Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

INVERSI HVSR DATA MIKROTREMOR UNTUK PENENTUAN KECEPATAN GELOMBANG SHEAR (S) DI DARATAN PESISIR KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI

Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia · Vol. 3 No. 01 (2021) · pp. 1–8

DOI
10.56099/jrgi.v3i01.16647
ISSN
2685-8649, 2685-8657
Published
2021-04-30
Publisher
Jurusan Teknik Geofisika
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian di daratan pesisir Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi tentang penentuan kecepatan gelombang shear (S) menggunakan metode inversi HVSR dengan analisis data mikrotremor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran nilai kecepatan gelombang shear lapisan permukaan (Vs30) dan kecepatan gelombang shear lapisan basement (Vb). Pengukuran mikrotremor dilakukan pada 11 titik dengan jarak antar titik 1 sampai 2 km. Pengolahan data mikrotremor dilakukan menggunakan software Geopsy 2.0.5 untuk mendapatkan kurva HVSR dan subsoftware Geopsy yaitu Dinver untuk mendapatkan ground profiles dari Vs yang digunakan untuk menghitung nilai Vs30. Nilai A0 yang diperoleh dari kurva HVSR dan Vs30 digunakan untuk mencari nilai Vb. Nilai Vs30 yang diperoleh dalam penelitian ini berkisar antara 319,74 sampai 2058,68 m/s. Berdasarkan klasifikasi site SNI 1726, daerah penelitian didominasi nilai Vs30 dengan jenis lapisan tanah yaitu tanah sangat padat. Sedangkan nilai Vb yang diperoleh berkisar antara 332,53 sampai 2429,24 m/s dengan jenis lapisan tanah berdasarkan klasifikasi site SNI 1726 berupa batuan dan batuan keras. Diduga daerah penelitian sangat minimum mengalami guncangan dan kerusakan bangunan saat gempabumi.Kata kunci: Kecamatan Wangi-Wangi, Mikrotremor, Metode inversi HVSR, Kecepatan gelombang shear (S).

Collaboration network of the authors

38 authors · 104 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Al RubaiynUniversitas Halu Oleo7
Cindy PuspitafuriAffiliation unknown6
Suryawan AsvarUniversitas Halu Oleo3
ABDUL MANANAffiliation unknown2
Anci SisiantiUniversitas Halu Oleo2
Jamhir SafaniUniversitas Halu Oleo2
Melani Putri PratamaAffiliation unknown2
Astutya NingsihUniversitas Halu Oleo2
Itapuspita HandayaniUniversitas Halu Oleo2
Asrianti ArifUniversitas Halu Oleo1
Sahindomi BanaUniversitas Halu Oleo1
Umar Ode HasaniUniversitas Halu Oleo1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
Lade AhmaliunUniversitas Halu Oleo1
Nurhayati HajarUniversitas Halu Oleo1
La GandriUniversitas Halu Oleo1
Herlan HidayatUniversitas Halu Oleo1
Muhamad Saleh QadriUniversitas Halu Oleo1
Hernywati Bin La KujiUniversitas Halu Oleo1
Laode Ihksan JuarzanUniversitas Halu Oleo1
Asma AsmaUniversitas Halu Oleo1
La Ode NgkoimaniUniversitas Halu Oleo1
Nandang HermansyahAffiliation unknown1
Ainun Ayu Utami subhanUniversitas Halu Oleo1
Salmon RapangUniversitas Halu Oleo1
Ayu PancasariUniversitas Halu Oleo1
Puji AnandaAffiliation unknown1
Nurfadhilah FahdaUniversitas Halu Oleo1
Thalya Febyanti FebyantiUniversitas Halu Oleo1
Muhammad FikarAffiliation unknown1
Asrin AsrinUniversitas Halu Oleo1
La HalikiAffiliation unknown1
La Maronta GalibAffiliation unknown1
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Emntekiu LatudengAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">INVERSI HVSR DATA MIKROTREMOR UNTUK PENENTUAN KECEPATAN GELOMBANG SHEAR (S) DI DARATAN PESISIR  KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI</dc:title>
	<dc:creator>Safitri, Ariani</dc:creator>
	<dc:creator>Hamimu, La</dc:creator>
	<dc:creator>Manan, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakTelah dilakukan penelitian di daratan pesisir Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi tentang penentuan kecepatan gelombang shear (S) menggunakan metode inversi HVSR dengan analisis data mikrotremor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran nilai kecepatan gelombang shear lapisan permukaan (Vs30) dan kecepatan gelombang shear lapisan basement (Vb). Pengukuran mikrotremor dilakukan pada 11 titik dengan jarak antar titik 1 sampai 2 km. Pengolahan data mikrotremor dilakukan menggunakan software Geopsy 2.0.5 untuk mendapatkan kurva HVSR dan subsoftware Geopsy yaitu Dinver untuk mendapatkan ground profiles dari Vs yang digunakan untuk menghitung nilai Vs30. Nilai A0 yang diperoleh dari kurva HVSR dan Vs30 digunakan untuk mencari nilai Vb. Nilai Vs30 yang diperoleh dalam penelitian ini berkisar antara 319,74 sampai 2058,68 m/s. Berdasarkan klasifikasi site SNI 1726, daerah penelitian didominasi nilai Vs30 dengan jenis lapisan tanah yaitu tanah sangat padat. Sedangkan nilai Vb yang diperoleh berkisar antara 332,53 sampai 2429,24 m/s dengan jenis lapisan tanah berdasarkan klasifikasi site SNI 1726 berupa batuan  dan batuan keras. Diduga daerah penelitian sangat minimum mengalami guncangan dan kerusakan bangunan saat gempabumi.Kata kunci: Kecamatan Wangi-Wangi, Mikrotremor, Metode  inversi HVSR, Kecepatan gelombang shear (S).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Geofisika</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/16647</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/jrgi.v3i01.16647</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia; Vol 3, No 01 (2021): Edisi April JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia); 1-8</dc:source>
	<dc:source>2685-8649</dc:source>
	<dc:source>2685-8657</dc:source>
	<dc:source>10.56099/jrgi.v3i01</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/16647/13006</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>