Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Respon Tanaman Kayu Kuku [Pericopsis mooniana (Thw).Thw.] terhadap Mikoriza dan Tingkat Ketersediaan Air pada Media Tailing Emas

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 10 No. 1 (2022) · pp. 68–84

DOI
10.33772/bpa.v10i1.23271
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2022-04-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya ketersediaan air dan unsur hara pada tanah tailing emas sehingga akan berdampak negatif pada ekosistem alam berupa perubahan struktur morfologi dan tanah yang berakibat kondisi fisik, kimia dan biologis tanah menjadi buruk serta dapat menyebabkan terjadinya kekeringan. Salah satu cara untuk membantu tanaman kayu kuku dalam kondisi kekeringan yaitu dengan pupuk hayati berupa Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi antara jenis FMA lokal dengan ketersediaan air dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman kayu kuku pada media tailing emas. Penelitian ini dilaksanakan di rumah plastik Asosiasi Mikoriza Indonesia Cabang Sulawesi Tenggara dan Laboratorium Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo Kendari yang dilaksanakan pada bulan Februari 2021 sampai dengan Juni 2021. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam pola faktorial terdiri dari dua faktor. Faktor pertama FMA (M), terdiri atas 4 jenis yaitu: tanpa FMA (M0), Glomus claroideum (M1) 10gram, Glomus coronatum (M2) 10 gram, campuran Glomus claroideum + Glomus coronatum (M3) 10 gram. Faktor kedua terdiri atas 4 tingkat ketersediaan air (A) yaitu: kapasitas lapang 100% (A0), kpasitas lapang 75% (A1), kpasitas lapang 50% (A2) dan kapasitas lapang 25% (A3), setiap perlakuan terdiri atas 3 ulangan sehingga terdapat 48 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 4 tanaman sehingga terdapat 192 tanaman. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun total, nisbah luas daun, jumlah nodul total, jumlah nodul efektif, berat nodul total, berat nodul efektif, total berat kering tanaman, indeks mutu bibit, nisbah pupus akar, lau tumbuh relatif, laju asimilasi bersih, kolonisasi FMA dan Mycorrhizae inoculation effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iteraksi FMA dan kadar air efektif meningkatkan diameter batang, luas daun total, nisbah luas daun, jumlah nodul efektif, jumlah nodul total, berat nodul efektif, berat nodul total, berat kering tanaman, laju tumbuh relatif, laju asimilasi bersih, mychorrhizae inoculotion effect, dan indeks mutu bibit dan jumlah spora. Secara mandiri FMA efektif meningkatkan pertambahan jumlah daun dan kolonisasi akar. Secara mandiri kadar air efektif meningkatkan pertambahan jumlah daun dan nisbah pupus akar. Kata kunci: Air, fungi mikoriza, kayu kuku, tailing

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Faisal Danu TuheteruUniversitas Halu Oleo2
Asrianti ArifUniversitas Halu Oleo2
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta2
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown2
Bunyamin BunyaminAffiliation unknown2
Abdul DjoharAffiliation unknown2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo2
La MalesiUniversitas Halu Oleo1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
ROBIATUL ADAWIAHAffiliation unknown1
APRIANI APRIANIAffiliation unknown1
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo1
D. Z. HarianiUniversitas Halu Oleo1
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo1
Makmur Jaya ArmaAffiliation unknown1
Winda RahmasariAffiliation unknown1
Ibrahim IbrahimUniversitas Sulawesi Tenggara1
Dirvamena BoerUniversitas Halu Oleo1
Asrianingsi AsrianingsiAffiliation unknown1
Alvin AlvinAffiliation unknown1
Abdal Fausi RenggaalaAffiliation unknown1
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo1
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo1
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo1
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo1
MUHAMMAD TAUFIKAffiliation unknown1
HS GusnawatyAffiliation unknown1
Mansur MansurAffiliation unknown1
Gamal Abdul NasserAffiliation unknown1
Samuel JieAffiliation unknown1
Sahabuddin HayUniversitas Halu Oleo1
La Ode Ali ImranAffiliation unknown1
Gamal A NasserAffiliation unknown1
Yuliani SafmilaAffiliation unknown1
Ita Asar MunaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Respon Tanaman Kayu Kuku [Pericopsis mooniana (Thw).Thw.] terhadap  Mikoriza dan Tingkat Ketersediaan Air pada Media Tailing Emas</dc:title>
	<dc:creator>Kusuma, Gusti Ayu Intan</dc:creator>
	<dc:creator>Husna, Husna</dc:creator>
	<dc:creator>Mamma, Sarawa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya ketersediaan air dan unsur hara pada tanah tailing emas sehingga akan berdampak negatif pada ekosistem alam berupa perubahan struktur morfologi dan tanah yang berakibat kondisi fisik, kimia dan biologis tanah menjadi buruk serta dapat menyebabkan terjadinya kekeringan. Salah satu cara untuk membantu tanaman kayu kuku dalam kondisi kekeringan yaitu dengan pupuk hayati berupa Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi antara jenis FMA lokal dengan ketersediaan air dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman kayu kuku pada media tailing emas. Penelitian ini dilaksanakan di rumah plastik Asosiasi Mikoriza Indonesia Cabang Sulawesi Tenggara dan Laboratorium Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo Kendari yang dilaksanakan pada bulan Februari 2021 sampai dengan Juni 2021. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam pola faktorial terdiri dari dua faktor. Faktor pertama FMA (M), terdiri atas 4 jenis yaitu: tanpa FMA (M0), Glomus claroideum (M1) 10gram, Glomus coronatum (M2) 10 gram, campuran Glomus claroideum + Glomus coronatum (M3) 10 gram. Faktor kedua terdiri atas 4 tingkat ketersediaan air (A) yaitu: kapasitas lapang 100% (A0), kpasitas lapang 75% (A1), kpasitas lapang 50% (A2) dan kapasitas lapang 25% (A3), setiap perlakuan terdiri atas 3 ulangan sehingga terdapat 48 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 4 tanaman sehingga terdapat 192 tanaman. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun total, nisbah luas daun, jumlah nodul total, jumlah nodul efektif, berat nodul total, berat nodul efektif, total berat kering tanaman, indeks mutu bibit, nisbah pupus akar, lau tumbuh relatif, laju asimilasi bersih, kolonisasi FMA dan Mycorrhizae inoculation effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iteraksi FMA dan kadar air efektif meningkatkan diameter batang, luas daun total, nisbah luas daun, jumlah nodul efektif, jumlah nodul total, berat nodul efektif, berat nodul total, berat kering tanaman, laju tumbuh relatif, laju asimilasi bersih, mychorrhizae inoculotion effect, dan indeks mutu bibit dan jumlah spora. Secara mandiri FMA efektif meningkatkan pertambahan jumlah daun dan kolonisasi akar. Secara mandiri kadar air efektif meningkatkan pertambahan jumlah daun dan nisbah pupus akar. Kata kunci : Air, fungi mikoriza, kayu kuku, tailing</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/23271</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v10i1.23271</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 10, No 1 (2022); 68-84</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/23271/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>