Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Karakterisasi Morfologi Phytophthora Asal Cabai dan Seleksi Ketahanan Enam Genotipe Cabai Rawit (Capsicum frutescens) terhadap Penyakit Busuk Akar

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 8 No. 2 (2020) · pp. 25–32

DOI
10.33772/bpa.v8i2.15175
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2020-10-31
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penyakit busuk akar yang disebabkan oleh Phytophthora capsici merupakan penyakit yang sering dijumpai padatanaman cabai rawit. Identifikasi patogen penyebab penyakit dan penyediaan varietas tahan merupakan hal penting yangperlu dilakukan untuk menentukan tindakan pengendalian yang tepat. Penelitian bertujuan mengkarakterisasiPhytophthora asal cabai dan mengevaluasi ketahanan enam genotipe cabai rawit terhadap dua isolat Phytophthora.Phytophthora diisolasi dari dua lokasi tanaman cabai di Jawa Barat. Karakter yang diamati adalah bentuk koloni,sporangia, papila, sporangiofor, dan tipe kawin. Genotipe cabai rawit yang dievaluasi terdiri dari 5 kultivar dan 1 galur.Inokulasi dilakukan pada tanaman berumur 5 minggu dengan menyiramkan 5 mL suspensi zoospora dengan kerapatan2000 zoospora/mL di sekitar perakaran. Pengamatan insidensi dan keparahan penyakit mulai dilakukan pada 3 sampaidengan 37 hari setelah inokulasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa isolat Phytophthora yang dikarakterisasimempunyai kemiripan morfologi dengan P. capsici. Isolat B1 menunjukkan tingkat virulensi lebih tinggi dibandingkandengan isolat PCB5.1. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa kultivar Lokal Lembang dan Midun bereaksi tahanterhadap Phytophthora isolat B1 dan PCB5.1. Sementara kultivar Madun dan Tripang hanya tahan terhadap isolatPCB5.1.Kata kunci: busuk akar, cabai, evaluasi ketahanan, Phytophthora

Collaboration network of the authors

12 authors · 22 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mohammad SolehAffiliation unknown2
Yuslenita MudaAffiliation unknown2
Eko SujarwantoState University of Malang1
Arif HidayatState University of Malang1
Muhafzan MuhafzanAffiliation unknown1
Neng SantiAffiliation unknown1
Riry SriningsihAffiliation unknown1
Mutia NazviraAffiliation unknown1
Elfira SafitriAffiliation unknown1
Irma SuryaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakterisasi Morfologi Phytophthora Asal Cabai dan Seleksi Ketahanan Enam Genotipe Cabai Rawit (Capsicum frutescens) terhadap Penyakit Busuk Akar</dc:title>
	<dc:creator>Wartono, Wartono</dc:creator>
	<dc:creator>Kirana, Rinda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit busuk akar yang disebabkan oleh Phytophthora capsici merupakan penyakit yang sering dijumpai padatanaman cabai rawit. Identifikasi patogen penyebab penyakit dan penyediaan varietas tahan merupakan hal penting yangperlu dilakukan untuk menentukan tindakan pengendalian yang tepat. Penelitian bertujuan mengkarakterisasiPhytophthora asal cabai dan mengevaluasi ketahanan enam genotipe cabai rawit terhadap dua isolat Phytophthora.Phytophthora diisolasi dari dua lokasi tanaman cabai di Jawa Barat. Karakter yang diamati adalah bentuk koloni,sporangia, papila, sporangiofor, dan tipe kawin. Genotipe cabai rawit yang dievaluasi terdiri dari 5 kultivar dan 1 galur.Inokulasi dilakukan pada tanaman berumur 5 minggu dengan menyiramkan 5 mL suspensi zoospora dengan kerapatan2000 zoospora/mL di sekitar perakaran. Pengamatan insidensi dan keparahan penyakit mulai dilakukan pada 3 sampaidengan 37 hari setelah inokulasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa isolat Phytophthora yang dikarakterisasimempunyai kemiripan morfologi dengan P. capsici. Isolat B1 menunjukkan tingkat virulensi lebih tinggi dibandingkandengan isolat PCB5.1. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa kultivar Lokal Lembang dan Midun bereaksi tahanterhadap Phytophthora isolat B1 dan PCB5.1. Sementara kultivar Madun dan Tripang hanya tahan terhadap isolatPCB5.1.Kata kunci: busuk akar, cabai, evaluasi ketahanan, Phytophthora</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/15175</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v8i2.15175</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 8, No 2 (2020); 25-32</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/15175/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>