Open access Jurnal
Interpretasi Sebaran Zona Mineralisasi Emas Berdasarkan Metode Polarisasi Terinduksi Di Daerah “Y” Gunung Pongkor Jawa Barat
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia · Vol. 1 No. 02 (2019) · pp. 1–12
- ISSN
- 2685-8649, 2685-8657
- Published
- 2019-08-08
- Publisher
- Jurusan Teknik Geofisika
- Language
- eng
Abstract
Kandungan emas daerah Pongkor merupakan endapan emas hidrothermal tipe ephitermal (berupa urat-urat kuarsa) low sulphidation, dengan mineral pembawa yang mengandung logam dan non-logam. Dengan menggunakan metode Induced Polarization (IP) yang memanfaatkan sifat kelistrikan dan polarisabilitas batuan, dapat dideteksi adanya mineral-mineral sulfida yang disseminated dan berasosiasi dengan mineral logam lainnya yang disokong oleh metode resistivity. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa zona penyebaran mineralisasi emas berdasarkan penampang 2D dan 3D data resistivity dan Chargeability yang didukung dengan data geologi yang ada. Pemodelan penampang 2D data resistivity dan Chargeability dilakukan dengan menggunakan software Res2dinv yang kemudian diinput kedalam software surfer 13 dan pemodelan penampang 3D data resistivity dan Chargeability dilakukan dengan menggunakan software Geosoft Oasis Montaj, yang dimana penampang 3D ini akan digunakan untuk mengetahui kedalaman serta sebaran mineral logam pada daerah penelitian. Data pengukuran merupakan data sekunder dengan panjang lintasan pengukuran IP sepanjang 2000 meter dan berjumlah 5 lintasan, serta masing-masing lintasan memiliki spasi antar elektroda sepanjang 50 meter. Interpretasi dilakukan dengan mengkorelasikan penampang 2D true resistivity dan true Chargeability. Hasil interpretasi menyatakan bahwa zona mineralisasi emas ditandai dengan nilai high resistivity (200 – 2365,7 Ωm) dan high Chargeability (500 – 810 msec). Hal ini disebabkan oleh sistem mineralisasi pada daerah penelitian merupakan sistem epithermal. Dari 5 lintasan yang diolah, indikasi keterdapatan zona mineralisasi emas hampir terdapat pada tiap lintasan yang diklasifikasikan berdasarkan zona mineralisasi tinggi, sedang dan rendah. Volume potensi mineralisasi emas berdasarkan nilai Chargeability terestimasi pada sistem ephitermal ini adalah 174.028.250 m3.
Collaboration network of the authors
40 authors · 92 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Hasria Hasria | Affiliation unknown | 5 |
| Firdaus Firdaus | Affiliation unknown | 4 |
| Deniyatno Deniyatno | Affiliation unknown | 3 |
| Al Rubaiyn | Universitas Halu Oleo | 3 |
| La Ode Restele | Affiliation unknown | 2 |
| Muliddin Muliddin | Affiliation unknown | 2 |
| Harziman Ningrat | Affiliation unknown | 2 |
| Syamsul Razak Haraty | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Hasnawati Hasnawati | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Haliq Tri Andono | Affiliation unknown | 1 |
| Laode Muhammad Buyung | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Arsad | Affiliation unknown | 1 |
| Marwan Zam Mili | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Zulhijjah | Affiliation unknown | 1 |
| Syamsul R Haraty | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Salam | Affiliation unknown | 1 |
| Al Rubaiyn | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Nurfadilah | Affiliation unknown | 1 |
| Irawati Irawati | Affiliation unknown | 1 |
| Ilham Ilham | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Nur Ahsan Zakir | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Abdul Manan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ayu Pancasari | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Deniyatno Deniyatno | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Harmila Irawardani | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Tian Aprilia Aksa Mahadi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Stefanus Indra Fernando Darius | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Hamimu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Suryawan Asfar | Affiliation unknown | 1 |
| Asniar Asniar | Affiliation unknown | 1 |
| Adi Yahya | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Anas | Affiliation unknown | 1 |
| Hamzah Hamzah | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Okto | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Suparwi Suparwi | Affiliation unknown | 1 |
| Tri Binajaya Rezky | Affiliation unknown | 1 |
| Ria Anggraini | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.