Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENDAPATAN DAN PRODUKTIVITAS NELAYAN TANGKAP JARING INSANG (GILLNET) DI KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI

Jurnal Bisnis Perikanan (Journal of Fishery Business) · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 50–59

ISSN
2355-6617
Published
2021-06-21
Publisher
Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UHO
Language
eng

Abstract

ABSTRAKJaring insang merupakan alat penangkapan ikan yang umum digunakan oleh nelayan di Kecamatan Tomia konstruksinya sangat sederhana dan mudah dioperasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, produktivitas, kelayakan usaha, dan korelasi di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi selama periode bulan Agustus sampai dengan September 2018. Responden penelitian ini berjumlah 33 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin dari 49 orang populasi nelayan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi,wawancara langsung dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan rumus pendapatan, produktivitas, R/C ratio dan korelasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata pendapatan jaring insang sebesar Rp233.808/trip, dengan produktivitas alat tangkap sebesar Rp7,07 kg/trip sedangkan produktivitas tenaga kerja sebesar Rp12,67kg/HOK, dan rata-rata R/C ratio sebesar 1,3. Korelasi didapat dari hubungan sebab akibat antara variabel X dan Y variabel X adalah alat tangkap dan tenaga kerja sedangkan variabel Y adalah pendapatan, jadi korelasi antara produktivitas alat tangkap dengan pendapatan menujukkan korelasi positif dan sangat lemah sedangkan produktivitas tenaga kerja menunjukkan korelasi positif dan kuat. Berdasarkan hasil penelitian maka usaha penangkapan nelayan dengan menggunakan alat tangkap jaring insang (gillnet) menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.Kata Kunci: Nelayan Tangkap jaring insang, Pendapatan, Produktivitas

Collaboration network of the authors

40 authors · 158 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Teknokrat Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo10
La Onu La OlaAffiliation unknown7
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo7
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown6
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo6
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo5
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo3
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo3
Nurdiana A.Affiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown2
Ashar BafadalAffiliation unknown2
Nurdiana AsisAffiliation unknown2
Hasnia AramiAffiliation unknown2
Syamsul KamriAffiliation unknown2
Saipa SaipaUniversitas Halu Oleo1
- suminaAffiliation unknown1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Risfandi RisfandiUniversitas Halu Oleo1
Seventry Meliana PatiungUniversitas Halu Oleo1
Azwar SiddiqAffiliation unknown1
Muhammad SutrisnoUniversitas Sulawesi Tenggara1
Desy SriwulanAffiliation unknown1
Wa Ode Sri RahayuAffiliation unknown1
Ngadiyo NgadiyoAffiliation unknown1
Milyani WabulaAffiliation unknown1
Rahmat Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Muhammad AkbarUniversitas Teknokrat Indonesia1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown1
Muis BalubiAffiliation unknown1
Mirnawati FirdausAffiliation unknown1
Nurmut Mainah Nurmut MainahAffiliation unknown1
Yulita Chorolina MangidiAffiliation unknown1
Fadhilah Nur HanifahAffiliation unknown1
Riski JunaldiAffiliation unknown1
. HawianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/bisnisperikanan/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENDAPATAN DAN PRODUKTIVITAS NELAYAN  TANGKAP JARING INSANG (GILLNET) DI KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI</dc:title>
	<dc:creator>Nurmawati, -</dc:creator>
	<dc:creator>Budiyanto, -</dc:creator>
	<dc:creator>Riani, Irdam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKJaring insang merupakan alat penangkapan ikan yang umum digunakan oleh nelayan di Kecamatan Tomia konstruksinya sangat sederhana dan mudah dioperasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, produktivitas, kelayakan usaha, dan korelasi di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi selama periode bulan Agustus sampai dengan September 2018. Responden penelitian ini berjumlah 33 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin dari 49 orang populasi nelayan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi ,wawancara langsung dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan rumus pendapatan, produktivitas, R/C ratio dan korelasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata pendapatan jaring insang sebesar Rp233.808/trip, dengan produktivitas alat tangkap sebesar Rp7,07 kg/trip sedangkan produktivitas tenaga kerja sebesar Rp12,67kg/HOK, dan rata-rata R/C ratio sebesar 1,3. Korelasi  didapat dari hubungan sebab akibat antara variabel X dan Y variabel X adalah alat tangkap dan tenaga kerja sedangkan variabel Y adalah pendapatan, jadi korelasi antara produktivitas alat tangkap dengan pendapatan menujukkan korelasi positif dan sangat lemah sedangkan produktivitas tenaga kerja menunjukkan korelasi positif dan kuat. Berdasarkan hasil penelitian maka usaha penangkapan nelayan dengan menggunakan alat tangkap  jaring insang (gillnet) menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.Kata Kunci : Nelayan Tangkap jaring insang, Pendapatan, Produktivitas</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-06-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/bisnisperikanan/article/view/18833</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bisnis Perikanan (Journal of Fishery Business); Vol 5, No 1: APRIL 2021 : JURNAL BISNIS PERIKANAN; 50-59</dc:source>
	<dc:source>2355-6617</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/bisnisperikanan/article/view/18833/12073</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 - Nurmawati, - Budiyanto, Irdam Riani</dc:rights>
</oai_dc:dc>