Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengolahan Air Hujan Menggunakan Batu Gamping di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna

Jurnal Aplikasi Fisika · Vol. 14 No. 1 (2022) · pp. 17–21

ISSN
1858-4020
Published
2022-04-17
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik air hujan, menentukan kandungan batu gamping di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, dan menentukan pengaruh batu gamping dalam meningkatkan kesadahan air hujan. Lokasi penelitian bertempat di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. Dalam menentukan Preparasi dan analisis sampel dilakukan di Laboratorium unit Forensic Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo. Dari hasil penelitian dijumpai bahwa kandungan air hujan di Lokasi penelitian mengandung sejumlah kecil dari karbon dioksida dan bersifat asam sedangkan kandungan batu gamping dilokasi penelitian memiliki unsur Ca 70,15 %. Dalam penelitian ini, digunakan data difraksi XRF dari material uji kemudian dianalisis dan dilakukan pengujian. Sehingga metode yang digunakan adalah metode koagulasi dimana koagulasi merupakan proses penggumpalan partikel koloid dikarenakan penambahan bahan kimia sehingga partikel – partikel tersebut bersifat netral dan membentuk endapan dengan gaya gravitasi. Hasil analisis menunjukan bahwa dari hasil uji peningkatan pengolahan air hujan yaitu memiliki nilai pH 5,74 dan setelah aplikasi menunjukan bahwa nilai pH hanya berkisar di pH 7. Sedangkan pengukuran kesadahan pada air hujan diperoleh hasil pengukuran awal 0,1000. dan hasil analisis menunjukan data secara terurut. Hal ini ditunjukan pula dengan tingginya angka konsentrasi unsur Ca dalam batu gamping.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo2
Andi MakkawaruUniversitas Sulawesi Tenggara2
Ali OktoUniversitas Halu Oleo2
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown2
La Ode RusmanAffiliation unknown2
Akhiruddin AkhiruddinAffiliation unknown2
Ahmad LondirAffiliation unknown2
Sayahdin AlfatAffiliation unknown1
Yamin YaminUniversitas Halu Oleo1
Rina AndriyaniAffiliation unknown1
Syahabudin SyahabudinAffiliation unknown1
Syahbudin SyahbudinUniversitas Halu Oleo1
Nanik HindaryatiningsihUniversitas Halu Oleo1
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo1
Sabarudin SabarudinUniversitas Halu Oleo1
Rifa’atul MahmuddahUniversitas Halu Oleo1
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo1
Sari Sukmawati KapotaUniversitas Halu Oleo1
Hasyim AbdillahUniversitas Halu Oleo1
Mirnayanti KarimAffiliation unknown1
Jamhir SafaniUniversitas Halu Oleo1
Asniar AsniarAffiliation unknown1
Erick SAffiliation unknown1
Isran NaimAffiliation unknown1
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Uliana UlianaAffiliation unknown1
I Nyoman SudianaAffiliation unknown1
Lina LestariUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Zamrun FirihuAffiliation unknown1
Prima Endang SusilowatiAffiliation unknown1
Cici Intan Permata SariAffiliation unknown1
L O A N RamadhanAffiliation unknown1
Bahrin BahrinAffiliation unknown1
Armid AAffiliation unknown1
Siti Rahmatia SaudAffiliation unknown1
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Evy Safitri HarahapAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JAF/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengolahan Air Hujan Menggunakan Batu Gamping di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna</dc:title>
	<dc:creator>Supriati, Supriati</dc:creator>
	<dc:creator>Aba, La</dc:creator>
	<dc:creator>Asfar, Suryawan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Air hujan; Batu Gamping; Koagulasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik air hujan,  menentukan kandungan batu gamping  di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, dan menentukan pengaruh  batu gamping dalam meningkatkan kesadahan air hujan. Lokasi  penelitian bertempat di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna.  Dalam menentukan Preparasi dan analisis sampel dilakukan di Laboratorium unit Forensic Fakultas MIPA Universitas  Halu Oleo. Dari hasil penelitian dijumpai bahwa kandungan air hujan di Lokasi penelitian mengandung sejumlah kecil dari karbon dioksida dan bersifat asam sedangkan kandungan batu gamping dilokasi penelitian memiliki unsur Ca 70,15 %. Dalam penelitian ini, digunakan data difraksi XRF dari material uji kemudian dianalisis dan dilakukan pengujian. Sehingga metode yang digunakan  adalah  metode koagulasi dimana koagulasi merupakan proses penggumpalan partikel koloid dikarenakan penambahan bahan kimia sehingga partikel – partikel tersebut bersifat netral dan membentuk endapan dengan gaya gravitasi. Hasil analisis menunjukan bahwa dari hasil uji peningkatan pengolahan air hujan yaitu memiliki nilai pH 5,74 dan setelah aplikasi menunjukan bahwa nilai pH hanya berkisar di pH 7. Sedangkan pengukuran kesadahan pada air hujan diperoleh hasil pengukuran awal 0,1000. dan hasil analisis menunjukan data secara terurut. Hal ini ditunjukan pula dengan tingginya angka konsentrasi unsur Ca dalam batu gamping.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JAF/article/view/24940</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Aplikasi Fisika; Vol 14, No 1 (2018): JAF, Februari 2018; 17-21</dc:source>
	<dc:source>1858-4020</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JAF/article/view/24940/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Aplikasi Fisika</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>