Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FPB DAN KPK DI KELAS V SD NEGERI 10 KABANGKA

Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar · Vol. 1 No. 1 (2019)

DOI
10.36709/jipsd.v1i1.5675
ISSN
2656-0402
Published
2019-02-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada materi faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil di kelas V SD Negeri 10 Kabangka. Subjek penelitian ini adalah Guru dan siswa kelas V SD Negeri 10 Kabangka yang terdaftar pada Tahun Ajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 12 orang. Pelaksanaan tindakan mengikuti Prosedur penelitian yang terdiri dari: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; dan (4) refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan dua siklus, tiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif adalah data aktifitas guru dan siswa dalam pembelajaran melalui lembar observasi dan data kuantitatif adalah hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan, terjadi peningkatan hasil ketika guru menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dalam pembelajaran faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil siswa kelas V SD Negeri 10 Kabangka. Berdasarkan hasil tes siklus I, secara klasikal siswa yang memperoleh nilai ketuntasan sebanyak 7 orang atau 58,3% dari 12 orang siswa dan sebanyak 5 orang atau 41,7% dari 12 orang dengan nilai rata-rata 66,7. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal meningkat menjadi 11 orang atau 91,7% dari 12 orang siswa yang tuntas dan 1 orang atau 8,3% dari 12 orang yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata 85,8. Di samping itu skenario pembelajaran guru juga mencapai 80% pada siklus II. Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi pada siklus II dalam penelitian ini telah mencapai indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada materi faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 10 Kabangka.Kata kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI, faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil

Collaboration network of the authors

23 authors · 36 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad YasinUniversitas Halu Oleo3
Hikma HikmaUniversitas Halu Oleo2
Sakka HasanUniversitas Halu Oleo2
La AnseUniversitas Halu Oleo2
Nana SumarnaUniversitas Halu Oleo2
Lutfiana HerawatiAffiliation unknown1
Wa Ode AlmayaniAffiliation unknown1
Asmiar BoloUniversitas Halu Oleo1
Yosni Yorini YusrianiUniversitas Halu Oleo1
Yuniarti YuniartiPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Rimba HamidUniversitas Halu Oleo1
Agus RenalUniversitas Halu Oleo1
Choiron ChoironAffiliation unknown1
Yoo Eka Yana KansilUniversitas Halu Oleo1
Rahma SariAffiliation unknown1
Okvianty OkviantyAffiliation unknown1
Syamsidar SyamsidarAffiliation unknown1
Elfina ElfinaAffiliation unknown1
La Ode Hasrin KAffiliation unknown1
Ledy LedyAffiliation unknown1
Asra WatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipsd/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK  MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FPB DAN KPK DI KELAS V SD NEGERI 10 KABANGKA</dc:title>
	<dc:creator>Ul haq, Muhammad Gazalidin</dc:creator>
	<dc:creator>Sentryo, Izlan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada materi faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil di kelas V SD Negeri 10 Kabangka. Subjek penelitian ini adalah Guru dan siswa kelas V SD Negeri 10 Kabangka yang terdaftar pada Tahun Ajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 12 orang. Pelaksanaan tindakan mengikuti Prosedur penelitian yang terdiri dari: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; dan (4) refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan dua siklus, tiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif adalah data aktifitas guru dan siswa dalam pembelajaran melalui lembar observasi dan data kuantitatif adalah hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan, terjadi peningkatan hasil ketika guru menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dalam pembelajaran faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil siswa kelas V SD Negeri 10 Kabangka. Berdasarkan hasil tes siklus I, secara klasikal siswa yang memperoleh nilai ketuntasan sebanyak 7 orang atau  58,3% dari 12 orang siswa dan sebanyak 5 orang atau 41,7% dari 12 orang dengan nilai rata-rata 66,7. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal meningkat  menjadi 11 orang atau 91,7% dari 12 orang siswa yang tuntas dan 1 orang atau 8,3% dari 12 orang yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata 85,8. Di samping itu skenario pembelajaran guru juga mencapai 80% pada siklus II. Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi pada siklus II dalam penelitian ini telah mencapai indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model  pembelajaran kooperatif tipe TAI pada materi faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 10 Kabangka.Kata kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI, faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-02-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipsd/article/view/5675</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jipsd.v1i1.5675</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar; Vol 1, No 1 (2019)</dc:source>
	<dc:source>2656-0402</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipsd/article/view/5675/4167</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar (JIPSD)</dc:rights>
</oai_dc:dc>