Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Pendapatan Usahatani Jambu Mete Di Lombe Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah

Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 41–46

DOI
10.36709/jopspe.v5i2.13301
ISSN
2502-275X
Published
2020-08-04
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk analisis pendapatan usahatani Jambu Mete di Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian deskritip dengan jumlah resppnden sebanyak 40. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskrptip kuantitatif (R/C Ratio). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata jumlah penerimaan petani jambu mete di Kelurahan Watua, sebesar Rp.14.590.000 dalam satu masa panen. Jumlah biaya yang dikeluarkan sebesar Rp86.760.000 sedangkan rata-rata biaya sebesar Rp4.338.000,- untuk setiap para petani.. Analisis pendapatan petani jambu mete terdiri dari 20 responden petani dapat dikatakan layak karena R/C 1 pendapatan bersih tertinggi sebesar Rp 10.251.000,- Pendapatan bersih petani jambu mete berupa total penerimaan dikurangi dengan biaya. Dari hasil analisis usahatani, jambu mete untuk musim panen tahun 2019 belum memadai karena belum memanfaatkan input produksi secara maksimal untuk peningkatan produksi. Produksi pada masa yang akan datang dapat meningkatkan produksi sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Keywords

Collaboration network of the authors

11 authors · 17 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muliha HalimUniversitas Halu Oleo2
Jafar AhiriUniversitas Halu Oleo2
Nurmina NurminaAffiliation unknown1
Adinda FarhahAffiliation unknown1
Lutfiah LutfiahAffiliation unknown1
L.M. Insanul Kamil U.ZUniversitas Halu Oleo1
Meri Nur LestariAffiliation unknown1
Rizal RizalAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis  Pendapatan Usahatani  Jambu  Mete Di Lombe Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah</dc:title>
	<dc:creator>Ekonomi, Alfian</dc:creator>
	<dc:creator>Ilham, Muh</dc:creator>
	<dc:creator>Hasniah, Hasniah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendapatan; Usahatani; Jambu Mete</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian adalah untuk analisis pendapatan usahatani Jambu Mete di Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian deskritip dengan jumlah  resppnden sebanyak 40. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskrptip kuantitatif (R/C Ratio). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata jumlah penerimaan petani jambu mete di Kelurahan Watua, sebesar Rp.14.590.000 dalam satu masa panen. Jumlah biaya yang dikeluarkan sebesar Rp86.760.000 sedangkan rata-rata biaya sebesar Rp4.338.000,- untuk setiap para petani.. Analisis pendapatan petani jambu mete terdiri dari 20 responden petani dapat dikatakan layak karena R/C 1 pendapatan bersih tertinggi sebesar Rp 10.251.000,- Pendapatan bersih petani jambu mete  berupa total penerimaan dikurangi dengan biaya. Dari hasil analisis usahatani, jambu mete untuk musim panen tahun 2019 belum memadai karena belum memanfaatkan input produksi secara maksimal untuk peningkatan produksi. Produksi pada masa yang akan datang dapat meningkatkan produksi sekaligus meningkatkan pendapatan petani.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-08-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/13301</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jopspe.v5i2.13301</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; 41-46</dc:source>
	<dc:source>2502-275X</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/13301/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Alfian Ekonomi, Muh Ilham, Jafar Ahiri</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>