Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STUDI PENENTU TINGKAT ABRASI DAN AKRESI DI PESISIR TELUK KULISUSU

Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia · Vol. 4 No. 02 (2022) · pp. 86–95

DOI
10.56099/jrgi.v4i02.24960
ISSN
2685-8649, 2685-8657
Published
2022-08-28
Publisher
Jurusan Teknik Geofisika
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penentu tingkat abrasi maupun akresi di pesisir Teluk Kulisusu dengan menggunakan formula yang dikembangkan oleh Sunamura dan Horikawa. Parameter utama yang dihitung adalah tinggi dan panjang gelombang, ukuran median butiran sedimen dan kemiringan pantai. Peramalan gelombang dilakukan dengan menggunakan data angin tahun 2016 sampai 2020 yang diperoleh dari situs Copernicus ECMWF. Tinggi dan panjang gelombang maksimum ditemukan pada stasiun 1 dengan nilai berturut-turut sebesar 1,921 m dan sebesar 159,13 m untuk fetch dari arah selatan, sedangkan untuk tinggi dan panjang gelombang dengan fetch dari arah barat laut berturut-turut adalah 0,381 m dan 20,44 m. Pada stasiun 2 untuk tinggi gelombang dari arah barat daya sebesar 0,294 m dan panjang gelombang sebesar 27,12 m. Kemiringan pantai stasiun 1 sebesar 5,08o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,15 mm. Sedangkan kemiringan pantai stasiun 2 sebesar 0,42o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,22 mm. Faktor penentu abrasi maupun akresi Cs pada stasiun 1 sebesar 68,42 untuk arah datang gelombang dari selatan dan nilai Cs sebesar 26,71 untuk arah datang gelombang dari barat laut. Sedangkan nilai Cs pada stasiun 2 sebesar 7,40. Berdasarkan kriteria penentu abrasi maupun akresi maka stasiun 1 dikategorikan mengalami abrasi sedangkan stasiun 2 dikategorikan dalam kondisi seimbang.

Collaboration network of the authors

32 authors · 74 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ali OktoUniversitas Halu Oleo6
Syamsul Razak HaratyUniversitas Halu Oleo5
Irawati IrawatiUniversitas Halu Oleo3
Suryawan AsfarUniversitas Halu Oleo2
Riska YantiUniversitas Halu Oleo2
Besse MulianaUniversitas Halu Oleo2
Laode Irsyad DatiUniversitas Halu Oleo1
Istihsan KamilUniversitas Halu Oleo1
Ilham AkbarUniversitas Halu Oleo1
Bahdad BahdadUniversitas Halu Oleo1
Steven StevenUniversitas Halu Oleo1
Dandi RetnoUniversitas Halu Oleo1
Putri BintangUniversitas Halu Oleo1
Mais LaodeUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad FarhanUniversitas Halu Oleo1
Waode MarwahiUniversitas Halu Oleo1
Rahmalia Surya NingsihUniversitas Halu Oleo1
Sitti NabilaUniversitas Halu Oleo1
Jahidin JahidinUniversitas Halu Oleo1
Ysrawati YsrawatiUniversitas Halu Oleo1
Erzam Sahaluddin HasanUniversitas Halu Oleo1
La Ode AndimbaraUniversitas Halu Oleo1
Moehammad Qhodi AkbarUniversitas Halu Oleo1
Hasmaul HidayatUniversitas Halu Oleo1
Wali Aya RumbiaAffiliation unknown1
Fajar SarananiAffiliation unknown1
La Ode Muhammad HarafahAffiliation unknown1
Hasan AedyAffiliation unknown1
Muhammah Yani BalakaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI PENENTU TINGKAT ABRASI DAN AKRESI DI PESISIR TELUK KULISUSU</dc:title>
	<dc:creator>Arfian, Arfian</dc:creator>
	<dc:creator>Anda, Pou</dc:creator>
	<dc:creator>Muliddin, Muliddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penentu tingkat abrasi maupun akresi di pesisir Teluk Kulisusu dengan menggunakan formula yang dikembangkan oleh Sunamura dan Horikawa. Parameter utama yang dihitung adalah tinggi dan panjang gelombang, ukuran median butiran sedimen dan kemiringan pantai. Peramalan gelombang dilakukan dengan menggunakan data angin tahun 2016 sampai 2020 yang diperoleh dari situs Copernicus ECMWF. Tinggi dan panjang gelombang maksimum ditemukan pada stasiun 1 dengan nilai berturut-turut sebesar 1,921 m dan sebesar 159,13 m untuk fetch dari arah selatan, sedangkan untuk tinggi dan panjang gelombang dengan fetch dari arah barat laut berturut-turut adalah 0,381 m dan 20,44 m. Pada stasiun 2 untuk tinggi gelombang dari arah barat daya sebesar 0,294 m dan panjang gelombang sebesar 27,12 m. Kemiringan pantai stasiun 1 sebesar 5,08o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,15 mm. Sedangkan kemiringan pantai stasiun 2 sebesar 0,42o dan ukuran median butir sedimen sebesar 0,22 mm. Faktor penentu abrasi maupun akresi Cs pada stasiun 1 sebesar 68,42 untuk arah datang gelombang dari selatan dan nilai Cs sebesar 26,71 untuk arah datang gelombang dari barat laut. Sedangkan nilai Cs pada stasiun 2 sebesar 7,40. Berdasarkan kriteria penentu abrasi maupun akresi maka stasiun 1 dikategorikan mengalami abrasi sedangkan stasiun 2 dikategorikan dalam kondisi seimbang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Geofisika</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/24960</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/jrgi.v4i02.24960</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia; Vol 4, No 02 (2022): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia); 86-95</dc:source>
	<dc:source>2685-8649</dc:source>
	<dc:source>2685-8657</dc:source>
	<dc:source>10.56099/jrgi.v4i02</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/24960/16701</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/downloadSuppFile/24960/4646</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>