Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Penggunaan Bahan Aktif Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L) untuk Menghambat Pertumbuhan Bakteri Vibrio harveyi Penyebab Penyakit pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Secara in Vitro

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 1 No. 2 (2017)

DOI
10.33772/jsipi.v1i2.6607
ISSN
2502-3276
Published
2017-07-11
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Permasalahan yang timbul dalam usaha budidaya udang vaname salah satunya adalah penyakit vibriosis (udang menyala) yang disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi. Salah satu strategi pengendalian secara biologis untuk meningkatkan resistensi penyakit pada organisme akuakultur adalah dengan pemberian ekstrak daun jambu biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi antibakteri ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) terhadap bakteri V. harveyi RfR melalui uji in vitro. Perlakuan meliputi (A) 1250 ppm, (B) 3250 ppm, (C) 5250 ppm, dan tanpa pemberian ekstrak daun jambu biji (kontrol). Penghambatan tumbuh bakteri ditandai dengan terbentuknya zona bening di sekitar kertas Whatman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun daun jambu biji dapat menghambat pertumbuhan bakteri V. harveyi secara in vitro pada dosis 1250 ppm yaitu sebesar 1,8 cm, sedangkan pada dosis 3250 ppm yaitu sebesar 2,3 cm dan 5250 ppm yaitu sebesar 3,2 cm. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun jambu biji dengan dosis 5250 ppm menghasilkan daya hambat tertinggi terhadap pertumbuhan bahteri V. harveyi RfR. Kata kunci: Dosis, Litopenaeus vannamei, ekstrak daun jambu biji, Vibrio harveyi

Collaboration network of the authors

40 authors · 100 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo19
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo14
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown10
Oce AstutiAffiliation unknown10
. YusnainiAffiliation unknown7
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown5
Wa IbaUniversitas Halu Oleo4
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown3
Kadir SabiluAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Linianti LiniantiAffiliation unknown1
Maulidiyah MaulidiyahAffiliation unknown1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Putu ArimbawaAffiliation unknown1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penggunaan Bahan Aktif Ekstrak Daun Jambu Biji  (Psidium guajava L) untuk Menghambat Pertumbuhan Bakteri Vibrio harveyi  Penyebab Penyakit pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)  Secara in Vitro</dc:title>
	<dc:creator>Santi, Santi</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US"> Permasalahan yang timbul dalam usaha budidaya udang vaname salah satunya adalah  penyakit vibriosis (udang menyala) yang disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi. Salah satu  strategi  pengendalian secara  biologis  untuk  meningkatkan  resistensi  penyakit  pada  organisme akuakultur  adalah  dengan  pemberian  ekstrak daun jambu biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi antibakteri ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava)  terhadap bakteri V. harveyi RfR melalui uji in vitro.  Perlakuan  meliputi (A) 1250 ppm, (B) 3250 ppm, (C) 5250 ppm, dan tanpa pemberian ekstrak daun jambu biji (kontrol). Penghambatan tumbuh bakteri ditandai dengan terbentuknya zona bening di sekitar kertas Whatman. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa pemberian ekstrak  daun  daun jambu biji dapat  menghambat  pertumbuhan  bakteri V. harveyi  secara in vitro pada dosis 1250 ppm yaitu sebesar 1,8 cm, sedangkan pada dosis 3250 ppm yaitu sebesar 2,3 cm dan 5250 ppm yaitu sebesar 3,2 cm. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun jambu biji dengan dosis 5250 ppm menghasilkan daya hambat tertinggi terhadap pertumbuhan bahteri V. harveyi RfR. Kata kunci: Dosis, Litopenaeus  vannamei, ekstrak daun jambu biji, Vibrio harveyi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-07-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/6607</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v1i2.6607</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 1, No 2 (2017): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/6607/4849</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/downloadSuppFile/6607/533</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan / Journal of Fishery and Innovation (JSIPi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>