Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENGEMBANGAN BUAH PEPAYA MENJADI ABON

Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 49–57

DOI
10.36709/jopspe.v6i1.21953
ISSN
2502-275X
Published
2021-11-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Cara pengolahan buah pepaya menjadi abon; 2) Keuntungan yang diperoleh dari pengembangan buah pepaya menjadi abon. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian research dan development. Prosespengembangan dalam penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan sugiono denganlangkah-langkah: 1) Potensi dan masalah; 2) Pengumpulan data; 3) Desain produk; 4) Validasidesain produk; 5) Revisi desain; 6) Uji coba produk; 7) Revisi produk; 8) Produksi; dan 9)Analisis keuntungan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Proses pengembangan dapatdilakukan dengan bahan-bahan seperti pepaya, tepung beras, merica, bawang, garam, penyedaprasa dan bubuk cabe serta alat-alat yang dibutuhkan termasuk membuat alat inovasi yaitu alat parutpepaya dan alat peras pepaya dimana sebelumnya hanya mampu mengolah 6 kg buah pepayatetapi dengan alat yang baru dapat mengolah hingga 10 kg buah pepaya. Proses pembuatan abonpepaya krispi dilakukan dengan membersihkan buah pepaya, memarut buah pepaya, kemudianbuah pepaya direndam air garam, dicuci kembali menggunakan air bersih, lalu diperas, setelah itubuah pepaya dibalur tepung lalu digoreng dan dikemas dalam wadah seberat 50 gram/bungkus; 2)Untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dari pengembangan buah pepaya menjadi abon,terlebih dahulu dihitung segala biaya yang dikeluarkan mulai dari biaya tetap hingga biayavariabel. Biaya yang dibutuhkan dalam satu kali produksi abon pepaya yang membutuhkan 10 kgpepaya adalah Rp. 205.476 yang menghasilkan 40 bungkus abon pepaya dengan berat 50 gramperbungkus dengan HPP (Harga Pokok Penjualan) produk sebesar Rp. 5.137 perbungkus. Untuktarget keuntungan yang ingin diperoleh dan dalam penelitian ini adalah sebesar 35% dari HPPsehingga dapat ditetapkan bahwa harga jualnya sebesar Rp. 7.000 perbungkus. Penetapan persenkeuntungan dilakukan dengan pertimbangan harga abon pepaya dipasar yakni Rp. 8.000, sehinggakeuntungan tersebut masih lebih menguntungkan karena dibawah harga pasar. Dari 40 bungkusabon pepaya diperoleh pendapatan sebesar Rp. 280.000. keuntungan yang diperoleh dalam satukali produksi sebesar Rp. 74.524. Selain itu peneliti juga menghitung BEP unit dan BEP rupiahdan diperoleh BEP unit adalah 30 unit dan BEP rupiah adalah Rp. 5.137 hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui besarnya laba yang akan diperoleh yakni 35 %.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 69 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jafar AhiriUniversitas Halu Oleo4
Muh. IlhamUniversitas Halu Oleo2
RAMLY RAMLYAffiliation unknown2
Anwar AnwarAffiliation unknown2
Marsiana MarsianaAffiliation unknown2
Rusman RusmanAffiliation unknown1
Leni TrisnawatiAffiliation unknown1
Rizal EkonomiAffiliation unknown1
Nanik HindaryatiningsihUniversitas Halu Oleo1
R JamilaAffiliation unknown1
astin astinAffiliation unknown1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Nurmina NurminaAffiliation unknown1
Maltini MaltiniAffiliation unknown1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Ferni FerniAffiliation unknown1
La TaenaAffiliation unknown1
Andi Nirma SetiadinAffiliation unknown1
Asjun AsjunAffiliation unknown1
La Ode TuriUniversitas Halu Oleo1
Lila AndrianiAffiliation unknown1
Rizal RizalAffiliation unknown1
ovin tamalaAffiliation unknown1
