Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERBEDAAN PRODUKSI DAN KINERJA MODAL DALAM USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT ANTARA METODE RAKIT DI PANTAI BANDAR BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN DAN METODE JALUR DI PANTAI LAKEBA KOTA BAUBAU

Jurnal Bisnis Perikanan (Journal of Fishery Business) · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 40–49

ISSN
2355-6617
Published
2021-06-21
Publisher
Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UHO
Language
eng

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produksi dan kinerja modal dalam usaha budidaya rumput laut antara metode rakit dan metode Jalur. Penelitian ini dilaksanakan di Pantai Bandar Batauga dan di Pantai Lakeba pada bulan Januari-Februari 2019. Data tersebut diperoleh melalui Observasi, interview, dan dokumentasi. Penelitian sampel untuk metode rakit dilakukan secara purposive yaitu 10 responden dari 30 responden dan metode jalur dilakukan dengan metode sensus yaitu 3 responden. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif yaitu R/C Ratio (Total Penerimaan/Total Cost) dan Rentabilitas (Laba/Total Modal x 100%). Hasil analisis didapatkan pada rumput laut metode rakit ada 1.075 kg/siklus dan metode jalur 1.033 kg/siklus. Nilai R/C Ratio metode rakit 2,94 dan metode jalur 2,90 artinya setiap mengeluarkan biaya sebesar Rp1, maka akan diperoleh penerimaan sebesar Rp2,94 dan metode jalur Rp2,90. Rata-rata nilai Rentabilitas metode rakit 1,94% dan metode jalur 1,90% artinya setiap satu rupiah dari modal yang digunakan akan menghasilkan keuntungan sebesar 1,94 atau 94% dan metode jalur 1,90 atau 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi rumput laut persiklus dan kinerja modal lebih dipengaruhi oleh perbedaan lokasi daripada metode budidaya. Kata Kunci: Budidaya, Rumput Laut, Metode Rakit, Metode Jalur, Kinerja Modal

Collaboration network of the authors

35 authors · 110 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Teknokrat Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo3
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo3
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo2
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown2
Ashar BafadalAffiliation unknown2
Muhammad SutrisnoUniversitas Sulawesi Tenggara2
Desy SriwulanAffiliation unknown2
Saipa SaipaUniversitas Halu Oleo1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Risfandi RisfandiUniversitas Halu Oleo1
Seventry Meliana PatiungUniversitas Halu Oleo1
Azwar SiddiqAffiliation unknown1
- NurmawatiAffiliation unknown1
- BudiyantoAffiliation unknown1
Wa Ode Sri RahayuAffiliation unknown1
Ngadiyo NgadiyoAffiliation unknown1
Hasnia AramiAffiliation unknown1
Milyani WabulaAffiliation unknown1
Rahmat Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Muhammad AkbarUniversitas Teknokrat Indonesia1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown1
Muis BalubiAffiliation unknown1
Mirnawati FirdausAffiliation unknown1
Nurmut Mainah Nurmut MainahAffiliation unknown1
Yulita Chorolina MangidiAffiliation unknown1
Fadhilah Nur HanifahAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
Aldiansyah Hari FriatnoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/bisnisperikanan/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERBEDAAN PRODUKSI DAN KINERJA MODAL DALAM USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT ANTARA METODE RAKIT DI PANTAI BANDAR BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN DAN METODE JALUR DI PANTAI LAKEBA KOTA BAUBAU</dc:title>
	<dc:creator>sumina, -</dc:creator>
	<dc:creator>A., Nurdiana</dc:creator>
	<dc:creator>Riani, Irdam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produksi dan kinerja modal  dalam usaha budidaya rumput laut antara metode rakit dan metode Jalur. Penelitian ini dilaksanakan di Pantai Bandar Batauga dan di Pantai Lakeba pada bulan Januari-Februari 2019. Data tersebut diperoleh melalui Observasi, interview, dan dokumentasi. Penelitian sampel untuk metode rakit dilakukan secara purposive yaitu 10 responden dari 30 responden dan metode jalur dilakukan dengan metode sensus yaitu 3 responden. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif yaitu R/C Ratio (Total Penerimaan/Total Cost) dan Rentabilitas (Laba/Total Modal x 100%). Hasil analisis didapatkan pada rumput laut metode rakit ada 1.075 kg/siklus dan metode jalur 1.033 kg/siklus. Nilai R/C Ratio metode rakit 2,94 dan metode jalur 2,90 artinya setiap mengeluarkan biaya sebesar Rp1, maka akan diperoleh penerimaan sebesar Rp2,94 dan metode jalur Rp2,90. Rata-rata nilai Rentabilitas metode rakit 1,94% dan metode jalur 1,90% artinya setiap satu rupiah dari modal yang digunakan akan menghasilkan keuntungan sebesar 1,94 atau 94% dan metode jalur 1,90 atau 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi rumput laut persiklus dan kinerja modal lebih dipengaruhi oleh perbedaan lokasi daripada metode budidaya.  Kata Kunci:   Budidaya, Rumput Laut, Metode Rakit, Metode Jalur, Kinerja Modal</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-06-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/bisnisperikanan/article/view/18832</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bisnis Perikanan (Journal of Fishery Business); Vol 5, No 1: APRIL 2021 : JURNAL BISNIS PERIKANAN; 40-49</dc:source>
	<dc:source>2355-6617</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/bisnisperikanan/article/view/18832/12072</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 - sumina, Nurdiana A., Irdam Riani</dc:rights>
</oai_dc:dc>