Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

IDENTIFIKASI SEBARAN BATU GAMPING BAWAH PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER PADA BLOK B AREA PENAMBANGAN PT. ANSAF INTI RESOURCES DESA TONDOWATU KABUPATEN KONAWE UTARA

Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia · Vol. 4 No. 02 (2022) · pp. 76–85

DOI
10.56099/jrgi.v4i02.27524
ISSN
2685-8649, 2685-8657
Published
2022-11-12
Publisher
Jurusan Teknik Geofisika
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian geolistrik resistivitas menentukan sebaran batu gamping bawah permukaan telah dilakukan pada blok B di area penambangan PT. Ansaf Inti Resources Desa Tondowatu, Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai resistivitas serta sebaran batu gamping bawah permukaan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner-schlumberger. Pengambilan data dilakukan sebanyak tiga lintasan pengukuran, lintasan 1 memiliki panjang bentangan 300 meter, lintasan 2 dan lintasan 3 memiliki panjang bentangan 310 meter. Pengolahan data geolistrik resistivitas menggunakan software Res2Dinv dan menghasilkan berupa penampang 2D yang mempresentasikan struktur bawah permukaan. Hasil analisis dan interpretasi dari penampang 2D struktur batuan pada lintasan 1, 2, dan lintasan 3 memiliki struktur batuan yang sama yaitu lapisan soil dan lapisan batu pasir serta diduga adanya sebaran batu gamping berjenis batu gamping kristalin. Hal ini dikuatkan dengan adanya studi literatur dan pengamatan langsung dilapangan yang disebutkan dalam geologi regional daerah penelitian ini termasuk dalam Formasi Meluhu (TRjm) anggota Tue-Tue. Pada masing-masing bentangan lintasan 1,2, dan lintasan 3 dengan kedalaman mencapai 52,4 meter dan ketebalan sebesar 1 – 28 meter dengan nilai resistivitas setiap lintasan yaitu pada lintasan 1 memiliki nilai resistivitas sebesar 692 – 2049 Ωm, lintasan 2 memiliki nilai resistivitas batu gamping sebesar 554 – 3832 Ωm, dan pada lintasan 3 memiliki nilai resistivitas batu gamping sebesar 1040 – 3102 Ωm.

Collaboration network of the authors

27 authors · 63 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suryawan AsfarUniversitas Halu Oleo4
La Ode NgkoimaniUniversitas Halu Oleo3
Hasria HasriaUniversitas Halu Oleo2
Al RubaiynUniversitas Halu Oleo2
Syamsul Ali AlkhatamiUniversitas Halu Oleo1
Ahmad JuliantoAffiliation unknown1
Harisma BuburandaAffiliation unknown1
Erwin AnshariUniversitas Halu Oleo1
Nopri AsharunUniversitas Halu Oleo1
Harisma HarismaUniversitas Halu Oleo1
Rio Irham CendrajayaAffiliation unknown1
Mutma InnaUniversitas Halu Oleo1
Syamsul Razak HaratyUniversitas Halu Oleo1
Pou AndaUniversitas Halu Oleo1
Ysrawati YsrawatiUniversitas Halu Oleo1
Erzam Sahaluddin HasanUniversitas Halu Oleo1
La Ode AndimbaraUniversitas Halu Oleo1
Kiki Tri AstariUniversitas Halu Oleo1
Amir AmirUniversitas Halu Oleo1
Dian EkawatyAffiliation unknown1
Ernayanti ErnayantiUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdhwarUniversitas Halu Oleo1
David SatriaUniversitas Halu Oleo1
Desti NataliaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI SEBARAN BATU GAMPING BAWAH PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER PADA BLOK B AREA PENAMBANGAN PT. ANSAF INTI RESOURCES DESA TONDOWATU KABUPATEN KONAWE UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Hati, Adetia Pelita</dc:creator>
	<dc:creator>Jahidin, Jahidin</dc:creator>
	<dc:creator>S. Hasan, Erzam</dc:creator>
	<dc:creator>S. Hasan, Erzam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian geolistrik resistivitas menentukan sebaran batu gamping bawah permukaan telah dilakukan pada blok B di area penambangan PT. Ansaf Inti Resources Desa Tondowatu, Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai resistivitas serta sebaran batu gamping bawah permukaan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner-schlumberger. Pengambilan data dilakukan sebanyak tiga lintasan pengukuran, lintasan 1 memiliki panjang bentangan 300 meter, lintasan 2 dan lintasan 3 memiliki panjang bentangan 310 meter. Pengolahan data geolistrik resistivitas menggunakan software Res2Dinv dan menghasilkan berupa penampang 2D yang mempresentasikan struktur bawah permukaan. Hasil analisis dan interpretasi dari penampang 2D struktur batuan pada lintasan 1, 2, dan lintasan 3 memiliki struktur batuan yang sama yaitu lapisan soil dan lapisan batu pasir serta diduga adanya sebaran batu gamping berjenis batu gamping kristalin. Hal ini dikuatkan dengan adanya studi literatur dan pengamatan langsung dilapangan yang disebutkan dalam geologi regional daerah penelitian ini termasuk dalam Formasi Meluhu (TRjm) anggota Tue-Tue. Pada masing-masing bentangan lintasan 1,2, dan lintasan 3 dengan kedalaman mencapai 52,4 meter dan ketebalan sebesar 1 – 28 meter dengan nilai resistivitas setiap lintasan yaitu pada lintasan 1 memiliki nilai resistivitas sebesar 692 – 2049 Ωm, lintasan 2 memiliki nilai resistivitas batu gamping sebesar 554 – 3832 Ωm, dan pada lintasan 3 memiliki nilai resistivitas batu gamping sebesar 1040 – 3102 Ωm. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Geofisika</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/27524</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56099/jrgi.v4i02.27524</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia; Vol 4, No 02 (2022): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia); 76-85</dc:source>
	<dc:source>2685-8649</dc:source>
	<dc:source>2685-8657</dc:source>
	<dc:source>10.56099/jrgi.v4i02</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jrgi/article/view/27524/16700</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>