Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Selektivitas Jaring Insang Terhadap Jenis Ikan Selar (Selar Sp) di Perairan Desa Latawe Kecamatan Napano Kusambi Kabupaten Muna Barat

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 6 No. 1 (2022) · pp. 44–51

DOI
10.33772/jsipi.v6i1.14475
ISSN
2502-3276
Published
2022-01-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Mata jaring merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang tingkat efektivitas alat tangkap jaring insang. Kecenderungan nelayan menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap jaring insang dengan berbagai ukuran mata jaring dikhawatirkan akan mengganggu kelestarian populasi ikan apabila tidak dikendalikan. Penelitian ini menggunakan ukuran mata jaring 2’’ dan 2,25’. Tujuan penelitian ini antara lain: 1) Mengkaji tingkat selektivitas jaring insang yang digunakan nelayan terhadap hasil tangkapan ikan selar; 2) Mengetahui ukuran dan tingkat kematangan gonad ikan selar yang tertangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Jaring insang yang digunakan di Perairan Desa Latawe untuk mata jaring 2” memiliki shortening sebesar 45,3% dan hanging ratio sebesar 54,7% dengan nilai bukaan mata jaring secara vertikal sebesar 2,30 cm dan secara horisontal 2,78 cm. Untuk mata jaring 2,25” yang memiliki nilai shortening sebesar 43,6% dan hanging ratio sebesar 56,4% memiliki nilai bukaan mata jaring secara vertikal 2,49 cm dan secara horizontal sebesar 3,22 cm. 2) Ukuran matang gonad pertama kali ikan selar jantan dan betina pada mata jaring 2” yaitu 25,99 cm dan 22,52 cm sedangkan ukuran matang gonad pertama kali ikan selar jantan dan betina pada mata jaring 2,25” yaitu 24,43 cm dan 23,22 cm. Penelitian ini merekomendasikan agar nelayan menggunakan ukuran mata jaring 2,25’’ untuk menagkap ikan selar di Perairan Desa Latawe karena lehih produktif karena ukuran ikan hasil tangkapan lebih besar. Kata kunci: Ikan Selar, Perairan Desa Latawe, Selektivitas Jaring Insang

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 129 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology15
Abdullah AbdullahAffiliation unknown14
Naslina AliminaAffiliation unknown11
Syamsul KamriAffiliation unknown9
Hasnia AramiAffiliation unknown9
Nur Isiyana WiantiAffiliation unknown3
Suriana SurianaAffiliation unknown3
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown2
Tjandra BuanaAffiliation unknown2
Isnawati IsnawatiAffiliation unknown2
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo2
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
Resnawati ResnawatiAffiliation unknown1
AbdullahAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Yusril YusrilAffiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Nur InsyaniaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Fina MirantiAffiliation unknown1
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo1
Agusno AgusnoAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Aldi JuardinAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown1
Dito HermansyahAffiliation unknown1
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown1
Ermayanti IshakAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Evi Arum SaputriAffiliation unknown1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
La Ode Tahir SampagaAffiliation unknown1
Mimiatin MimiatinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Selektivitas Jaring Insang Terhadap Jenis Ikan Selar (Selar Sp) di Perairan Desa Latawe Kecamatan Napano Kusambi  Kabupaten Muna Barat</dc:title>
	<dc:creator>Kabiruddin, Kabiruddin</dc:creator>
	<dc:creator>Anadi, La</dc:creator>
	<dc:creator>Tadjuddah, Muslim</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kata kunci: Perairan Desa Latawe, Ikan Selar, Selektivitas Jaring Insang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mata jaring merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang tingkat efektivitas alat tangkap jaring insang. Kecenderungan nelayan menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap jaring insang dengan berbagai ukuran mata jaring dikhawatirkan akan mengganggu kelestarian populasi ikan apabila tidak dikendalikan. Penelitian ini menggunakan ukuran mata jaring 2’’ dan 2,25’. Tujuan penelitian ini antara lain : 1) Mengkaji tingkat selektivitas jaring insang yang digunakan nelayan terhadap hasil tangkapan ikan selar; 2) Mengetahui ukuran dan tingkat kematangan gonad ikan selar yang tertangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Jaring insang yang digunakan di Perairan Desa Latawe untuk mata jaring 2” memiliki shortening sebesar 45,3% dan hanging ratio sebesar 54,7% dengan nilai bukaan mata jaring secara vertikal sebesar 2,30 cm dan secara horisontal 2,78 cm. Untuk mata jaring 2,25” yang memiliki nilai shortening sebesar 43,6% dan hanging ratio sebesar 56,4% memiliki nilai bukaan mata jaring secara vertikal  2,49 cm dan secara horizontal sebesar 3,22 cm. 2) Ukuran matang gonad pertama kali ikan selar jantan dan betina pada mata jaring 2” yaitu 25,99 cm dan 22,52 cm sedangkan ukuran matang gonad pertama kali ikan selar jantan dan betina pada mata jaring 2,25” yaitu 24,43 cm dan 23,22 cm. Penelitian ini merekomendasikan agar nelayan menggunakan ukuran mata jaring 2,25’’ untuk menagkap ikan selar di Perairan Desa Latawe karena lehih produktif karena ukuran ikan hasil tangkapan lebih besar. Kata kunci: Ikan Selar, Perairan Desa Latawe, Selektivitas Jaring Insang</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/14475</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v6i1.14475</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 6, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN; 44-51</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/14475/13859</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 kabiruddin kabiruddin</dc:rights>
</oai_dc:dc>