Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MENYOAL HAMBATAN TUNA RUNGU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TATARIAS DI PANTI SOSIAL BINA RUNGU WICARA (PSBRW) MEOHAI KENDARI

WELL-BEING: Journal of Social Welfare · Vol. 1 No. 1 (2020) · pp. 10–16

DOI
10.52423/well-being.v1i1.12130
Published
2020-05-14
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Anak tuna rungu wicara merupakan salah satu penyandang distabilitas tubuh yang ingin mendapat perhatian terpenuhi dengan adanya program-program dari pemerintah. Salah satunya yaitu melalui sistem pelayanan berbasis panti, dan salah satu lembaga yang melaksanakan program ini adalah Panti Sosial Bina Rungu Wicara Meohai (PSBRW) Kendari, yang dalam pelaksanaannya dilapangan tidak terlepas dari kontrol pihak panti baik itu individu, kelompok dan masyarakat yang mengalami distabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam lagi mengenai proses dan hambatan pelayanan yang ada di Panti Sosial Bina Rungu Wicara Meohai PSBRW Kendari, serta proses pelayanan Panti Sosial Bina Rungu Wicara Meohai Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi informan dalam penelitian ini adalah empat orang siswa-siswi, dua orang pekerja sosial. Sumber data yang di gunakan sumber data primer dan skunder, selanjutnya hasil penelitian ini dianalisis. Berdasarkan hasil penilitian menunjukan bahwa panti sosial bina rungu wicara membentuk pelakasanaan bimbingan keterampilan dan bimbingan materi lainnya baik individu maupun berkelompok namun demikian panti bina rungu wicara kekurangan tenaga ahli yang memiliki sertifikat SIBI, selain itu panti sosial bina rungu wicara terkendala oleh anggaran, sarana dan prasarana yang terbatas. Hal ini yang menjadi hambatan pelayanan bagi pihak panti.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 155 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo7
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo5
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo5
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo4
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown4
Amin TundaUniversitas Halu Oleo3
Ikrima NurfikriaUniversitas Halu Oleo2
Sitti Hairani IdrusUniversitas Halu Oleo2
Sulkifli Ananda DewantaraUniversitas Halu Oleo2
Damsid DamsidAffiliation unknown2
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo2
Wa Ode LusianaiUniversitas Halu Oleo2
Muh. ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo2
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo2
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo2
Tuti DharmawatiAffiliation unknown2
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo2
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo2
Nurul Rezky FitrianaAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Golok JayaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad SulihinUniversitas Halu Oleo1
La Ode EfriantoUniversitas Halu Oleo1
Waode LusianaiAffiliation unknown1
Robin RobinUniversitas Halu Oleo1
Rizky NovriAffiliation unknown1
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown1
Muh. Rafli Noviq RayhanAffiliation unknown1
Rizky Novri DamayantiUniversitas Halu Oleo1
Thamrin SetiawanUniversitas Halu Oleo1
Ryan Fajar MaulanaAffiliation unknown1
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown1
Ghery Safitra FahrunAffiliation unknown1
Nada KusumaAffiliation unknown1
Yoenita DjayadisastraAffiliation unknown1
Musdalifah Dirgantari MustafaAffiliation unknown1
Irda Suci Ramadhani NasirUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/wellbeing/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MENYOAL HAMBATAN TUNA RUNGU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TATARIAS DI PANTI SOSIAL BINA RUNGU WICARA (PSBRW) MEOHAI KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Arifuddin, Arifuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Syaifuddin S.</dc:creator>
	<dc:creator>Jabar, Aryuni Salpiana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">hambatan; tuna rungu; keterampilan; panti sosial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Anak tuna rungu wicara merupakan salah satu penyandang distabilitas tubuh yang ingin mendapat perhatian  terpenuhi dengan adanya program-program dari pemerintah. Salah satunya yaitu  melalui sistem pelayanan berbasis panti, dan salah satu lembaga yang melaksanakan program ini adalah Panti Sosial Bina Rungu Wicara Meohai (PSBRW) Kendari, yang dalam pelaksanaannya dilapangan tidak terlepas dari kontrol pihak panti baik itu individu, kelompok dan masyarakat yang mengalami distabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam lagi mengenai proses dan hambatan pelayanan yang ada di Panti Sosial Bina Rungu Wicara Meohai PSBRW Kendari, serta proses  pelayanan Panti Sosial Bina Rungu Wicara Meohai Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi informan dalam penelitian ini adalah empat orang siswa-siswi , dua orang pekerja sosial. Sumber data yang di gunakan sumber data primer dan  skunder, selanjutnya hasil penelitian ini dianalisis. Berdasarkan hasil penilitian menunjukan bahwa panti sosial bina  rungu wicara membentuk pelakasanaan bimbingan keterampilan dan bimbingan materi lainnya baik individu maupun berkelompok namun demikian panti bina rungu wicara  kekurangan tenaga ahli yang memiliki sertifikat SIBI, selain itu panti sosial bina rungu wicara terkendala oleh anggaran, sarana dan prasarana  yang terbatas. Hal ini yang menjadi hambatan pelayanan bagi pihak panti.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-05-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/wellbeing/article/view/12130</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/well-being.v1i1.12130</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">WELL-BEING: Journal of Social Welfare; Vol 1, No 1 (2020): Edisi Mei; 10-16</dc:source>
	<dc:source>27227960</dc:source>
	<dc:source>10.52423/well-being.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/wellbeing/article/view/12130/8540</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 WELL-BEING: Journal of Social Welfare</dc:rights>
</oai_dc:dc>