Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengendalian Hama Plutella xylostella L. pada Tanaman Kubis yang Ditumpangsarikan dengan Tanaman Tomat

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 8 No. 1 (2020) · pp. 1–10

DOI
10.33772/bpa.v8i1.12087
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2020-05-11
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pola tanam terhadap keberadaan hama dan musuh alami, intensitas kerusakan tanaman kubis dan produktivitas lahan tumpangsari kubis dan tomat. Penelitiandilakukan di Laboratorium Lapangan Kebun Percobaan IIdan Laboratorium Unit Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Kendari, pada bulan April hingga Juni 2018.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 kali ulangan sebagai kelompok sehingga diperoleh 24 unit percobaan, yang terdiri dari monokultur kubis (MK), monokultur tomat (MT), tumpangsari kubis + tomat berjalur (TB) dan tumpangsari kubis + tomat selang-seling (TS). Variabel yang diamati yaitu: (1) intensitas kerusakan daun kubis (%), (2) jenis hama yang ditemukan selama penelitian, (3) produksi kubis (g), (4) produksi tomat, dan (5) Land Equivalent Ratio (LER).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tanam tumpangsari kubis + tomat berjalur dan tumpangsari kubis + tomat berselang-seling mampu menekan intensitas serangan hama Plutella xylostella L. danSpodoptera litura. Tumpangsari kubis + tomat berjalur merupakan perlakuan pola tanam terbaik dengan nilai Land Equivalent Ratio (LER) 1,50. Kata kunci: Jenis hama, Land Equivalent Ratio (LER), Tumpangsari kubis+tomat

Collaboration network of the authors

40 authors · 242 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo4
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo4
ROBIATUL ADAWIYAHUniversitas Halu Oleo3
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo3
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo3
Rachmawati HasidUniversitas Halu Oleo3
Sarawa SarawaUniversitas Halu Oleo3
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo3
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo3
MUHIDIN MUHIDINUniversitas Halu Oleo2
SYAIR SYAIRUniversitas Halu Oleo2
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo2
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo2
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo2
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo2
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo2
Idrus SalamUniversitas Halu Oleo1
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo1
MUSLIMAH MUSLIMAHAffiliation unknown1
Yulianti YuliantiInstitut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI1
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo1
Azhar AnsiUniversitas Halu Oleo1
MUHAMMAD TAUFIKUniversitas Halu Oleo1
YUYUN NELISKAUniversitas Halu Oleo1
NUR ISNAINI ULFAUniversitas Halu Oleo1
FATKUR RAHMANUniversitas Halu Oleo1
I GUSTI RAY SADIMANTARAUniversitas Halu Oleo1
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo1
Arsy Aysyah AnasUniversitas Halu Oleo1
AFRIANTI AFRIANTIUniversitas Halu Oleo1
Eka FebriantiUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
NOFI SUWETIUniversitas Halu Oleo1
MARIADI MARIADIUniversitas Halu Oleo1
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo1
Ikmal IkmalUniversitas Halu Oleo1
SASMINAN SASMINANAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengendalian Hama Plutella xylostella L. pada Tanaman Kubis yang Ditumpangsarikan dengan Tanaman Tomat</dc:title>
	<dc:creator>Nurmas, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Mallarangeng, Rahayu</dc:creator>
	<dc:creator>Kristianto, Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pola tanam terhadap keberadaan hama dan musuh alami, intensitas kerusakan tanaman kubis dan produktivitas lahan tumpangsari kubis dan tomat. Penelitiandilakukan di Laboratorium Lapangan Kebun Percobaan IIdan Laboratorium Unit Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Kendari, pada bulan April hingga Juni 2018.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 kali ulangan sebagai kelompok sehingga diperoleh 24 unit percobaan, yang terdiri dari monokultur kubis (MK), monokultur tomat (MT), tumpangsari kubis + tomat berjalur (TB) dan tumpangsari kubis + tomat selang-seling (TS). Variabel yang diamati yaitu: (1) intensitas kerusakan daun kubis (%), (2) jenis hama yang ditemukan selama penelitian,  (3) produksi kubis (g), (4) produksi tomat, dan (5) Land Equivalent Ratio (LER).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tanam tumpangsari kubis + tomat berjalur dan tumpangsari kubis + tomat berselang-seling mampu menekan intensitas serangan hama Plutella xylostella L. danSpodoptera litura. Tumpangsari kubis + tomat berjalur merupakan perlakuan pola tanam terbaik dengan nilai Land Equivalent Ratio (LER)  1,50. Kata kunci : Jenis hama, Land Equivalent Ratio (LER), Tumpangsari kubis+tomat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-05-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/12087</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v8i1.12087</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 8, No 1 (2020); 1-10</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/12087/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>