Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

IDENTIFIKASI KANDUNGAN UNSUR LOGAM BERAT BERDASARKAN ANALISIS SUSEPTIBILITAS MAGNETIK PADA SEDIMEN SUNGAI WAWOPONDO DI SEKITAR PERTAMBANGAN NIKEL LATERIT KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia · Vol. 4 No. 03 (2022) · pp. 155–165

DOI
10.56099/jrgi.v4i03.28891
ISSN
2685-8649, 2685-8657
Published
2022-12-15
Publisher
Jurusan Teknik Geofisika
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian pencemaran logam berat pada sedimen sungai di area pertambangan nikel laterit Kabupaten Konawe Selatan dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan nilai suseptibilitas magnetik, menentukan kandungan unsur logam berat dari pengukuran X-ray Flourescence, dan menentukan kualitas sedimen. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 10 titik, dengan masing-masing titik terdiri dari 2 sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan metode MS2 Barington Suseptibilitas Magnetik. Nilai yang diperoleh dari pengukuran suseptibilitas magnetik untuk frekuensi redah (berkisar sampai dan untuk frekuensi tinggi berkisar sampai. Hasil uji X-ray Flourescence menjelaskan bahwa beberapa unsur memiliki konsentrasi diantarannya Fe (21150-95500 ppm), Ni (1050-5060 ppm), dan Zn (60-110 ppm). Analisis kualitas sedimen sungai ditentukan menggunakan Faktor Kontaminasi, Indeks Beban Pencemaran, dan Indeks Geoakumulasi. Berbagai kegiatan di sekitar sungai dapat menyebabkan penurunan kualitas sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai indeks beban pencemaran, sedimen pada sungai Wawopondo telah tercemar oleh logam Fe, Ni, dan Zn. Tingkat pencemaran logam berat Fe, Ni dan Zn di Sungai Wawopondo dalam kategori tercemar cukup parah dan tercemar luar biasa parah (2Igeo3 sampai Igeo5), terkontaminasi rendah sampai kontaminasi sangat tinggi (CF1 sampai CF5), serta tercemar luar biasa parah (PLI1).

Collaboration network of the authors

31 authors · 75 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jahidin JahidinUniversitas Halu Oleo2
Ali OktoUniversitas Halu Oleo1
Suryawan AsfarUniversitas Halu Oleo1
Jahiddin JahiddinUniversitas Halu Oleo1
Marwan Zam MiliUniversitas Halu Oleo1
Mutma InnaUniversitas Halu Oleo1
Abdul MananUniversitas Halu Oleo1
Nandang HermansyahAffiliation unknown1
Kiki Tri AstariUniversitas Halu Oleo1
Erzam Salahuddin HasanUniversitas Halu Oleo1
Al RubaiynUniversitas Halu Oleo1
David SatriaUniversitas Halu Oleo1
Ahid HidayatUniversitas Halu Oleo1
La Rabani La RabaniAffiliation unknown1
Mansyur MansyurUniversitas Halu Oleo1
Jahidin .Affiliation unknown1
Nur AshiraAffiliation unknown1
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown1
Alpin BasriAffiliation unknown1
Muliddin MuliddinAffiliation unknown1
Nelly SofyanaAffiliation unknown1
La Ode Muhammad ElwanUniversitas Halu Oleo1
Irfan IdoAffiliation unknown1
Muhamad AbasUniversitas Halu Oleo1
Ardi ArdiAffiliation unknown1
Muhammad Zein AbdullahAffiliation unknown1
Kamrullah MAffiliation unknown1
Muh Rezeki A.Affiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI KANDUNGAN UNSUR LOGAM BERAT BERDASARKAN ANALISIS SUSEPTIBILITAS MAGNETIK PADA SEDIMEN SUNGAI WAWOPONDO DI SEKITAR PERTAMBANGAN NIKEL LATERIT KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Dasi, Idawati</dc:creator>
	<dc:creator>Ngkoimani, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Irawati, Irawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian pencemaran logam berat pada sedimen sungai di area pertambangan nikel laterit Kabupaten Konawe Selatan  dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan nilai suseptibilitas magnetik, menentukan kandungan unsur logam berat dari pengukuran X-ray Flourescence, dan menentukan kualitas sedimen. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 10 titik, dengan masing-masing titik terdiri dari 2 sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan metode MS2 Barington Suseptibilitas Magnetik. Nilai yang diperoleh dari pengukuran suseptibilitas magnetik untuk frekuensi redah (berkisar  sampai  dan untuk frekuensi tinggi  berkisar  sampai . Hasil uji X-ray Flourescence menjelaskan bahwa beberapa unsur memiliki konsentrasi diantarannya Fe (21150-95500 ppm), Ni (1050-5060 ppm), dan Zn (60-110 ppm). Analisis kualitas sedimen sungai ditentukan menggunakan Faktor Kontaminasi, Indeks Beban Pencemaran, dan Indeks Geoakumulasi. Berbagai kegiatan di sekitar sungai dapat menyebabkan penurunan kualitas sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai indeks beban pencemaran, sedimen pada sungai Wawopondo telah tercemar oleh logam Fe, Ni, dan Zn. Tingkat pencemaran logam berat Fe, Ni dan Zn di Sungai Wawopondo dalam kategori tercemar cukup parah dan tercemar luar biasa parah (2Igeo3 sampai Igeo5), terkontaminasi rendah sampai kontaminasi sangat tinggi (CF1 sampai CF5), serta tercemar luar biasa parah (PLI1).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Geofisika</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/28891</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/jrgi.v4i03.28891</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia; Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia); 155-165</dc:source>
	<dc:source>2685-8649</dc:source>
	<dc:source>2685-8657</dc:source>
	<dc:source>10.56099/jrgi.v4i03</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/28891/16927</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>