Pemahaman Literasi Digital Dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 pada Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman literasi digital mahasiswa dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan metode deskriptif. Sedangkan teknik penemuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling dimana populasi yang digunakan sebagai sampel sebanyak 74 orang dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, dokumentasi serta literatur atau studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa memiliki tingkat pemahaman literasi yang baik jika diukur menggunakan konsep Bawden.. Dengan tingkat kemampuan dasar literasi digital yang baik, hampir seluruh responden mampu untuk terhubung pada media pembelajaran daring sesuai dengan waktu yang ditentukan dan dapat terlibat aktif pada pembelajaran daring selama pembelajaran virtual dilaksanakan. Kemudian pada aspek latar belakang informasi mahasiswa juga mampu untuk menentukan dan menyeleksi informasi yang banyak didapatkan dari pencarian di internet, selanjutnya, pada aspek keterampilan di bidang TIK mahasiswa dengan baik dapat menggunakan dan memanfaatkan komputer dan telepon genggam untuk keperluan pembelajaran daring secara maksimal. Dan terakhir sikap dan perspektif informasi mahasiswa tergolong baik dengan mampu mencari jurnal dan artikel kemudian melakukan sitasi atau mengutip jurnal/artikel yang menjadi acuan informasi tersebut.
Collaboration network of the authors
7 authors ·
13 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.