Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kajian Model Konversi Lahan Persawahan Di Desa Lantowonua Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana

Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 76–83

DOI
10.36709/jopspe.v5i2.13312
ISSN
2502-275X
Published
2020-04-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1) Faktor yang menyebabkan sehingga petani melakukan tindakan konversi lahan persawahan di Desa Lantowonua. (2) Dampak yang ditimbulkan pasca konversi lahan persawahan di Desa Lantowonua terhadap tingkat pendapatan masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan deskriptif kualitatif dimana dalam penentuan informan penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis interpretatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor penyebab terjadinya konversi lahan persawahan menjadi lahan permukiman, disebabkan oleh 1) faktor alam meliputi berkurangnya sumber air bagi lahan persawahan serta menurunnya kualitas tanah, sehingga terjadi penurunan produktifitas lahan persawahan. Adapun faktor sosial budaya merupakan bentuk adaptasi masyarakat terhadap perubahan kondisi sosial yang terjadi di Desa Lantowonua, karena kebutuhan ekonomi dan harapan akan pemenuhan kebutuhan ekonomi secara cepat, sehingga dikonversi atau dialihfungsikan menjadi lahan untuk kawasan permukiman baru. Dampak positifnya berupa adanya pendapatan atau penghasilan yang lebih besar pada masa tertentu yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan anak, perbaikan rumah tempat tinggal dan pengadaan barang berharga yang dapat dijadikan tabungan seperti emas serta tabungan untuk kebutuhan mendesak. Dampak negatifnya adalah menurunnya bahkan tidak menentunya pendapatan selanjutnya, karena berkurangnya sumber mata pencaharian akibat terjualnya lahan persawahan

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 72 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jafar AhiriUniversitas Halu Oleo3
Abdullah Igo B.DAffiliation unknown2
Murni NiaUniversitas Halu Oleo2
Muh. IlhamUniversitas Halu Oleo2
RAMLY RAMLYAffiliation unknown2
Anwar AnwarAffiliation unknown2
Aslina DamayantiAffiliation unknown1
Wahyu Eko CahyonoAffiliation unknown1
Nanik HindaryatiningsihUniversitas Halu Oleo1
R JamilaAffiliation unknown1
astin astinAffiliation unknown1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Nurmina NurminaAffiliation unknown1
Muh IlhamAffiliation unknown1
Nini SalniaAffiliation unknown1
Muli YarniAffiliation unknown1
Murniati EkonomiAffiliation unknown1
Ferni FerniAffiliation unknown1
La TaenaAffiliation unknown1
Andi Nirma SetiadinAffiliation unknown1
Asjun AsjunAffiliation unknown1
La Ode TuriUniversitas Halu Oleo1
Lila AndrianiAffiliation unknown1
L.M. Insanul Kamil U.ZUniversitas Halu Oleo1
Marsiana MarsianaAffiliation unknown1
Sutri PurnamasariAffiliation unknown1
Hasniah HasniahUniversitas Halu Oleo1
Sri WulanAffiliation unknown1
Jamiludin JamiludinUniversitas Halu Oleo1
Muh. Asrul AsmarAffiliation unknown1
Lusriamil LusriamilAffiliation unknown1
Stin RompasAffiliation unknown1
Sri Nur WahidaAffiliation unknown1
Samlia SamliaAffiliation unknown1
Syamsuri MoitaAffiliation unknown1
Zulaeha IsmailAffiliation unknown1
Hermianti HermiantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kajian Model Konversi Lahan Persawahan Di Desa Lantowonua  Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana</dc:title>
	<dc:creator>Trisnawati, Leni</dc:creator>
	<dc:creator>Halim, Muliha</dc:creator>
	<dc:creator>Ekonomi, Rizal</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Konversi Lahan Persawahan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1) Faktor yang menyebabkan sehingga petani melakukan tindakan konversi lahan persawahan di Desa Lantowonua. (2) Dampak yang ditimbulkan pasca konversi lahan persawahan di Desa Lantowonua terhadap tingkat pendapatan masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan deskriptif kualitatif dimana dalam penentuan informan penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis interpretatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor penyebab terjadinya konversi lahan persawahan menjadi lahan permukiman, disebabkan oleh 1) faktor alam meliputi berkurangnya sumber air bagi lahan persawahan serta menurunnya kualitas tanah, sehingga terjadi penurunan produktifitas lahan persawahan. Adapun faktor sosial budaya merupakan bentuk adaptasi masyarakat terhadap perubahan kondisi sosial yang terjadi di Desa Lantowonua, karena kebutuhan ekonomi dan harapan akan pemenuhan kebutuhan ekonomi secara cepat, sehingga dikonversi atau dialihfungsikan menjadi lahan untuk kawasan permukiman baru. Dampak  positifnya berupa adanya pendapatan atau penghasilan yang  lebih besar pada masa tertentu yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan anak, perbaikan rumah tempat tinggal dan pengadaan barang berharga yang dapat dijadikan tabungan seperti emas serta tabungan untuk kebutuhan mendesak. Dampak negatifnya adalah menurunnya bahkan tidak menentunya pendapatan selanjutnya, karena berkurangnya sumber mata pencaharian akibat terjualnya lahan persawahan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/13312</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jopspe.v5i2.13312</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; 76-83</dc:source>
	<dc:source>2502-275X</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/13312/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Leni Trisnawati, Muliha Halim, Rizal Ekonomi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>