Pada binerisasi dokumen, variasi intensitas lokal sering muncul dan merupakan akibat dari berbagai faktor seperti pencahayaan yang tidak merata, noise, dan tekstur dari kertas. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan metode local thresholding berdasarkan informasi bentuk. Akan tetapi proses komputasi yang lama diperlukan pada metode local thresholding citra dokumen yang memanfaatkan informasi bentuk. Hal ini disebabkan, setiap local window akan ditentukan nilai threshold -nya berdasarkan informasi bentuk. Paper ini mengusulkan penggabungan metode global thresholding dan lo cal thresholding berdasarkan bentuk. Sehingga didapatkan kualitas thresholding yang lebih baik dengan proses komputasi yang lebih cepat. Pada local window yang memiliki intensitas rendah akan dilakukan proses thresholding secara global, sedangkan local window yang memiliki intensitas tinggi dilakukan local thresholding berdasarkan bentuk. Dari hasil uji coba didapatkan kualitas thresholding yang lebih baik dengan proses komputasi yang lebih cepat. Rata-rata keakuratan thresholding yang dicapai adalah 96,42%.
Collaboration network of the authors
5 authors ·
6 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
UIN Sunan Ampel Surabaya
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.