Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK TAHU TEMPE (Studi kasus Industri Muawanah di desa Lambusa Kec. Konda Kab Konawe Selatan)

Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi · Vol. 5 No. 1 (2020) · pp. 22–31

DOI
10.36709/jopspe.v5i1.13336
ISSN
2502-275X
Published
2020-01-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Penelitian ini akan dilakukan di industri Muawanah Di desa Lambusa Kec.Konda Kab.Konawe Selatan Objek penelitian ini adalah analisis pengembangan produk tahu tempe (Studi kasus Industri Muawanah di desa Lambusa Kec.Konda Kab Konawe Selatan). Biaya variabel merupakan biaya yang harus di keluarkan setiap hari untuk pembelian bahan baku usaha dari tabel di atas menggambarkan biaya variabel yang dikeluarkan setiap harinya untuk produksi yaitu 118.000. dalam satu kali produksi ada bahan-bahan tertentu seperti garam, minyak dan bawang maksimal penggunaanya 2-3 kali pakai. Dalam satu kali pembuatan tempe kedelai yang di gunakan sebesar 250 kg kisaran harga per satu kilogram 7.600.000 jadi biaya yang di keluarkan untuk 250 kg tempe yaitu sebesar 1.900.000 rupiah ini untuk bahan baku saja dalam satu hari untuk 250 kg kedelai menghasilkan 5.600 bungkus tempe dengan harga jual produsen 800 rupiah perbungkus tempe jadi pendapatan kotor dalam satu hari 4.480.000 rupiah di kurangi dengan biaya bahan bakar sebesar 150.000 trasportasi 100 ribu upah karyawan 500 ribu biaya tak terduga 150 sehingga di total laba bersih yangdi dapatkan saat tempe habis terjual yaitu 2.000.000 ini belum perhitungan dengan biaya yang di keluarkan biaya bahan baku dan jika tempe habis terjual secara keseluruhan. Melihat dari etimasi harga yang ditasirkan oleh penulis merupakan laba yang cukup bagi usaha UKM akan tetapi dalam usaha pasti ada kecenderungan untuk gagal semisal dalam satu hari tidak ada yang bisa menjamin produk kita tawarkan dapat terjual dengan habis tapi kembali lagi pada kita individu bagaimana kita sabar dan melahirkan jiwa wirausaha yang kompetiti dan selalu berinovasi.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 74 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jafar AhiriUniversitas Halu Oleo5
Murni NiaUniversitas Halu Oleo3
La TaenaAffiliation unknown2
Muh IlhamAffiliation unknown2
Mirnawati MirnawatiAffiliation unknown2
Syahrul SyahrulInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Jurlin JurlinAffiliation unknown1
Ramly RamlyUniversitas Halu Oleo1
Erna AnggrainiAffiliation unknown1
Sri ApriantiAffiliation unknown1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Wa Ode HasnaAffiliation unknown1
Yuni YuniAffiliation unknown1
Kasmawati KasmawatiAffiliation unknown1
Hasniah HasniahUniversitas Halu Oleo1
silvia idrisAffiliation unknown1
Ramly EkonomiAffiliation unknown1
Nurani PekonAffiliation unknown1
Wa Ode RisnawatiAffiliation unknown1
Sri Rahmah DaniAffiliation unknown1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Jilketi GaniAffiliation unknown1
Siti MaryamAffiliation unknown1
Rizal RizalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Tendri TendriAffiliation unknown1
La TaenaAffiliation unknown1
Andi Risma AnggreiniAffiliation unknown1
Lili RahmawatiAffiliation unknown1
Muh. Dwi Eko Suarianto SAffiliation unknown1
Yulianti YuliantiInstitut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI1
Muhammad IlhamAffiliation unknown1
Anggit HimawanAffiliation unknown1
Abrianti AbriantiAffiliation unknown1
Murniati MurniatiAffiliation unknown1
Riski AmaliaAffiliation unknown1
Sarwan SarwanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rosmiati RosmiatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK TAHU TEMPE (Studi kasus Industri Muawanah di desa Lambusa Kec. Konda  Kab Konawe Selatan)</dc:title>
	<dc:creator>Mariati, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Karno, Edy</dc:creator>
	<dc:creator>B.D, Abdullah Igo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengembangan; Tahu; Tempe; Pendapatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini akan dilakukan di industri Muawanah Di desa Lambusa Kec.Konda Kab.Konawe Selatan Objek penelitian ini adalah analisis pengembangan produk tahu tempe (Studi kasus Industri Muawanah di desa Lambusa Kec.Konda Kab Konawe Selatan). Biaya variabel merupakan biaya yang harus di keluarkan setiap hari untuk pembelian bahan baku usaha dari tabel di atas menggambarkan biaya variabel yang dikeluarkan setiap harinya untuk produksi yaitu 118.000. dalam satu kali produksi ada bahan-bahan tertentu seperti garam , minyak dan bawang maksimal penggunaanya 2-3 kali pakai.       Dalam satu kali pembuatan tempe kedelai yang di gunakan sebesar 250 kg kisaran harga per satu kilogram 7.600.000 jadi biaya yang di keluarkan untuk 250 kg tempe yaitu sebesar 1.900.000 rupiah ini untuk bahan baku saja dalam satu hari untuk 250 kg kedelai menghasilkan 5.600 bungkus tempe dengan harga jual produsen 800 rupiah perbungkus tempe jadi pendapatan kotor dalam satu hari 4.480.000 rupiah di kurangi dengan biaya bahan bakar sebesar 150.000 trasportasi 100 ribu upah karyawan 500 ribu biaya tak terduga 150 sehingga di total laba bersih yangdi dapatkan saat tempe habis terjual yaitu 2.000.000 ini belum perhitungan dengan biaya yang di keluarkan biaya bahan baku dan jika tempe habis terjual secara keseluruhan. Melihat dari etimasi harga yang ditasirkan oleh penulis merupakan laba yang cukup bagi usaha UKM akan tetapi dalam usaha pasti  ada kecenderungan untuk gagal semisal dalam satu hari tidak ada yang bisa menjamin produk kita tawarkan dapat terjual dengan habis tapi kembali lagi pada kita individu bagaimana kita sabar dan melahirkan jiwa wirausaha yang kompetiti dan selalu berinovasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/13336</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jopspe.v5i1.13336</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi; 22-31</dc:source>
	<dc:source>2502-275X</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JOPSPE/article/view/13336/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Sri Mariati, Edy Karno, Abdullah Igo B.D</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>