Yusnaini Yusnaini, Muhammad Idris</dc:rights>
</oai_dc:dc>