Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH MELALUI PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR POC ACB DENGAN SISTEM FERMENTASI ANAEROB DI DESA LAHOTUTU KECAMATAN WONGGEDUKU BARAT

Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 31–39

DOI
10.36709/jopspe.v6i1.21944
ISSN
2502-275X
Published
2021-11-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Berapa besar pendapatan petani padi sawah yang menggunakan pupuk organik cair POC acb dengan sistem fermentasi anaerob, (2) mengetahui Apakah terdapat perbedaan pendapatan petani padi sawah pada tahun sebelumnya yang menggunakan pupuk non organik dan tahun sekarang yang menggunakan pupuk organik cair POC acb dengan sistem fermentasi anaerob. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data mengunakan analisis dekskriftif.Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Besarnya pendapatan yang didapat petani padi sawah menggunakan pupuk organic cair poc acb dengan system fermentasi anaerob, dengan pendapatan kotor sebesar Rp. 36.000.000, dan pendapatan bersihnya sebesar Rp. 26.090.750. (2) Perbedaan pendapatan yang didapat oleh petani padi sawah, dimana pada tahun sebelumnya di tahun 2019 pada saat petani memakai pupuk non organik, petani hanya mendapatakan 60 karung gabah basah sebanyak 4.800 kg, dengan pendapatan kotor sebesar Rp. 24.000.000 dan pendapatan bersih Rp. 13.680.000, sedangakan pada tahun sekarang 2020 pada saat petani memakai pupuk organik cair poc acb dengan sistem fermentasi anaerob, petani mendapatkan 90 karung gabah basah sebanyak 9.450 kg, dengan pendapatan kotor sebesar Rp. 36.000.000, dan pendapatan bersihnya sebesar Rp. 26.090.750, sehingga dapat dilihat selisih pendapatan dari hasil panen antara tahun 2020 dan tahun sebelumnya 2019, yaitu sebesar Rp.12.320.000, sehinggadapat dilihat bahwasanya dapat menguntungkan di tahun 2020 yang memakai pupuk organik cair poc acb.

Keywords

Collaboration network of the authors

31 authors · 57 co-authorship links · 5 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Murni NiaUniversitas Halu Oleo2
Abdullah Igo B.DAffiliation unknown2
La TaenaAffiliation unknown2
Syahrul SyahrulInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ramly RamlyUniversitas Halu Oleo1
Erna AnggrainiAffiliation unknown1
Yuni YuniAffiliation unknown1
Sri MariatiAffiliation unknown1
Mirnawati MirnawatiAffiliation unknown1
Hasniah HasniahUniversitas Halu Oleo1
silvia idrisAffiliation unknown1
Sri Rahmah DaniAffiliation unknown1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Jilketi GaniAffiliation unknown1
Jafar AhiriUniversitas Halu Oleo1
Siti MaryamAffiliation unknown1
Rizal RizalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Tendri TendriAffiliation unknown1
Lili RahmawatiAffiliation unknown1
Yulianti YuliantiInstitut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Sarwan SarwanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
RAMLY RAMLYAffiliation unknown1
Rosmiati RosmiatiAffiliation unknown1
Mursidin TAffiliation unknown1
Amelia Nova SaripaAffiliation unknown1
Nani Restati SiregarAffiliation unknown1
Maolana mohammad SahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS  PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH MELALUI PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR POC ACB DENGAN  SISTEM FERMENTASI ANAEROB DI DESA LAHOTUTU KECAMATAN WONGGEDUKU BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Aprianti, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Ilham, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>karno, edy</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendapatan petani padi sawah,Pupuk Organik Cair Poc acb, Fermentasi anaerob</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Berapa besar pendapatan petani padi sawah yang menggunakan pupuk organik cair POC acb dengan sistem fermentasi anaerob, (2) mengetahui Apakah terdapat perbedaan pendapatan petani padi sawah pada tahun sebelumnya yang menggunakan pupuk non organik dan tahun sekarang yang menggunakan pupuk organik cair POC acb dengan sistem fermentasi anaerob. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data mengunakan analisis dekskriftif.Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Besarnya pendapatan yang didapat petani padi sawah menggunakan pupuk organic cair poc acb dengan system fermentasi anaerob, dengan pendapatan kotor sebesar Rp. 36.000.000, dan pendapatan bersihnya sebesar Rp. 26.090.750. (2) Perbedaan pendapatan yang didapat oleh petani padi sawah, dimana pada tahun sebelumnya di tahun 2019 pada saat petani memakai pupuk non organik, petani hanya mendapatakan 60 karung gabah basah sebanyak 4.800 kg, dengan pendapatan kotor sebesar Rp. 24.000.000 dan pendapatan bersih Rp. 13.680.000, sedangakan pada tahun sekarang 2020 pada saat petani memakai pupuk organik cair poc acb dengan sistem fermentasi anaerob, petani mendapatkan 90 karung gabah basah sebanyak 9.450 kg, dengan pendapatan kotor sebesar Rp. 36.000.000, dan pendapatan bersihnya sebesar Rp. 26.090.750, sehingga dapat dilihat selisih pendapatan dari hasil panen antara tahun 2020 dan tahun sebelumnya 2019, yaitu sebesar Rp.12.320.000, sehinggadapat dilihat bahwasanya dapat menguntungkan di tahun 2020 yang memakai pupuk organik cair poc acb.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/21944</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jopspe.v6i1.21944</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; 31-39</dc:source>
	<dc:source>2502-275X</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/21944/13327</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>