Jurnal SINTA 2
MENGGALI METRIK YANG PENTING DALAM RANGKAIAN AKTIVITAS PERUBAHAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MEMPREDIKSI BUG DENGAN ATURAN ASOSIASI
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 12 No. 1 (2014) · pp. 9–14
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2014-01-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
Dalam evolusi perangkat lunak terdapat rangkaian aktivitas proses perubahan yang kemudian oleh Nachiapan diformulasikan menjadi metrik-metrik yang mampu memprediksi bug secara presisi. Akan tetapi secara spesifik belum ditemukan seberapa besar pengaruh masing-masing metrik tersebut terhadap hasil prediksi sebuah bug. Penelitian ini mengusulkan pengukuran jumlah kemunculan metrik dengan kemunculan bug pada proyek eclipse. Sehingga dengan penelitian ini dapat diketahui metrik -metrik mana yang penting dalam prediksi kemunculan bug. Aturan asosiasi dalam penggalian data telah dipergunakan secara luas untuk menggali variabel-variabel saling terkait dalam sampel data. Metrik-metrik dalam proyek eclipse kemudian digali dengan aturan asosiasi untuk mendapatkan metrik yang muncul bersama bug. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metrik Numberofchangeslate rata-rata kemunculannya sebesar 46,9%, sedangkan metrik Peopletotal muncul bersama bug rata-rata sebesar 43,57% dan metrik Numberofchangesearly memiliki kemunculan rata-rata 14% sehingga ketiga metrik tersebut merupakan metrik yang penting dalam memprediksi bug.
Collaboration network of the authors
36 authors · 56 co-authorship links · 12 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- University of Brawijaya
- Universitas Gadjah Mada
- Mercu Buana University
- Ghent University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Chastine Fatichah | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Suhadi Lili | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Dyah Sulistyowati Rahayu | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Bayu Priyambadha | University of Brawijaya | 1 |
| Aldy Sefan Rezanaldy | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Munif | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Vico Ade Candra | Affiliation unknown | 1 |
| Imam Kuswardayan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Rahmi Ika Noviana | Affiliation unknown | 1 |
| Faizal Johan | Affiliation unknown | 1 |
| Widyanti Kartika | Affiliation unknown | 1 |
| Darlis Heru Murti | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Choiru Zain | Affiliation unknown | 1 |
| Kusbandono Ari Bowo | Affiliation unknown | 1 |
| Lutfi Rizal Gozali | Affiliation unknown | 1 |
| Ratih Nur Esti Anggraini | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Mohammad Ahmaluddin Zinni | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fadli Husein Wattiheluw | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Lukman Hakim | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Ulima Inas Shabrina | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Muhammad Iskandar Java | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Divi Galih Prasetyo Putri | Universitas Gadjah Mada | 1 |
| Muhammad Shulhan Khairy | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Endang Wahyu Pamungkas | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fernandes Sinaga | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Lukman Hakim | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Andrew Lomaksan Manuel Tampubolon | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Thio Marta Elisa Yuridis Butar Butar | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Riyanarto Sarno | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Bambang Jokonowo | Mercu Buana University | 1 |
| Jan Claes | Ghent University | 1 |
| Achmad Arwan | University of Brawijaya | 1 |
| Tiara Rahmania Hadiningrum | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Bella Dwi Mardiana | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.