Telah dilakukan pengujian kualitas briket hybrid batubara muda dan kulit mete menggunakan analisis proksimat, nilai kalor, dan uji nyala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik proksimat, nilai kalor dan uji nyala terhadap temperatur pirolisis. Serbuk briket batubara muda dan kulit mete di buat dengan menggunakan liquid volatile matter sebagai perekat yang divariasikan dengan komposisi 5%, 10%, dan 15% dari massa total sampel. Ukuran butiran batubara muda dan kulit mete yang digunakan sebesar 60 mesh dan 100 mesh. Sampel dicetak dengan menggunakan cetakan silinder dengan diameter 1,92 cm dengan seragam kompaksi briket. Pengujian kualitas briket hybrid batubara muda dan kulit mete meliputi: Kadar air, volatile matters, kadar abu, fixed carbon, nilai kalori, waktu sulut dan lama nyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikkan temperatur pirolisis dapat menurunkan kadar air, fixed carbon dan nilai kalor serta dapat menaikkan volatile matters dan kadar abu. Briket hybrid batubara muda dan kulit mete memiliki nilai kalor maksimum sebesar 7941,2209 kal/gr pada temperatur 400⁰C. Kenaikkan temperatur mempengaruhi waktu sulut dan waktu nyala briket hybrid batubara muda dan kulit mete, semakin tinggi temperatur pirolisis semakin lama waktu sulut dan semakin cepat waktu nyalanya.
Collaboration network of the authors
17 authors ·
31 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
University of Indonesia
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.