Jurnal
Pengaruh Bokasi Pupuk Kandang Ayam terhadap P dan K Tersedia serta Pertumbuhan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) pada Tanah Bekas Tambang Nikel
Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 10 No. 1 (2022) · pp. 96–105
- ISSN
- 2502-3314, 2089-9858
- Published
- 2022-04-30
- Publisher
- Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
Nikel merupakan salah satu potensi sumber daya alam yang melimpah di Sulawesi Tenggara, namun jika tidak dikelola dengan baik dapat menjadi ancaman besar bagi lingkungan, terutama erosi tanah dan sedimentasi di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi pupuk kandang ayam terhadap ketersedian hara P dan K, serta pertumbuhan tanaman cabai rawit pada tanah bekas tambang nikel. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan II Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo,mulai bulan Maret sampai April 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan yakni tanpa bokasi (B0), Bokasi 100g/polibag (B1), Bokasi 200 g/polibag (B2), Bokasi 300 g/polibag (B3), Bokasi 400 g/palibag (B4), Bokashi 500 g/palibag (B5), dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi meningkatkan P dan K-tersedia, sedangkan Ni menurun. P-tersedia meningkat dari 3,87 ppm menjadi 9,95 ppm, Ktersedia meningkat dari 10,01 me 100 g-1 menjadi 65 me 100g-1, sebaliknya Ni menurun dari 8.970,31 ppm menjadi 7.080,03 ppm. Pemberian bokasi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 14 HSPT, 21 HSPT, 28 HSPT dan 35 HSPT. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan B5 berbeda nyata dibandingkan dengan perlakuan lainnya terutama tanpa perlakuan bokasi. Sedangkan bokasi berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 21 HSPT, 28 HSPT, 35 HSPT. Jumlah daun terbanyak diperoleh pada perlakuan B5 berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.Kata Kunci: Bahan organik, hara, logam berat, tanaman.
Collaboration network of the authors
40 authors · 196 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Sitti Leomo | Universitas Halu Oleo | 22 |
| SYAMSU ALAM | Affiliation unknown | 20 |
| Zulfikar Zulfikar | Universitas Halu Oleo | 11 |
| Resman Resman | Universitas Halu Oleo | 11 |
| Syamsu Alam | Universitas Halu Oleo | 8 |
| Fransiscus Suramas Rembon | Universitas Halu Oleo | 8 |
| ZULFIKAR ZULFIKAR | Universitas Halu Oleo | 7 |
| M. TUFAILA HEMON | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Arsy Aysyah Anas | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Hasbullah Syaf | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Dedi Erawan | Universitas Halu Oleo | 5 |
| La Ode Rustam | Universitas Halu Oleo | 5 |
| ZULFIKAR ZULFIKAR | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Dewi Nurhayati Yusuf | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Hasbullah Syaf | Affiliation unknown | 4 |
| DILA PUSPITA | Affiliation unknown | 4 |
| Dedi Erawan | Affiliation unknown | 4 |
| M. Tufaila | Universitas Halu Oleo | 3 |
| NURMA ADE | Affiliation unknown | 3 |
| RAHMATIA RAHMATIA | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Halim Halim | Universitas Halu Oleo | 2 |
| ROBIATUL ADAWIYAH | Universitas Halu Oleo | 2 |
| RISNAH RISNAH | Affiliation unknown | 2 |
| Yulius Barra Pasolon | Universitas Halu Oleo | 2 |
| ALDI MADAN SYAH | Universitas Halu Oleo | 2 |
| NASRYANI ERMAN | Universitas Halu Oleo | 2 |
| la Ode Rustam | Affiliation unknown | 2 |
| ANTI ANTI | Affiliation unknown | 2 |
| MUH SAHRUL | Universitas Halu Oleo | 2 |
| HUSEIN HUSEIN | Universitas Halu Oleo | 2 |
| F. S. Rembon | Affiliation unknown | 1 |
| NANDRI IYANTI | Universitas Halu Oleo | 1 |
| PUTU EKA MERTARI | Universitas Halu Oleo | 1 |
| FRANSISKUS SURAMAS REMBON | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.