L.M. Insanul Kamil U.ZUniversitas Halu Oleo1
Hasniah HasniahUniversitas Halu Oleo1
Sri WulanAffiliation unknown1
Jamiludin JamiludinUniversitas Halu Oleo1
Muh. Asrul AsmarAffiliation unknown1
Lusriamil LusriamilAffiliation unknown1
Stin RompasAffiliation unknown1
Sri Nur WahidaAffiliation unknown1
Samlia SamliaAffiliation unknown1
Syamsuri MoitaAffiliation unknown1
Zulaeha IsmailAffiliation unknown1
hayari hayariAffiliation unknown1
Hermianti HermiantiAffiliation unknown1
Jupri JupriUniversitas Muhammadiyah Parepare1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGEMBANGAN BUAH PEPAYA MENJADI ABON</dc:title>
	<dc:creator>Damayanti, Aslina</dc:creator>
	<dc:creator>Halim, Muliha</dc:creator>
	<dc:creator>Igo B.D, Abdullah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Buah Pepaya, Abon</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Cara pengolahan buah pepaya menjadi abon; 2) Keuntungan yang diperoleh dari pengembangan buah pepaya menjadi abon. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian research dan development. Prosespengembangan dalam penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan sugiono denganlangkah-langkah: 1) Potensi dan masalah; 2) Pengumpulan data; 3) Desain produk; 4) Validasidesain produk; 5) Revisi desain; 6) Uji coba produk; 7) Revisi produk; 8) Produksi; dan 9)Analisis keuntungan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Proses pengembangan dapatdilakukan dengan bahan-bahan seperti pepaya, tepung beras, merica, bawang, garam, penyedaprasa dan bubuk cabe serta alat-alat yang dibutuhkan termasuk membuat alat inovasi yaitu alat parutpepaya dan alat peras pepaya dimana sebelumnya hanya mampu mengolah 6 kg buah pepayatetapi dengan alat yang baru dapat mengolah hingga 10 kg buah pepaya. Proses pembuatan abonpepaya krispi dilakukan dengan membersihkan buah pepaya, memarut buah pepaya, kemudianbuah pepaya direndam air garam, dicuci kembali menggunakan air bersih, lalu diperas, setelah itubuah pepaya dibalur tepung lalu digoreng dan dikemas dalam wadah seberat 50 gram/bungkus; 2)Untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dari pengembangan buah pepaya menjadi abon,terlebih dahulu dihitung segala biaya yang dikeluarkan mulai dari biaya tetap hingga biayavariabel. Biaya yang dibutuhkan dalam satu kali produksi abon pepaya yang membutuhkan 10 kgpepaya adalah Rp. 205.476 yang menghasilkan 40 bungkus abon pepaya dengan berat 50 gramperbungkus dengan HPP (Harga Pokok Penjualan) produk sebesar Rp. 5.137 perbungkus. Untuktarget keuntungan yang ingin diperoleh dan dalam penelitian ini adalah sebesar 35% dari HPPsehingga dapat ditetapkan bahwa harga jualnya sebesar Rp. 7.000 perbungkus. Penetapan persenkeuntungan dilakukan dengan pertimbangan harga abon pepaya dipasar yakni Rp. 8.000, sehinggakeuntungan tersebut masih lebih menguntungkan karena dibawah harga pasar. Dari 40 bungkusabon pepaya diperoleh pendapatan sebesar Rp. 280.000. keuntungan yang diperoleh dalam satukali produksi sebesar Rp. 74.524. Selain itu peneliti juga menghitung BEP unit dan BEP rupiahdan diperoleh BEP unit adalah 30 unit dan BEP rupiah adalah Rp. 5.137 hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui besarnya laba yang akan diperoleh yakni 35 %.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/21953</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jopspe.v6i1.21953</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; 49-57</dc:source>
	<dc:source>2502-275X</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/21953/13332</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>