Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ESTIMASI KETEBALAN LAPISAN SEDIMEN KAWASAN PERBUKITAN KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI MENGGUNAKAN METODE HVSR DATA MIKROTREMOR

Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia · Vol. 3 No. 02 (2021) · pp. 58–64

DOI
10.56099/jrgi.v3i02.23040
ISSN
2685-8649, 2685-8657
Published
2021-08-30
Publisher
Jurusan Teknik Geofisika
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Lapisan sedimen merupakan lapisan yang dihasilkan oleh proses pelapukan dan pengendapan yang salah satunya disebabkan oleh air. Lapisan sedimen ini mudah terdeformasi. Semakin tebal nilai ketebalan lapisan sedimen maka resiko yang timbulkan akbit gempabumi akan semakin besar pula. Penelitian ini telah dilakukan di kawasan perbukitan Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi yang bertujuan untuk mengetahui sebaran nilai ketebalan lapisan sedimen menggunakan data mikrotremor dan nilai kecepatan gelombang shear (VS) hingga 30 meter (VS30) dari website data USGS. Data mikrotremor dianalisis menggunakan metode HVSR. Parameter yang diperoleh yaitu frekuensi dominan (f0) dengan kisaran nilai antara antara 0,63-11,35 Hz, dan paramer faktor amplifikasi (A0) dengan kisaran nilai antara 1,49-3,57. Adapun nilai VS30 dari website USGS yang telah diekstrak nilainya berkisar antara 291-552 m/s dan untuk nilai ketebalan lapisan sedimen yang diperoleh berkisar antara 11,65-215,62 meter dimana untuk ketebalan sedimen tinggi terletak pada TP3 dan TP5 dengan nilai ketebalan 147,64-215,61 meter. Secara kualitatif semakin tebal lapisan sedimen maka resiko kerusakan akibat gempabumi akan semakin tinggi pula. Oleh karena itu daerah dengan resiko besar terletak pada sebagian kecil Tindoi Timur, sebagian kecil Posalu, sebagian kecil Maleko, sebagian kecil Pookambua, sebagian kecil Tindoi dan sebagian besar Waginapo

Collaboration network of the authors

38 authors · 104 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Al RubaiynUniversitas Halu Oleo7
Suryawan AsvarUniversitas Halu Oleo3
Astutya NingsihUniversitas Halu Oleo3
Itapuspita HandayaniUniversitas Halu Oleo3
ABDUL MANANAffiliation unknown2
Anci SisiantiUniversitas Halu Oleo2
Ariani SafitriUniversitas Halu Oleo2
Jamhir SafaniUniversitas Halu Oleo2
Asrianti ArifUniversitas Halu Oleo1
Sahindomi BanaUniversitas Halu Oleo1
Umar Ode HasaniUniversitas Halu Oleo1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
Lade AhmaliunUniversitas Halu Oleo1
Nurhayati HajarUniversitas Halu Oleo1
La GandriUniversitas Halu Oleo1
Herlan HidayatUniversitas Halu Oleo1
Muhamad Saleh QadriUniversitas Halu Oleo1
Hernywati Bin La KujiUniversitas Halu Oleo1
Laode Ihksan JuarzanUniversitas Halu Oleo1
Asma AsmaUniversitas Halu Oleo1
La Ode NgkoimaniUniversitas Halu Oleo1
Nandang HermansyahAffiliation unknown1
Ainun Ayu Utami subhanUniversitas Halu Oleo1
Salmon RapangUniversitas Halu Oleo1
Ayu PancasariUniversitas Halu Oleo1
Puji AnandaAffiliation unknown1
Nurfadhilah FahdaUniversitas Halu Oleo1
Thalya Febyanti FebyantiUniversitas Halu Oleo1
Muhammad FikarAffiliation unknown1
Asrin AsrinUniversitas Halu Oleo1
La HalikiAffiliation unknown1
La Maronta GalibAffiliation unknown1
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Emntekiu LatudengAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ESTIMASI KETEBALAN LAPISAN SEDIMEN KAWASAN PERBUKITAN KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI MENGGUNAKAN METODE HVSR DATA MIKROTREMOR</dc:title>
	<dc:creator>Pratama, Melani Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Hamimu, La</dc:creator>
	<dc:creator>Manan, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Puspitafuri, Cindy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Lapisan sedimen merupakan lapisan yang dihasilkan oleh proses pelapukan dan pengendapan yang salah satunya disebabkan oleh air. Lapisan sedimen ini mudah terdeformasi. Semakin tebal nilai ketebalan lapisan sedimen maka resiko yang timbulkan akbit gempabumi akan semakin besar pula. Penelitian ini telah dilakukan  di kawasan perbukitan Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi  yang bertujuan untuk mengetahui sebaran nilai ketebalan lapisan sedimen menggunakan data mikrotremor dan nilai kecepatan gelombang shear (VS) hingga 30 meter (VS30) dari website data USGS. Data mikrotremor dianalisis menggunakan metode HVSR. Parameter yang diperoleh yaitu frekuensi dominan (f0) dengan kisaran nilai antara antara 0,63-11,35 Hz, dan paramer faktor amplifikasi (A0) dengan kisaran nilai antara 1,49-3,57. Adapun nilai VS30 dari website USGS yang telah diekstrak nilainya berkisar antara 291-552 m/s dan untuk nilai ketebalan lapisan sedimen yang diperoleh berkisar antara 11,65-215,62 meter  dimana untuk ketebalan sedimen tinggi terletak pada TP3 dan TP5 dengan nilai ketebalan 147,64-215,61 meter. Secara kualitatif semakin tebal lapisan sedimen maka resiko kerusakan akibat gempabumi akan semakin tinggi pula. Oleh karena itu daerah dengan resiko besar terletak pada sebagian kecil Tindoi Timur, sebagian kecil Posalu, sebagian kecil Maleko, sebagian kecil Pookambua, sebagian kecil Tindoi dan sebagian besar Waginapo</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Geofisika</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-08-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/23040</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/jrgi.v3i02.23040</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia; Vol 3, No 02 (2021): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia); 58-64</dc:source>
	<dc:source>2685-8649</dc:source>
	<dc:source>2685-8657</dc:source>
	<dc:source>10.56099/jrgi.v3i02</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/23040/16803</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>