Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

SEGMENTASI GAMBAR BERWARNA MENGGUNAKAN METODE HIBRIDA MODIFIKASI SAUVOLA DAN FUCCY C-MEANS (SMFCM)

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 10 No. 1 (2012) · pp. 22–27

DOI
10.12962/j24068535.v10i1.a26
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2012-01-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Dalam proses segmentasi citra berwarna, beberapa metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada satu metode segmentasi citra berwarna yang dapat mensegmentasi warna dengan baik, akan tetapi memiliki kekurangan yaitu peak dan valley kecil pada histogramnya yang menyebabkan hasil segmentasi kurang homogen. Untuk mengatasi permasalahan peak dan valley kecil ini, maka penulis ingin mencoba suatu metode baru dengan menggunakan metode Sauvola Modifikasi Fuzzy C-means hybrid (SMFCM). Metode ini menggabungkan algoritma Modifikasi Sauvola yang telah dimodifikasi dengan algoritma Fuzzy C-means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat mengurangi peak dan valley kecil sampai 25%, sehingga warna yang serupa pada citra berwarna lebih homogen. Jumlah region warna juga berkurang sebanyak 54%. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kegagalan/error rate sebesar 21% pada 20 gambar sintetis dan 1,2% pada gambar warna original yang memiliki warna yang heterogen.

Collaboration network of the authors

5 authors · 7 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Malang
  • University of South Australia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suwasono SuwasonoState University of Malang1
Dwi PrihantoState University of Malang1
Andrew NafalskiUniversity of South Australia1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">SEGMENTASI GAMBAR BERWARNA MENGGUNAKAN METODE HIBRIDA MODIFIKASI SAUVOLA DAN FUCCY C-MEANS (SMFCM)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyono, Irawan Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adhi, Gilang Bayu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en"> Dalam proses segmentasi citra berwarna, beberapa metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada satu metode segmentasi citra berwarna yang dapat mensegmentasi warna dengan baik, akan tetapi memiliki kekurangan yaitu peak dan valley kecil pada histogramnya yang menyebabkan hasil segmentasi kurang homogen. Untuk mengatasi permasalahan peak dan valley kecil ini, maka penulis ingin mencoba suatu metode baru dengan menggunakan metode Sauvola Modifikasi Fuzzy C-means hybrid (SMFCM). Metode ini menggabungkan algoritma Modifikasi Sauvola yang telah dimodifikasi dengan algoritma Fuzzy C-means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat mengurangi peak dan valley kecil sampai 25%, sehingga warna yang serupa pada citra berwarna lebih homogen. Jumlah region warna juga berkurang sebanyak 54%. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kegagalan/error rate sebesar 21% pada 20 gambar sintetis dan 1,2% pada gambar warna original yang memiliki warna yang heterogen.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2012-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/26</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v10i1.a26</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 10, No 1, Januari 2012; 22-27</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/26/25</dc:relation>
</oai_dc:dc>