Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Periode Ulang Gempabumi Dan Parameter Fraktal Dari Data Gempabumi Kurun Waktu 1960 – 2014 Di Provinsi Sulawesi Tenggara

Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia · Vol. 1 No. 01 (2019) · pp. 8–16

DOI
10.56099/jrgi.v1i01.8313
ISSN
2685-8649, 2685-8657
Published
2019-04-01
Publisher
Jurusan Teknik Geofisika
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Gempabumi merupakan bencana alam yang datangnya tiba-tiba dan pada beberapa kasus sifatnya sangat merusak. Sulawesi Tenggara merupakan wilayah yang memiliki aktivitas gempabumi yang cukup banyak. Banyaknya gempabumi yang terjadi mengindikasikan banyaknya sesar yang masih aktif di wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari periode ulang (Θ) dan parameter fraktal (D) di wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu Periode ulang gempabumi di untuk M ≥ 4.0 SR secara berturut-turut adalah Θ = 0,5 tahun dan Θ = 0,7 tahun. Periode ulang gempabumi untuk M ≥ 5.0 SR secara berturut-turut adalah Θ = 6,1 tahun dan Θ = 8,3 tahun. Periode ulang gempabumi untuk M ≥ 6.0 SR secara berturut-turut adalah Θ = 31,5 tahun dan Θ = 42,9 tahun. Sedangkan aktivitas gempabumi terbesar terjadi di wilayah Kota Kendari, Konawe Selatan, Konawe, Muna dan Buton Utara dengan nilai D = 0,76. Berdasarkan nilai rasio slip sebesar 78,8 – 83,3 diperoleh bahwa aktifitas gempabumi dikelima wilayah tersebut dipengaruhi oleh dua patahan utama, yaitu patahan Lawanopo dan Lainea

Collaboration network of the authors

32 authors · 53 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Cenderawasih University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Al RubaiynUniversitas Halu Oleo3
Syamsul Razak HaratyUniversitas Halu Oleo2
Hasnawati HasnawatiUniversitas Halu Oleo1
Yuliana YulianaCenderawasih University1
Jahidin JahidinAffiliation unknown1
Erwin AnshariAffiliation unknown1
Muhammad Ichsanul Akbar NatsirAffiliation unknown1
Syamsul R HaratyAffiliation unknown1
Nur SalamAffiliation unknown1
Al RubaiynAffiliation unknown1
Wa Ode NurfadilahAffiliation unknown1
Muhammad Nur Ahsan ZakirUniversitas Halu Oleo1
Abdul MananUniversitas Halu Oleo1
Ayu PancasariUniversitas Halu Oleo1
Deniyatno DeniyatnoUniversitas Halu Oleo1
Harmila IrawardaniUniversitas Halu Oleo1
Tian Aprilia Aksa MahadiUniversitas Halu Oleo1
Stefanus Indra Fernando DariusUniversitas Halu Oleo1
La HamimuUniversitas Halu Oleo1
Suryawan AsfarAffiliation unknown1
Asniar AsniarAffiliation unknown1
Adi YahyaAffiliation unknown1
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Hamzah HamzahAffiliation unknown1
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo1
Lymbran TinaAffiliation unknown1
Jamal HarimudinAffiliation unknown1
Jafar JafarAffiliation unknown1
La ArapuAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Periode Ulang Gempabumi Dan Parameter Fraktal  Dari Data Gempabumi Kurun Waktu 1960 – 2014 Di Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Ilham, Ilham</dc:creator>
	<dc:creator>Safani, Jamhir</dc:creator>
	<dc:creator>Irawati, Irawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Gempabumi merupakan bencana alam yang datangnya tiba-tiba dan pada beberapa kasus sifatnya sangat merusak. Sulawesi Tenggara merupakan wilayah yang memiliki aktivitas gempabumi yang cukup banyak. Banyaknya gempabumi yang terjadi mengindikasikan banyaknya sesar yang masih aktif di wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari periode ulang (Θ) dan  parameter fraktal (D) di wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu Periode ulang gempabumi di untuk M ≥ 4.0 SR secara berturut-turut adalah  Θ = 0,5  tahun dan Θ = 0,7 tahun. Periode ulang gempabumi untuk M ≥ 5.0 SR secara berturut-turut adalah Θ = 6,1 tahun dan Θ = 8,3 tahun. Periode ulang gempabumi untuk M ≥ 6.0 SR secara berturut-turut adalah Θ = 31,5 tahun dan Θ = 42,9 tahun. Sedangkan aktivitas gempabumi terbesar terjadi di wilayah Kota Kendari, Konawe Selatan, Konawe, Muna dan Buton Utara dengan nilai  D = 0,76. Berdasarkan nilai  rasio slip sebesar 78,8 – 83,3 diperoleh bahwa aktifitas gempabumi dikelima wilayah tersebut dipengaruhi oleh dua patahan utama, yaitu patahan Lawanopo dan Lainea</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Geofisika</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/8313</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/jrgi.v1i01.8313</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia; Vol 1, No 01 (2019): Edisi April JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia); 8-16</dc:source>
	<dc:source>2685-8649</dc:source>
	<dc:source>2685-8657</dc:source>
	<dc:source>10.56099/jrgi.v1i01</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/8313/6105</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 JURNAL REKAYASA GEOFISIKA INDONESIA</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>